Jakarta, Optimaise News – Arsenal digulung Borussia Dortmund 2-3 di Emirates Stadium, London, pada pertandingan Emirates Cup Minggu 9 Agustus 2026 malam WIB. Meski kalah di waktu normal, tuan rumah tetap mengangkat trofi usai memenangi adu penalti 5-4.
Inti artikel
- Arsenal digulung Borussia Dortmund 2-3 di Emirates Stadium, London, pada pertandingan Emirates Cup Minggu 9 Agustus 2026 malam WIB
- Meski kalah di waktu normal, tuan rumah tetap mengangkat trofi usai memenangi adu penalti 5-4
- Laga pra-musim ini menampilkan serangan kilat Dortmund di babak pertama sebelum The Gunners bangkit
Laga pra-musim ini menampilkan serangan kilat Dortmund di babak pertama sebelum The Gunners bangkit. Optimaise News merangkum alur gol dan drama penalti yang menutup malam tersebut.
Dortmund unggul cepat lewat Inacio dan Karetsas
Samuele Inacio membuka keunggulan menit ketujuh. Umpan terobosan Felix Nmecha membebaskannya menembus sudut bawah Kepa Arrizabalaga.
Konstantinos Karetsas menggandakan skor menjadi 2-0 pada menit 29. Ia menggiring dari area tengah lalu melepaskan tembakan kaki kiri ke pojok atas gawang Arsenal.
Susunan awal The Gunners menempatkan Arrizabalaga di bawah mistar, dilindungi White, Mosquera, Gabriel, Calafiori, serta Lewis-Skelly. Midfield diisi Odegaard dan Havertz, sementara lini depan Dowman, Tzolis, serta Gyokeres.
Balasan Arsenal dan gol penentu Gyokeres

Ethan Nwaneri memangkas ketertinggalan menjadi 1-2 di menit 54. Umpan Christos Tzolis di dalam kotak penalti dieksekusi rapi pemain muda tersebut.
Joane Gadou segera merespons empat menit kemudian. Situasi sepak pojok dimanfaatkan untuk membuat skor 3-1 bagi Dortmund.
Viktor Gyokeres menyamakan sementara lewat penalti menit 69. Pelanggaran terhadap Tzolis memberi kesempatan striker Swedia itu menembus gawang lawan hingga skor menjadi 2-3.
Di injury time Gabriel Martinelli sempat membobol gawang, namun wasit menganulir karena posisi offside. Skor akhir waktu normal tetap 2-3.
Adu penalti Tentukan Juara Emirates Cup
Format Emirates Cup dilanjutkan dengan adu penalti. Arsenal unggul 5-4 setelah Illan Meslier digawang Dortmund gagal menepis tembakan penentu, sementara Mathis Albert yang berupaya jadi penentu untuk sisi lawan digagalkan.
Laga ini mengingatkan pada ketertarikan penggemar terhadap sejarah duel kedua klub, termasuk konteks arsenal vs dortmund 2019 dan pertemuan di uefa champions league arsenal vs dortmund yang dulu kerap dibahas. Untuk fans yang mencari referensi arsenal vs dortmund 2018 malam ini, malam pra-musim 2026 ini menawarkan tontonan serupa dengan ketegangan skor dan drama adu tendangan.
Kehadiran nama-nama muda seperti Nwaneri serta kontribusi Gyokeres memberi sinyal positif persiapan Arsenal menghadapi musim kompetitif. Dortmund sebaliknya menunjukkan soliditas serangan lewat Inacio dan Karetsas.
Optimaise News mencatat bahwa kemenangan trofi lewat penalti tetap memberi momentum mental bagi skuad London utara meski digulung 2-3 di laga utama. Pertandingan ramah ini sekaligus ajang evaluasi formasi dan frekuensi umpan untuk staf kepelatihan kedua belah pihak.







