FC Porto membuka Liga Portugal 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas FC Alverca di Estádio do Dragão, Minggu 9 Agustus 2026. Duel yang digadang sebagai porto vs f.c. alverca langsung terkunci lewat dua penalti babak pertama: André Silva menit ke-9 dan Gabri Veiga menit ke-44.
Inti artikel
- FC Porto membuka Liga Portugal 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas FC Alverca di Estádio do Dragão, Minggu 9 Agustus 2026
- Duel yang digadang sebagai porto vs f.c
- alverca langsung terkunci lewat dua penalti babak pertama: André Silva menit ke-9 dan Gabri Veiga menit ke-44
Hasil itu memberi tiga poin penuh bagi juara bertahan Francesco Farioli. Sementara Sporting CP hanya meraih satu poin usai ditahan 2-2 Estrela da Amadora sehari sebelumnya. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, tawaran AS Roma 45 juta euro untuk Rodrigo Mora turut mewarnai laga tersebut.
Mekanisme dua penalti yang menutup babak pertama
Wasit menunjuk titik putih di menit ke-9 setelah kiper Alverca Matheus Mendes menjatuhkan André Silva dengan lengan terulur di kotak penalti. Silva sendiri mengeksekusi dan menempatkan bola rapi ke gawang. Kartu kuning langsung dilayangkan kepada Mendes.
Menjelang istirahat, Nabil Touaizi menarik jersey Veiga terlalu jelas. Wasit lagi-lagi menunjuk titik putih. Veiga maju sendiri dan menceploskan eksekusi kedua: 2-0 sebelum turun minum. Dua gol itu menutup babak pertama tanpa balasan Alverca.
Clean sheet dijaga Diogo Costa. Penyelamatan krusial termasuk menepis tembakan Vivaldo di menit ke-43. Data statistik mencatat Porto 54 persen penguasaan bola lawan 46 persen Alverca, meski tamu lebih sering melepaskan tembakan (15 berbanding 10).
Debut Hwang di bangku cadangan dan Super Cup sebagai momentum
Seminggu sebelumnya Porto mengangkat Piala Super lewat kemenangan 1-0 atas Torreense. Hwang In-beom debut di trofi itu. Melawan Alverca, gelandang Korea Selatan itu kembali duduk di bangku cadangan.
Berbeda dengan Pablo Rosario yang dimasukkan, Hwang tidak mendapat menit bermain. Momentum Super Cup tetap memberi rasa lega di ruang ganti. Formasi 4-3-3 Farioli berjalan dengan Jan Bednarek dan Jakub Kiwior di lini belakang; keduanya di-rating 7.3.
Ancaman transfer Rodrigo Mora senilai 45 juta euro
Wonderkid 19 tahun Rodrigo Mora masuk 15 menit sebelum akhir. Laga itu berpotensi jadi penampilan terakhirnya di Porto. AS Roma sudah mengajukan tawaran 45 juta euro.
Absensi cedera juga diumumkan pra-laga: Oskar Pietuszewski (otot) dan Alberto Costa (benturan kaki) tidak bisa diandalkan. Jan Bednarek dinyatakan fit setelah evaluasi sepekan. Kombinasi ancaman transfer Mora dan rotasi karena cedera menandai fase awal musim yang masih terbuka di bursa.
Dampak klasemen awal: Sporting gagal raih kemenangan, Benfica menanti
Sporting CP menyia-nyiakan keunggulan 2-0 dan harus puas imbang 2-2 lawan Estrela da Amadora pada Sabtu. Poin yang hilang itu membuka ruang bagi Porto meraih tiga angka penuh di laga pembuka.
Benfica dijadwalkan menghadapi Académico Viseu pada sesi malam setelah pertandingan Porto. Alverca selanjutnya menjamu Estrela da Amadora 15 Agustus 2026 pukul 21.30, sementara Porto bertemu Rio Ave 16 Agustus 2026 pukul 02.30. Rekor head-to-head terakhir menguntungkan Porto: 1-0 (3 Mei 2026) dan 3-0 (23 Desember 2025).
Formasi dan performa individu yang menonjol di Dragão
Porto bermain 4-3-3 di bawah Farioli; Alverca memilih 3-4-3 Sergio Ferreira. André Silva diganjar rating 7.9 dan MotM berkat penalti sekaligus gol perdana untuk Porto sejak 14 Mei 2017 lawan Paços de Ferreira. Veiga juga menyumbang satu gol dari penalti.
Diogo Costa melakukan lima penyelamatan; Matheus Mendes hanya dua. Corner 7-9 untuk Alverca, foul 13-9 untuk Porto. Kartu kuning tambahan muncul di babak kedua: Y. Bojang menit 52 dan Chiquinho menit 89. Dalam rangkuman Optimaise News, start bersih juara bertahan ini memberi fondasi dini meski musim baru saja berjalan.
Farioli sebelumnya menekankan mental “bakar kapalnya”: skuad diminta tak membandingkan dengan musim lalu dan fokus pada apa yang di depan. Porto vs F.C. Alverca di Dragão jadi bukti awal penerapan pesan itu lewat dominasi dua penalti dan tiga poin utuh.







