Surabaya, Optimaise News – Persebaya Surabaya mengalahkan Arema FC 1-0 pada semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026) malam. Gol sundulan Yuran Fernandes di menit 45+7 dari skema tendangan penjuru Francisco Rivera memutus laga berimbang, membawa Bajul Ijo ke final menghadapi Persib Bandung Kamis (6/8).
Inti artikel
- Laga berjudul arema vs persebaya digelar tanpa penjualan tiket umum karena regulasi panitia
- Seluruh rangkaian semifinal hingga final digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
- Pada Selasa 4 Agustus, dua laga hidup-mati dijadwalkan berurutan
Laga berjudul arema vs persebaya digelar tanpa penjualan tiket umum karena regulasi panitia. Manajemen Persebaya, dalam keterangan resmi, mengimbau Bonek dan Bonita: “Untuk Bonek dan Bonita, tidak usah memaksa ke Bali, tidak ada penjualan tiket pertandingan semifinal Piala Presiden. Ayo kita berikan doa dan dukungan dari rumah dan kota masing-masing.” Pantauan Optimaise News, jadwal kickoff semifinal diketahui lewat unggahan media sosial Persebaya yang berkolaborasi dengan akun Piala Presiden.
Kickoff malam derby Jatim dan sore derbi Ibu Kota di stadion sama
Seluruh rangkaian semifinal hingga final digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Pada Selasa 4 Agustus, dua laga hidup-mati dijadwalkan berurutan. Persija Jakarta lawan Persib Bandung kickoff sore pukul 15.30 WIB. Arema vs Persebaya menyusul malam hari pukul 20.00 WIB.
Derbi Ibu Kota sore dan derby Jawa Timur malam di lapangan yang sama menciptakan peta semifinal padat. Partai semifinal disiarkan live Indosiar. Empat klub besar berebut dua tiket final dalam satu hari penuh tensi.
Setelah laga selesai, skor final Arema FC 0, Persebaya 1. Arema sempat unggul semu lewat John Alfarizie di menit 18, tetapi wasit menganulir karena offside. Matheus Blade hampir diganjar kartu merah usai tendangan akrobatik; keputusan itu dianulir setelah tinjauan VAR. Pertahanan solid kedua tim membatasi peluang, hingga sundulan Yuran Fernandes di injury time babak pertama menjadi pembeda.
Regulasi tanpa penonton: imbauan Bonek-Bonita dan alasan keamanan

Panitia memastikan semifinal tanpa penonton umum dan tidak membuka penjualan tiket. Keputusan itu sejalan dengan prioritas keselamatan. Arya Sinulingga, Exco PSSI sekaligus anggota SC, menegaskan keselamatan tetap utama selama masih ada risiko rasisme, kekerasan, dan belum ada perdamaian antarsuporter.
Pindahnya semifinal dan final ke Bali mengikuti arahan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan disetujui Maruarar Sirait sebagai Ketua SC. Venue Kapten I Wayan Dipta dipilih untuk mengendalikan kerumunan dan menjaga keamanan turnamen.
Imbauan Persebaya bukan hanya formalitas. Klub meminta suporter menyalurkan dukungan dari rumah agar fokus tim tidak terganggu isu kerumunan di Bali. Catatan Optimaise News menunjukkan kebijakan tanpa tiket berlaku untuk kedua semifinal di Dipta, termasuk Persib versus Persija.
Rangkaian semifinal hingga final 6 Agustus di Gianyar
Pemenang semifinal bertemu di final Kamis 6 Agustus di lokasi yang sama. Kalah semifinal memperebutkan peringkat ketiga di hari yang sama. Persebaya yang lolos akan menghadapi Persib Bandung di partai puncak. Arema FC melawan Persija Jakarta di laga perebutan tempat ketiga.
Persib masuk semifinal dengan catatan grup kuat: tiga laga tanpa kebobolan menurut ringkasan kompetisi. Persebaya finis juara Grup B usai menyapu tiga kemenangan. Arema masuk sebagai runner-up Grup A. Susunan itu memunculkan dua derbi besar di semifinal dan final yang sarat gengsi.
Sintesis dual-match satu hari memberi pembaca peta lengkap: sore derbi Jakarta-Bandung, malam derby Jatim, lalu final dan peringkat ketiga dalam 48 jam di Gianyar. Kolaborasi unggahan Persebaya dengan akun Piala Presiden menjadi acuan kepastian jam kickoff sebelum bola digulirkan.
Dukungan jarak jauh dan fokus suporter ke laga uji coba 15 Agustus
Manajemen Persebaya mengajak Bonek dan Bonita menyiapkan energi untuk laga uji coba melawan Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo pada 15 Agustus 2026. Ajakan itu menjadi outlet praktis setelah larangan hadir di Bali. Dukungan jarak jauh untuk semifinal digeser ke momentum uji coba di kandang sendiri.
Bagi suporter, pesan klub jelas: doa dari rumah lebih aman dan tetap solid, sementara hadir fisik di GBT 15 Agustus jadi target berikutnya. Alur ini menghubungkan larangan tiket semifinal dengan agenda klub pasca-turnamen mini di Bali.






