Api LCGC Basement Trillium Padam

Api LCGC di basement Apartemen Trillium Surabaya dipastikan padam Jumat 24 Juli 2026. Damkar kerahkan 15 armada pendinginkan suhu 33°C, klarifikasi bukan mobil.

Author Image

Adel

Api LCGC Basement Trillium Padam

– Api satu unit mobil di basement Apartemen Trillium, Jalan Embong Kenongo, Surabaya, dipastikan padam pada Jumat malam 24 Juli 2026. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya langsung mengalihkan seluruh daya ke operasi pendinginan massal di area parkir bawah tanah.

Inti artikel

  • Api satu unit mobil di basement Apartemen Trillium, Jalan Embong Kenongo, Surabaya, dipastikan padam pada Jumat malam 24 Juli 2026
  • Suhu lokasi masih 33 derajat Celsius, di atas normal 29, 30 derajat
  • Meski api utama sudah padam, puluhan personel DPKP tetap menyiram air tanpa henti ke sekeliling unit mobil

Suhu lokasi masih 33 derajat Celsius, di atas normal 29, 30 derajat. Petugas juga mengklarifikasi kendaraan yang terbakar adalah LCGC putih konvensional, bukan mobil listrik, sehingga air tetap aman dipakai untuk penanganan lanjutan.

Operasi Pendinginan Basement Usai Api Pokok Padam

Meski api utama sudah padam, puluhan personel DPKP tetap menyiram air tanpa henti ke sekeliling unit mobil. Operasi ini dilanjutkan hingga malam hari agar sisa panas di ruang tertutup tidak memicu nyala ulang.

Pendinginan massal jadi langkah wajib di basement karena panas residual mudah bertahan lama. Petugas juga menjalankan penyedotan sisa asap intensif dengan exhaust fan agar udara kembali bersih bertahap.

Proses ini memakan waktu lebih lama dibanding pemadaman di ruang terbuka. Target utamanya menurunkan suhu area hingga benar-benar aman bagi struktur parkir.

Klarifikasi Damkar: Bukan Mobil Listrik, Melainkan LCGC Putih

Klarifikasi Damkar: Bukan Mobil Listrik, Melainkan LCGC Putih
Ilustrasi Klarifikasi Damkar: Bukan Mobil Listrik, Melainkan LCGC Putih.

Rumor awal menyebut mobil listrik yang terbakar sempat membuat panik. Damkar segera meluruskan bahwa unit tersebut LCGC warna putih berbahan bakar bensin biasa.

Klarifikasi ini menentukan penanganan. Air dari armada cocok dan aman untuk memadamkan serta mendinginkan LCGC konvensional tanpa risiko tambahan.

Berbeda dengan mobil listrik yang baterai lithium-nya rentan bereaksi jika disiram air sembarangan. Pernyataan Damkar mencegah kesalahan prosedur di lapangan dan menenangkan penghuni.

Kondisi Kerja Petugas di Asap Pekat dan Jarak Pandang Minim

Kondisi Kerja Petugas di Asap Pekat dan Jarak Pandang Minim
Ilustrasi kondisi Kerja Petugas di Asap Pekat dan Jarak Pandang Minim.

Di dalam basement jarak pandang hanya sekitar satu meter karena sisa asap masih pekat. Setiap petugas wajib memakai APD lengkap plus tabung oksigen saat turun menembus kabut.

Gerakan mereka pelan dan berhati-hati agar tidak tersesat di ruang sempit. Exhaust fan dijalankan terus-menerus untuk mengurangi densitas asap sedikit demi sedikit.

Kondisi ini memperberat kerja meski api pokok sudah padam. Tanpa alat bantu napas dan kipas buang, operasi pendinginan jauh lebih berbahaya dan lambat.

Skala Armada serta Target Suhu Aman di Area Parkir Bawah Tanah

Sebanyak 15 unit armada pemadam dikerahkan ke Apartemen Trillium. Puluhan personel tetap aktif menyiram air Jumat malam meskipun api utama sudah dikuasai.

Suhu terukur 33 derajat Celsius masih di atas batas aman. Target mereka menurunkan angka itu kembali ke kisaran normal 29 hingga 30 derajat Celsius.

Menurut pantauan Optimaise News, skala besar ini diperlukan karena panas residual di basement tertutup berisiko tinggi. Pendinginan dilanjutkan hingga suhu stabil agar tidak ada barah tersembunyi.

Dampak Asap Tebal terhadap Penghuni dan Karyawan Apartemen

Asap tebal sempat mengepul keluar gedung dan memicu kepanikan. Penghuni serta karyawan berhamburan meninggalkan unit untuk menghindari kabut yang masuk ke koridor.

Kebakaran terjadi di salah satu apartemen di kawasan Embong Kenongo membuat suasana mencekam sesaat. Setelah status padam diumumkan dan operasi terkendali, ketenangan perlahan kembali.

Manajemen apartemen berkoordinasi erat dengan Damkar untuk memastikan tidak ada korban. Optimaise News mencatat hingga laporan ini tidak ada luka serius dari insiden tersebut.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.