Jakarta, Optimaise News – Kebakaran di Gedung Bapenda DKI memaksa Dinas Perhubungan mengatur lampu lalu lintas secara manual setelah ruang kontrol ITCS di lantai 16 ikut terdampak. Peristiwa terjadi di Jakarta Pusat Jumat malam 7 Agustus 2026 dan api padam dini hari Sabtu.
Inti artikel
- Peristiwa terjadi di Jakarta Pusat Jumat malam 7 Agustus 2026 dan api padam dini hari Sabtu
- Sebanyak 37 unit mobil pemadam bersama 185 personel dikerahkan
- Gubernur Pramono Anung langsung minta penebalan tenaga Dishub di jalan agar arus tetap lancar
Sebanyak 37 unit mobil pemadam bersama 185 personel dikerahkan. Gubernur Pramono Anung langsung minta penebalan tenaga Dishub di jalan agar arus tetap lancar. Tidak ada korban jiwa dilaporkan.
Asal api lantai 11 merambat hingga ruang ITCS lantai 16
Menurut laporan petugas, titik api muncul di sekitar lantai 11. Nyala merayap naik dan merusak area lantai 16 yang menampung Traffic Management Control atau ITCS milik Dishub. Sistem otomatis yang biasanya menyetel fase lampu merah se-Jakarta menjadi tidak berfungsi.
Akibatnya operator harus beralih ke mode manual di setiap simpang kritis. Petugas Dishub yang biasanya hanya memantau dari pusat kini turun ke lapangan untuk menyesuaikan sinyal berdasarkan kepadatan aktual. Perubahan ini memengaruhi waktu hijau-merah di koridor utama, khususnya di sekitar Gambir dan jalur yang mengarah ke pusat kota.
Gedung di Jalan Abdul Muis nomor 66 menampung beberapa instansi sekaligus. Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, serta Bank Jakarta berbagi ruang. Ratusan ASN diperkirakan berada di kompleks itu pada hari kerja. Meski kebakaran meletus di luar jam kerja malam, dampak operasionalnya terasa keesokan harinya.
Instruksi gubernur dan langkah lapangan Dishub
Pramono Anung meminta penebalan personel Dishub di titik-titik rawan macet. Langkah ini bertujuan menjaga kelancaran meski sistem pusat sementara offline. Petugas ditugaskan lebih banyak di simpang yang sebelumnya bergantung penuh pada ITCS. Mereka menggunakan radio dan koordinasi visual untuk menyelaraskan fase lampu.
Optimaise News mencatat bahwa pengendara dan pelaku UMKM di sekitar Petojo Selatan serta Gambir perlu menyiapkan waktu tempuh lebih longgar. Peralihan ke mode manual biasanya menambahkan beberapa detik hingga menit per siklus, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Saran praktis: cek info real-time lewat kanal Dishub atau aplikasi navigasi sebelum berangkat.
Api dinyatakan terkendali sekitar pukul 02.00 WIB Sabtu 8 Agustus 2026. Proses pendinginan dan pemeriksaan struktur masih berlanjut. Hingga ruang kontrol ITCS dipulihkan sepenuhnya, pengaturan manual tetap berlaku. Koordinasi antarinstansi di dalam gedung juga diperketat untuk memastikan layanan publik, termasuk pengelolaan pajak dan data kepegawaian, tidak terhenti total.
Dampak lanjutan dipantau. Jika perbaikan ITCS membutuhkan waktu lebih dari satu hari, Dishub kemungkinan mempertahankan penambahan personel di lapangan. Pengendara diharapkan tetap taat rambu dan tidak terburu-buru saat melihat petugas mengatur manual. Keselamatan tetap prioritas utama.
Optimaise News akan terus mengikuti perkembangan pemulihan sistem lalu lintas DKI setelah insiden ini. Informasi resmi dari pihak berwenang menjadi acuan paling akurat bagi warga yang beraktivitas di Jakarta Pusat dan sekitarnya.





