Perapian Pelintas Jalur Picu Kebakaran Bromo 176 Hektare

Api Bromo 176,20 ha diduga dari perapian pelintas di Blok Bantengan-Jantur. TNBTS fokus padamkan dulu, akses wisata Malang-Lumajang ditutup sementara.

Author Image

Bagus

– Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengungkapkan api di kawasan Bromo diduga menyala dari perapian manusia di puncak tebing Blok Bantengan-Jantur, bukan faktor alam. Titik mula itu muncul di jalur tradisional yang menghubungkan Desa Argosari dengan Ranu Pani, rute yang sering dilalui warga dan pendaki.

Inti artikel

  • Titik mula itu muncul di jalur tradisional yang menghubungkan Desa Argosari dengan Ranu Pani, rute yang sering dilalui warga dan pendaki
  • Perapian dibuat untuk menghangatkan tubuh saat cuaca dingin
  • Sering kali api tersebut dibiarkan padam sendiri lalu menyambar semak di sekitar

Perapian dibuat untuk menghangatkan tubuh saat cuaca dingin. Sering kali api tersebut dibiarkan padam sendiri lalu menyambar semak di sekitar. Hingga Jumat 7 Agustus 2026 luasan terdampak mencapai 176,20 hektare dan masih berpotensi bertambah.

Titik api sulit dijangkau di tebing Bantengan

Lokasi awal berada di puncak tebing atau perbukitan Blok Bantengan yang hampir mustahil dijangkau hanya lewat jalur darat. Kondisi ini memaksa tim mengandalkan dukungan udara dan alat berat sejak dini. Optimaise News mencatat bahwa akses darat yang sempit juga memperlambat penyaluran logistik pemadam.

Pihak TNBTS menduga tidak ada unsur kesengajaan. Yang terjadi lebih pada kelalaian pelintas saat membuat perapian di tengah suhu dingin pegunungan. Fokus sementara tetap pada pemadaman total, bukan penelusuran pelaku hukum.

Pemadaman gabungan dan penutupan akses wisata

BPBD Jawa Timur bersama tim gabungan mengerahkan truk pemadam, truk tangki, mobil L300, drone penyemprot air, serta helikopter yang menyiram dari udara. Operasi ini berlangsung serentak dari beberapa arah untuk mengepung sisa-sisa bara. Kawasan masih dipantau ketat karena embusan angin bisa membuka titik baru.

Akses wisata dari Malang dan Lumajang ditutup sementara. Pembatasan kawasan belum ditentukan batas waktunya hingga api benar-benar padam dan kondisi aman. Pengunjung diimbau memantau informasi resmi sebelum merencanakan perjalanan ke area sekitar.

Penghitungan kerugian vegetasi dan ekologis masih menunggu kajian ahli. Rudijanta menegaskan data kerusakan baru bisa dirilis setelah penilaian lapangan selesai. Langkah itu dilakukan agar angka yang disampaikan akurat dan dapat dipakai untuk pemulihan habitat.

Pelintas jalur tradisional diminta ekstra waspada. Membawa api terbuka di tebing dingin Bromo berisiko menyulut kebakaran yang sulit dipadamkan. Optimaise News menekankan pentingnya memadamkan sisa bara sebelum meninggalkan lokasi istirahat.

Pemadaman berlapis terus digencarkan sambil menunggu angin mereda. Luasan 176,20 hektare menjadi tolok ukur sementara, namun angka itu bisa berubah seiring hasil pemetaan drone dan survei darat. Masyarakat di sekitar Argosari dan Ranu Pani diharapkan tetap siaga melaporkan asap atau bara yang muncul kembali.

Bagus
Redaktur Berita & Game

Bagus adalah redaktur berita Optimaise News. Meliput isu nasional, kriminal, dan game. Menyusun hard news dan berita umum dengan prioritas kejelasan siapa-apa-kapan-di mana, cocok untuk halaman beranda dan pembaca yang butuh ringkasan cepat.