4 Dosa Hilangkan Pahala Sholat 40 Hari: Khamar

Empat dosa dalam hadis membuat sholat tetap wajib tapi tanpa pahala 40 hari: khamar, dukun, rumah tangga, pakaian haram. Makna ‘tidak diterima’ dijelaskan.

Author Image

Nurul

4 Dosa Hilangkan Pahala Sholat 40 Hari: Khamar

– Sejumlah hadis shahih menyinggung perbuatan tertentu yang membuat sholat seseorang kehilangan ganjaran selama sekitar 40 hari atau 40 malam. Kewajiban sholat tidak gugur; yang hilang adalah pahala, sementara status sah menurut fiqih tetap berlaku dan tidak perlu diqadha semata-mata karena ancaman itu.

Inti artikel

  • Sejumlah hadis shahih menyinggung perbuatan tertentu yang membuat sholat seseorang kehilangan ganjaran selama sekitar 40 hari atau 40 malam
  • Minuman yang memabukkan diharamkan tegas
  • Surah Al-Maidah ayat 90 menyebut khamar, judi, berhala, dan undi nasib sebagai rijs dari perbuatan setan yang harus dijauhi agar beruntung

Optimaise News merangkum, empat titik yang kerap disebut sumber-sumber keagamaan meliputi meminum khamar, mendatangi arraf atau dukun, keretakan rumah tangga serta silaturahmi, dan sholat dengan pakaian dari harta haram. Di luar itu, klaim bahwa pelaku zina otomatis tak diterima sholatnya 40 tahun dinilai hadits dusta oleh Buya Yahya, agar umat tidak jatuh ke ekstrem berhenti salat.

Khamar dan Hadist An-Nasa’i: 40 Hari Tanpa Pahala Sholat

Minuman yang memabukkan diharamkan tegas. Surah Al-Maidah ayat 90 menyebut khamar, judi, berhala, dan undi nasib sebagai rijs dari perbuatan setan yang harus dijauhi agar beruntung.

Dalam riwayat yang dimuat Syarh Arbain an-Nawawiyyah, Rasulullah SAW bersabda bahwa seseorang dari umatnya yang minum khamar, Allah tidak menerima sholatnya 40 hari (HR an-Nasa’i, dishahihkan Al-Albani). Ibnu Umar RA meriwayatkan sabda serupa lewat Ahmad: peminum khamr sholatnya tak diterima 40 hari; siapa bertobat, Allah memberi tobat; jika kembali, berhak diberi minum dari Sungai Khabal, yakni nanah penduduk neraka.

Riwayat An-Nasai lain dari Ibnu Umar menekankan bahwa bahkan tanpa mabuk, sholat tetap tak diterima selama bekas minuman masih di mulut atau tenggorokan. Mati dalam kondisi itu diancam seperti mati dalam keadaan kafir. Antara dan penjelasan ulama menambahkan: “tidak diterima” berarti tanpa pahala, bukan batal fiqih; sholat tetap dikerjakan agar tidak menambah dosa meninggalkan salat.

Mendatangi Arraf atau Dukun: Larangan dari Istri Nabi

Hadis Muslim dari sebagian istri Nabi SAW menyatakan: barang siapa mendatangi arraf lalu bertanya tentang sesuatu, sholatnya tidak diterima 40 malam.

Brilly El-Rasheed menukil Imam As-Syaukani dalam Nail Al-Autar: arraf atau dukun mencakup orang yang mengaku tahu barang hilang, pencuri, pelaku pencurian, hingga ahli nujum dan ramalan bintang. Praktik itu menyaingi tawakkal dan membuka pintu syirik terselubung, sehingga ancaman spiritualnya disandingkan dengan dosa khamar.

Kemarahan Suami, Putus Silaturahmi, dan Imam yang Dibenci

Kitab Al Wafi karya Musthafa Dib Al-Bugha memuat sabda bahwa Allah tidak menerima sholat perempuan yang suaminya marah kepadanya, orang yang mendatangi dukun, dan peminum khamar selama 40 hari.

Ustadzah Umi A. Khalil mengutip Ibnu Majah dari Ibnu Abbas RA soal tiga golongan yang sholatnya tidak terangkat sejengkal di atas kepala: imam yang dibenci jamaahnya, istri yang tidur sementara suaminya marah, serta dua saudara yang saling mendiamkan. Titik ini menekankan etika sosial; ibadah vertikal tidak terpisah dari kewajiban menjaga rumah tangga dan silaturahmi.

Pakaian dari 10 Dirham Haram: Syarat Kehalalan Busana Ibadah

Kehalalan apa yang menempel di badan saat sholat ikut disorot. Hadis menyatakan: barang siapa sholat dengan pakaian yang nilainya 10 dirham dari harta haram, sholatnya tidak diterima.

Allah hanya menerima yang baik. Pakaian hasil riba, korupsi, atau transaksi batil menggerus keberkahan rakaat, meski gerakan dan bacaan tampak lengkap. Bagi pembaca modern, pesan itu mendorong telusuri sumber rezeki sebelum memakai busana untuk salat.

Makna ‘Tidak Diterima’: Sah Gugur Kewajiban, Hilang Ganjaran

Syarah Shahih Muslim menjelaskan frasa “tidak diterima” sebagai hilangnya pahala atau ganjaran. Secara fiqih sholat tetap sah, kewajiban telah digugurkan, dan tidak otomatis wajib diqadha hanya karena ancaman 40 hari itu. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, Imam Nawawi menekankan: pemabuk yang belum menyesal kehilangan pahala, tetapi tetap harus sholat agar tidak dobel dosa.

Berbeda dengan empat dosa di atas, klaim “sholat pelaku zina tak diterima 40 tahun” digolongkan Buya Yahya sebagai hadits dusta dan palsu. Ia menilai pesan semacam itu berbahaya karena bisa membuat pelaku meninggalkan sholat. Pintu tobat tetap terbuka: menyesal, menangis, berjanji tidak mengulang, beristighfar, menutup aib, dan tidak mengenang atau menceritakan zina. Amal ibadah tetap dikerjakan sambil memperbaiki diri.

FAQ
Apa yang dimaksud sholat tidak diterima 40 hari?
Menurut syarah, itu hilangnya pahala, bukan batalnya kewajiban. Sholat tetap sah fiqih dan tidak perlu diqadha semata-mata karena ancaman itu.
Apakah peminum alkohol yang tidak mabuk juga kena ancaman?
Riwayat An-Nasai dari Ibnu Umar menyebut sholat tak diterima selama bekas minuman masih di mulut atau tenggorokan, meski belum mabuk.
Benarkah pelaku zina sholatnya ditolak 40 tahun?
Buya Yahya menyebut klaim itu hadits palsu. Tobat tetap dibuka; menghentikan sholat justru memperparah keadaan.
Siapa saja yang masuk kategori arraf?
Menurut As-Syaukani yang dinukil sumber keagamaan, termasuk pengaku tahu barang hilang, pencuri, dan ahli nujum atau ramalan bintang.
Nurul
Redaktur Teknologi

Nurul adalah redaktur teknologi Optimaise News. Meliput gadget, laptop, handphone, spesifikasi, dan harga perangkat untuk pembaca yang banding-banding sebelum beli. Fokus pada fakta spek, rentang harga, dan konteks pemakaian (kerja, kuliah, gaming ringan).