Bandung, Optimaise News – Sebanyak 1.208 pemain dari 209 klub di seluruh Indonesia hadir di Sirnas C Bandung Utama Open 2026 yang digelar di Pendopo Kota Bandung, Minggu 9 Agustus 2026, setelah Gala Dinner. Turnamen kalender resmi itu memberi poin peringkat nasional sekaligus menjadi ajang pemanasan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat.
Inti artikel
- Ketua Pengcab PBSI Kota Bandung Sigit Iskandar menegaskan kompetisi ini membangkitkan semangat meraih medali emas lebih banyak di Porprov
- Total peserta setelah verifikasi mencapai 1.244 orang, dengan 1.208 di antaranya aktif bertanding
- Kejuaraan menampilkan 21 nomor yang merentang dari kelompok usia dini sampai taruna, mencakup partai tunggal putra maupun putri
Ketua Pengcab PBSI Kota Bandung Sigit Iskandar menegaskan kompetisi ini membangkitkan semangat meraih medali emas lebih banyak di Porprov. Tuan rumah mengerahkan 231 atlet dari 15 klub, terbanyak dibanding daerah lain, sementara Kabupaten Bandung Barat menyetor 109 atlet lewat PB Taki Arena Badminton Academy.
21 Nomor Usia Dini hingga Taruna Sumbang Poin Nasional
Total peserta setelah verifikasi mencapai 1.244 orang, dengan 1.208 di antaranya aktif bertanding. Kejuaraan menampilkan 21 nomor yang merentang dari kelompok usia dini sampai taruna, mencakup partai tunggal putra maupun putri. Karena status Sirnas C, setiap hasil langsung masuk perhitungan ranking nasional.
Pola partisipasi lintas daerah ini memperlihatkan daya tarik event bagi klub-klub di luar Jawa Barat. Bandung sebagai tuan rumah memanfaatkan kesempatan untuk mengukur kesiapan atlet lokal sebelum Porprov. Skema umur berlapis memberi ruang regenerasi sekaligus ajang uji mental bagi taruna yang sudah mendekati level senior.
Optimaise News mencatat bahwa kehadiran ratusan klub menjadikan pertandingan lebih kompetitif dan membuka peluang scouting informal bagi pelatih daerah. Atlet yang tampil konsisten di nomor tunggal berpeluang menambah akumulasi poin lebih cepat dibanding sistem non-kalender.
Partisipasi Olahraga Bandung Masih 48 Persen dari 2,6 Juta Jiwa

Sigit mengingatkan bahwa keterlibatan warga Kota Bandung dalam aktivitas olahraga baru menyentuh sekitar 48 persen dari total 2,6 juta penduduk. Angka itu menjadi pekerjaan rumah bagi pemangku kepentingan olahraga kota. Penyelenggaraan event berskala nasional diharapkan mendorong minat bermain yang lebih luas.
Tahun sebelumnya, rangkaian acara olahraga termasuk fun run dan cabang lain berhasil menarik lebih dari 500.000 orang ke Bandung. Gelombang kunjungan itu memberi gambaran bahwa event bertema gerak mampu menghidupkan ruang publik sekaligus ekonomi lokal. Sirnas C menjadi salah satu potongan mosaic dari agenda tersebut.
Dengan memasukkan turnamen ke kalender resmi, hasil pertandingan tidak hanya berhenti di medali lokal. Poin ranking nasional yang diperoleh atlet menjadi modal nyata menjelang Porprov. Klub-klub kecil di luar Bandung pun mendapat panggung setara karena sistem verifikasi peserta terbuka lintas wilayah.
Bandung Barat dan Klub Akademi Perkuat Basis Talenta
Kabupaten Bandung Barat menonjol dengan 109 atlet lewat PB Taki Arena Badminton Academy. Kontribusi tersebut menandakan ekosistem bulu tangkis di wilayah peri-urban Bandung semakin matang. Kolaborasi kota tuan rumah dan kabupaten tetangga memperkuat pipeline atlet muda sebelum ajang provinsi.
Fokus pada 21 nomor usia dini sampai taruna memberi porsi besar bagi generasi baru. Orangtua dan pengelola klub dapat memantau perkembangan langsung di arena yang sama. Hal ini berbeda dari turnamen isolasi umur yang sering memutus kontinuitas pembinaan.
Pendopo Kota Bandung dipilih sebagai lokasi utama usai Gala Dinner, menciptakan rangkaian resmi yang padat namun efisien. Atlet dan official mendapat waktu recovery singkat sebelum pertandingan pagi. Format sehari penuh menuntut manajemen jadwal ketat dari panitia dan referee.






