Makassar, Optimaise News – Mobil rombongan 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Tidak ada korban jiwa; semua mahasiswa selamat dan mendapatkan perawatan medis. Rombongan tumpang mobil pikap terbuka nomor polisi DD 8889 FQ yang diduga mengalami masalah pengereman.
Inti artikel
- Tidak ada korban jiwa; semua mahasiswa selamat dan mendapatkan perawatan medis
- Rombongan tumpang mobil pikap terbuka nomor polisi DD 8889 FQ yang diduga mengalami masalah pengereman
- Saat menuruni jalan yang curam, pengemudi melaporkan mobil mengalami rem blong
Detik-detik Rem Blong yang Menghentikan Laju Mobil di Jalan Poros Dusun Barombong
Kejadian terjadi saat rombongan mahasiswa KKN Gelombang 116 dari Posko Desa Kayu Loe sedang pulang setelah menghadiri kegiatan penutupan yang dirangkaikan penghijauan serentak di Pinus Rombeng, Desa Bonto Lojong.
Saat menuruni jalan yang curam, pengemudi melaporkan mobil mengalami rem blong. Pengemudi kemudian sengaja membenturkan kendaraan ke pohon di pinggir jalan untuk menghentikannya, sehingga mobil terbalik dan berguling ke sisi yang lebih rendah.
Warga Lokal Cepat Evakuasi Korban ke Lokasi Tanpa Tunggu Rescue Formal
Warga sekitar langsung membantu mengangkut seluruh mahasiswa ke rumah warga dekat lokasi sebelum kedatangan tim resmi. Proses evakuasi ini mempercepat respons lokal yang berkat kerjasama masyarakat setempat dan kerap diamati dalam perjalanan KKN di wilayah pedesaan Sulawesi Selatan.
Tim medis dari Public Safety Center (PSC) Cabang Loka tiba sekitar 10 menit kemudian. Mereka memberikan penanganan awal sambil menunggu ambulans untuk mengangkut ke rumah sakit.
Kondisi Medis 12 Mahasiswa di RS Anwar Makkatutu: 5 Stabil dan 10 Sudah Pulang
Seluruh mahasiswa dievakuasi ke RS Anwar Makkatutu, Bantaeng. Hasil pemeriksaan di Unit Gawat Darurat menunjukkan lima orang dalam kondisi sehat dan stabil, empat mengalami cedera ringan, serta tiga menjalani observasi dengan foto rontgen.
Hasil pemeriksaan menemukan dua mahasiswa mengalami keseleo kaki dan satu terindikasi fraktur paha. Setelah penanganan, 10 mahasiswa kemudian diizinkan pulang malam itu juga dan dikabarkan kondisi mereka terus membaik.
“Iya, tapi tidak ada yang meninggal dunia. Semua selamat. Malam ini bisa pulang dari rumah sakit,” kata Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Dokumentasi Unhas Ishaq Rahman.
Analisis Penyebab Utama serta Tindakan Pengemudi untuk Berhenti
Penyebab utama kecelakaan adalah kondisi rem blong yang cukup umum dialami saat pulang dari kegiatan panjang KKN yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Tindakan pengemudi yang langsung membentur pohon di pinggir jalan merupakan usaha darurat untuk mengendalikan kendaraan sebelum jatuh ke jurang.
Insiden ini menegaskan pentingnya pemahaman mahasiswa KKN akan prosedur keselamatan transportasi di jalan menurun pedesaan serta peran warga lokal dalam mendukung evakuasi cepat tanpa menunggu tim resmi. Optimaise News mencatat kasus serupa sering kali terjadi di wilayah KKN Sulawesi Selatan karena terpencilnya jaringan layanan kesehatan.







