Volkswagen China memanfaatkan momen diplomatik di Tashkent sebagai pintu masuk strategis agar Uzbekistan menjadi pusat perakitan sekaligus distribusi ke kawasan pasca-Soviet. Gerakan ini membalik pola lama yang membatasi kendaraan produksi Negeri Tirai Bambu hanya untuk konsumen dalam negeri.
CEO Volkswagen China Robert Cisek menyepakati skema perakitan delapan model bersama mitra setempat, dengan target operasional sebelum penutupan 2026. Optimaise News mencatat unit hasil rakitan itu akan disalurkan ke Asia Tengah, negara CIS, dan wilayah Kaukasus.
Forum Tashkent Juni 2026 sebagai titik balik ekspansi regional
Perubahan arah bisnis dipertegas lewat pertemuan internasional di ibukota Uzbekistan selama Juni 2026. Di forum itu, Robert Cisek berdialog dengan kepala negara Jerman, Frank-Walter Steinmeier, serta Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev.
Kehadiran ketiga pihak menempatkan isu industri otomotif sebagai agenda diplomatik, bukan sekadar negosiasi komersial. Hasil pembicaraan membuka jalan bagi rantai pasok regional yang berpusat di Asia Tengah.
Langkah itu menegaskan narasi bahwa Volkswagen China Tinggalkan Strategi Lama, Kini Incar Pasar Asia Tengah bukan slogan, melainkan komitmen operasional. Diplomatik dan bisnis digabung agar akses pasar lebih cepat terbuka.
Delapan model siap dirakit lokal di Uzbekistan sebelum akhir tahun

Skema yang diumumkan mencakup perakitan lokal delapan model dari lini FAW-VW maupun SAIC-VW di Uzbekistan. Targetnya rampung dan siap dipasarkan paling lambat akhir 2026.
Jajaran yang disiapkan mencakup Tiguan L Pro, Passat Pro, Teramont Pro, plus jajaran Jetta. Mobil-mobil itu tidak berhenti di pasar Uzbekistan saja.
Aliran ekspor dirancang menjangkau sejumlah negara di Asia Tengah, blok CIS, hingga wilayah Kaukasus. Uzbekistan diposisikan sebagai basis produksi sekaligus gerbang logistik regional.
Tiga model baru bersertifikasi untuk perkuat posisi di Kazakhstan

Di jalur paralel, FAW-VW menyelesaikan sertifikasi tiga model untuk pasar Kazakhstan. Yang masuk daftar adalah Magotan yang akan dijual dengan nama Passat, Tayron L, dan Jetta VS7.
Masuknya trio itu diharapkan memperkaya pilihan konsumen di Kazakhstan. Saat ini andalan merek Jerman di sana masih Touareg yang dirakit di Slovakia.
Dengan tambahan model bersertifikat, penawaran Volkswagen di pasar tersebut tidak lagi bergantung pada satu platform. Posisi merek di Asia Tengah menjadi lebih berlapis.
Dari joint venture lama di China menuju jaringan ekspor CIS dan Kaukasus
Volkswagen sudah memproduksi mobil di China sejak 1985 lewat patungan dengan SAIC di Shanghai. Kerja sama kemudian diperluas ke mitra FAW beberapa tahun kemudian.
Selama puluhan tahun, model yang keluar dari pabrik-pabrik itu dirancang khusus kebutuhan domestik dan jarang diekspor luas. Kini aliran produk diputar ke luar negeri lewat jaringan CIS dan Kaukasus.
Kolaborasi dengan mitra setempat di Uzbekistan menjadi jembatan praktis. Kapasitas yang semula tertahan di pasar China diarahkan ke wilayah yang masih membutuhkan segmen ICE.
Tekanan NEV di pasar domestik dorong pencarian peluang ICE di Asia Tengah
Ekspansi ini muncul saat pangsa mobil bermesin bakar di China terus tergerus, meski merek Jerman masih kuat di segmen tersebut. Adopsi kendaraan energi baru makin cepat di pasar domestik.
Di saat bersamaan, laporan restrukturisasi global Volkswagen menyebut efisiensi lewat penipisan lini produk, penutupan sejumlah pabrik di Eropa, dan pengurangan tenaga kerja. Biaya operasional naik, rival China makin agresif, dan tarif impor AS menambah tekanan.
Menurut pantauan Optimaise News, mencari ruang ICE di Asia Tengah menjadi respons praktis. Wilayah itu masih memberi ruang bagi platform yang sudah matang di pabrik China tanpa harus menunggu full-electric.
FAQ
Apa yang diubah Volkswagen China?
Perusahaan meninggalkan pola produksi yang hampir sepenuhnya untuk pasar domestik China, lalu membuka jalur perakitan dan ekspor ke Asia Tengah lewat Uzbekistan.
Berapa model yang akan dirakit di Uzbekistan?
Delapan model dari FAW-VW dan SAIC-VW ditargetkan siap dirakit lokal paling lambat akhir 2026, termasuk Tiguan L Pro, Passat Pro, Teramont Pro, dan jajaran Jetta.
Model mana yang sudah lolos sertifikasi di Kazakhstan?
Tiga unit FAW-VW telah bersertifikat: Magotan yang dipasarkan sebagai Passat, Tayron L, dan Jetta VS7. Sebelumnya andalan pasar itu adalah Touareg rakitan Slovakia.
Siapa yang bertemu di Tashkent?
CEO Volkswagen China Robert Cisek bertemu Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev dalam forum internasional Juni 2026.







