Video Sri Mulyani Berbagi Rezeki Rp60 Juta Ternyata Hoaks

Video Sri Mulyani berbagi rezeki Rp60 juta dinyatakan hoaks oleh Komdigi. Klaim bantuan di Facebook palsu. Waspadai penipuan serupa.

Author Image

Dwi

Video Sri Mulyani Berbagi Rezeki Rp60 Juta Ternyata Hoaks

– Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan video yang menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan program berbagi rezeki senilai Rp60 juta adalah hoaks. Rekaman itu beredar di Facebook sejak 13 Desember 2024, terutama dari akun-akun di wilayah Jakarta dan kota besar lain.

Inti artikel

  • Rekaman itu beredar di Facebook sejak 13 Desember 2024, terutama dari akun-akun di wilayah Jakarta dan kota besar lain
  • Optimaise News merangkum hasil penelusuran fakta Komdigi membuktikan klaim tersebut palsu total dan tidak ada program resmi seperti itu
  • Video menampilkan potongan visual mirip Sri Mulyani berbicara santai ke kamera

Dalam cuplikan, seolah menteri mengajak warga yang kesulitan ekonomi menghubunginya untuk dapat bantuan modal usaha, pelunasan utang, atau biaya sekolah. Optimaise News merangkum hasil penelusuran fakta Komdigi membuktikan klaim tersebut palsu total dan tidak ada program resmi seperti itu.

Detail Klaim yang Beredar di Facebook

Video menampilkan potongan visual mirip Sri Mulyani berbicara santai ke kamera. Dia seolah bilang siapa saja yang menonton dan butuh uang bisa langsung minta bantuan lewat kontak yang disertakan.

Pesan itu menyasar warga rentan. Banyak yang langsung bagikan ulang ke grup keluarga atau komunitas karena butuh uang cepat. Padahal, nomor dan ajakan chat di video itu penipuan murni.

Modus ini memanfaatkan kepercayaan tinggi publik terhadap pejabat. Tujuannya agar korban kirim data pribadi atau bahkan transfer biaya verifikasi palsu.

Komdigi Bantah [HOAKS] Video Sri Mulyani Berbagi Rezeki Senilai Rp60

Komdigi Bantah [HOAKS] Video Sri Mulyani Berbagi Rezeki Senilai Rp60
Ilustrasi komdigi Bantah [HOAKS] Video Sri Mulyani Berbagi Rezeki Senilai Rp60.

Komdigi merilis peringatan resmi yang menyebut [HOAKS] Video Sri Mulyani Memiliki Program Berbagi Rezeki. Tidak benar dalam video ini Sri Mulyani berbagi rezeki seperti yang digembar-gemborkan para penyebar.

Hasil cek fakta menunjukkan tidak ada pengumuman dari Kementerian Keuangan soal bantuan tunai langsung via video personal. Semua program bantuan pemerintah selalu lewat skema resmi, misalnya bansos atau kartu prakerja.

Sri Mulyani sendiri tidak pernah membuat pernyataan sejenis. Video itu diedit atau disusun ulang dari cuplikan lama agar terlihat meyakinkan.

Bahaya Hoaks Ini bagi Warga yang Kesulitan Ekonomi

Bahaya Hoaks Ini bagi Warga yang Kesulitan Ekonomi
Ilustrasi Bahaya Hoaks Ini bagi Warga yang Kesulitan Ekonomi.

Hoaks semacam ini sangat merugikan. Warga yang percaya bisa kehilangan uang jika diminta bayar administrasi atau setor data rekening.

Kepercayaan terhadap pejabat dan program pemerintah juga ikut rusak. Orang jadi ragu saat ada bantuan resmi yang benar-benar sah.

Penyebaran di media sosial begitu cepat. Satu unggahan bisa menjangkau puluhan ribu orang sebelum bantahan resmi keluar.

Langkah Cegah dan Tanggapi Video Hoaks Serupa

Jangan pernah langsung percaya atau bagikan. Cek dulu di situs resmi Komdigi atau akun Kementerian Keuangan. Cari kata kunci yang sama di mesin pencari berita terpercaya.

Laporkan akun penyebar ke Facebook agar konten dihapus. Kirim juga laporan ke kanal cek fakta pemerintah yang dikelola Komdigi.

Edukasi keluarga dekat agar lebih waspada. Ingat, pejabat negara jarang membagikan bantuan lewat video pribadi di medsos tanpa skema formal.

Tanya Jawab seputar Hoaks Video Sri Mulyani
Apakah Sri Mulyani benar punya program berbagi rezeki Rp60 juta?
Tidak. Komdigi sudah memastikan video itu hoaks. Tidak ada program berbagi rezeki dengan cara seperti yang diklaim.
Kapan dan di mana video ini mulai viral?
Video mulai menyebar sekitar 13 Desember 2024 di Facebook. Penyebarannya cepat ke banyak grup publik dan pribadi di seluruh Indonesia.
Bagaimana cara memastikan video pejabat itu asli?
Selalu cek akun resmi pejabat atau kementerian terkait. Gunakan situs cek fakta Komdigi sebelum percaya atau bagikan.
Apa yang harus dilakukan jika sudah terlanjur hubungi nomor di video?
Hentikan semua komunikasi segera. Laporkan ke polisi bila sudah ada kerugian uang. Blokir nomor dan amankan data pribadi yang sempat dikirim.
Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.