Veda Ega Pratama P3 Practice Moto3 Inggris

Veda Ega Pratama finis P3 practice Moto3 Inggris di Silverstone, selisih 0,010 detik dari Ogden dan 0,70 detik dari Perrone usai bangkit dari FP1.

Author Image

Adel

Veda Ega Pratama P3 Practice Moto3 Inggris

– Pembalap Honda Team Asia Veda Ega Pratama menutup sesi practice Moto3 Inggris 2026 di peringkat ketiga di Sirkuit Silverstone, Jumat 7 Agustus 2026. Marginnya ke peringkat kedua hanya 0,010 detik, sementara jarak ke pemuncak Valentin Perrone 0,70 detik, sinyal kuat usai sempat terombang-ambing di FP1.

Inti artikel

  • Di akhir practice, Veda menempati posisi ketiga
  • Valentin Perrone dari Argentina mencatat 2:09,568 detik sebagai yang tercepat
  • Scott Ogden di urutan kedua, dengan Veda hanya terpaut 0,010 detik dari pembalap itu

Hari pertama debutnya di lintasan Inggris itu digambarkan positif di laman resmi MotoGP, meski sang rookie masih menyoroti poin yang perlu disempurnakan. Pantauan Optimaise News dari rangkaian hari pembuka, lompatan ke tiga besar practice jadi bekal menuju paruh kedua musim dan balapan Minggu malam.

Margin Tipis Veda Ega di Akhir Practice Silverstone

Di akhir practice, Veda menempati posisi ketiga. Valentin Perrone dari Argentina mencatat 2:09,568 detik sebagai yang tercepat. Scott Ogden di urutan kedua, dengan Veda hanya terpaut 0,010 detik dari pembalap itu.

Jarak 0,70 detik ke Perrone terasa ketat untuk sesi latihan hari pertama. Veda terlihat lebih berani memacu mesin Honda-nya dan dinilai sudah mulai menguasai Silverstone. Catatan Optimaise News menempatkan gap setipis itu sebagai indikasi pace balapan yang kompetitif, bukan sekadar gliming.

Meski sesi belum kualifikasi, finis di barisan depan practice membuka peluang podium bagi pembalap asal DI Yogyakarta itu. Debut Silverstone yang positive P3 juga ditegaskan ringkasan resmi MotoGP sebagai hari pertama yang menyenangkan.

Jejak Bangkit FP1: Dari Posisi Bawah ke Empat Besar

Alur FP1 berbeda jauh dengan akhir practice. Di awal sesi bebas pertama, Veda sempat terlempar ke peringkat paling bawah setelah sebelumnya di tengah. Saat sisa lima menit, posisinya melorot ke-16, sementara Hakim Danish dari Malaysia saat itu di urutan ke-11.

Dari situ ia merangkak ke ketujuh, lalu sempat turun ke sembilan, dan akhirnya menutup FP1 di urutan keempat. David Almansa menjadi yang tercepat FP1 dengan 2:10,533 detik, unggul 0,532 detik dari Veda.

Sebagian media mencatat FP1 Veda di P6, sementara data utama yang dirangkum di atas menempatkan penutupan di P4. Yang jelas, recovery dari bawah ke empat besar menjadi jembatan mental sebelum practice diakhiri di P3. Urutan naik-turun di sisa lima menit itu memperlihatkan penyesuaian setting yang cepat di lintasan panjang Silverstone.

Rival Utama: Perrone, Ogden, dan Almansa di Hari Pertama

Tiga nama menonjol di hari pembuka. Perrone mengunci practice dengan 2:09,568. Ogden menempel di P2 dengan margin ke Veda hanya sepersepuluh milidetik dalam hitungan yang dibulatkan 0,010 detik. Almansa menguasai FP1 dan menjadi acuan ritme pagi.

Silverstone di Moto3 sering disebut Slipstream City sejak komentar Brad Binder pada 2016: rombongan besar, lurus panjang, dan sulit lepas sendirian tanpa menggerus ban. Trek sekitar 5,9 hingga hampir 6 kilometer, cuaca Inggris yang mudah berubah, serta banyak pilihan racing line membuat strategi slipstream dan pace rombongan lebih menentukan daripada loncatan solo di awal balapan.

Bagi Veda yang baru pertama membalap di sini, kejelian memanfaatkan slipstream di lap akhir jadi ujian nyata. Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama menekankan adaptasi cepat pada pengereman keras, perubahan cuaca, dan peluang overtake di kelas Moto3.

Artinya bagi Honda Team Asia Menjelang Paruh Kedua Musim

Veda menutup paruh pertama dengan momentum podium, termasuk di Brasil, dan posisi ketiga di Le Mans usai penalti rival. Ia di klasemen sekitar peringkat keenam dengan 90 poin sebelum weekend Inggris, tanpa membebankan diri pada target kemenangan pertama. Setelah jeda musim panas di Indonesia dan latihan di Mandalika, ia menyatakan senang kembali balapan serta bidik barisan depan di paruh kedua 2026.

Qatar Airways British Grand Prix 2026 digelar 7, 9 Agustus. Pada Minggu 9 Agustus, urutan race berubah: MotoGP balapan lebih dulu, Moto3 dijadwalkan pukul 20.30 WIB. Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda di Moto3 menjadi sorotan penonton Tanah Air; siaran utama lewat Trans7 dan rangkaian sesi di SPOTV sesuai ketersediaan.

Selisih 0,01, 0,70 detik di Slipstream City berarti Veda berada di klaster yang sama dengan penantang podium saat practice. Jika pace itu terbawa ke kualifikasi dan race, peluang Q2 serta finis kuat Minggu malam tetap terbuka, asalkan ritme rombongan dan ban terjaga. Target tim tetap sederhana: kompetitif tiap sesi dan menutup hari Minggu dengan hasil positif.

FAQ
Berapa hasil practice Veda Ega Pratama di Moto3 Inggris 2026?
Ia finis peringkat ketiga practice di Silverstone, Jumat 7 Agustus 2026, terpaut 0,70 detik dari Valentin Perrone dan 0,010 detik dari Scott Ogden.
Bagaimana performa Veda di FP1?
Ia sempat ke posisi terbawah dan ke-16 di sisa lima menit, lalu naik-turun ke tujuh dan sembilan sebelum menutup FP1 di urutan keempat, di belakang David Almansa yang tercepat 2:10,533.
Kapan balapan Moto3 Inggris 2026 dan jam berapa WIB?
Race Moto3 dijadwalkan Minggu 9 Agustus 2026 pukul 20.30 WIB, setelah format weekend mengubah urutan sehingga kelas MotoGP start lebih dulu.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.