Veda Ega Pratama menutup debut di Sirkuit Silverstone (5.900 meter) dengan posisi ketiga Practice Moto3 Inggris 2026, Jumat (7/8/2026). Catatan 2 menit 09,639 detik di lap ke-11 hanya terpaut 0,071 detik dari Valentin Perrone, dan langsung mengunci tiket Kualifikasi 2 tanpa lewat Q1.
Inti artikel
- Veda Ega Pratama menutup debut di Sirkuit Silverstone (5.900 meter) dengan posisi ketiga Practice Moto3 Inggris 2026, Jumat (7/8/2026)
- Top speed 235,2 km/jam menempatkannya di antara rider Honda tercepat di trek Inggris
- Pembalap 17 tahun asal Gunungkidul dari Honda Team Asia baru pertama kali memacu motor di Silverstone
Top speed 235,2 km/jam menempatkannya di antara rider Honda tercepat di trek Inggris. Optimaise News merangkum, agenda Sabtu (8/8) FP2 dilanjut Q1-Q2 menjadi pintu grid balapan Minggu 15 putaran, saat Veda masih ke-6 klasemen dengan 90 poin (gap 36 poin ke podium).
Debut Silverstone: Catatan lap ke-11 yang menempatkan Veda di tiga besar
Pembalap 17 tahun asal Gunungkidul dari Honda Team Asia baru pertama kali memacu motor di Silverstone. Sesi Practice usai jeda musim panas tiga pekan membuktikan adaptasinya cepat: ia sempat unggul di awal, sempat turun ke sekitar posisi 10, lalu mengunci P3 lewat lap ke-11.
Perrone (Red Bull KTM Tech3) memimpin dengan 2:09,568. Scott Ogden (CIP Green Power) di P2, hanya 0,010 detik di belakang Perrone. Selisih tipis itu menegaskan padatnya mid-pack kelas ringan di seri ke-12 MotoGP 2026.
Di FP1, Veda sempat bergeser ke urutan bawah sebelum bangkit dan menutup di sekitar empat atau enam besar menurut laporan sesi, sementara David Almansa tercepat FP1 2:10,533. Pola Practice kuat di trek baru ini mengingatkan pada Saksi similar di Jerman, ketika ia pernah unggul tipis di sesi latihan.
Urutan waktu Practice dan rider yang juga lolos otomatis ke Q2
Di belakang trio teratas, Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) P4 dan Casey O’Gorman (SIC58 Squadra Corse) P5. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) P6, pemimpin klasemen Maximo Quiles (CFMOTO Valresa Aspar) P7, Alvaro Carpe P8, Adrian Cruces dan Joel Esteban melengkapi 10 besar.
Rider lain yang lolos langsung ke Q2 antara lain Eddie O’Shea, Marco Morelli, Adrian Fernandez, dan Ryusei Yamanaka. Posisi top-10 Practice menjadi penentu tiket Q2 di kelas Moto3, sehingga grid kualifikasi Sabtu sudah terpotong sejak Jumat malam.
Reaksi Veda dan manajer Honda Team Asia soal adaptasi cepat
Veda mengaku senang dengan hari pertama di Inggris. “Saya sangat senang dengan hari ini. Ini pertama kali saya memacu motor di Silverstone, dan finis di posisi ketiga pada hari pertama memberikan perasaan yang luar biasa,” ujarnya. Ia tetap realistis: sejak sesi pertama ia merasa kompetitif, namun sadar ada aspek yang masih bisa ditingkatkan.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memuji adaptasi cepat rookienya. Ia menilai hari pertama positif berkat matahari sepanjang hari, meski trek masih cukup licin di sesi pembukaan. Tim masih mengevaluasi setelan motor yang paling cocok untuk Silverstone sebelum Q2.
Rangkaian sesi Sabtu WIB hingga balapan 15 putaran Minggu
Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, jadwal Moto3 Inggris Sabtu (8/8/2026) WIB dimulai Free Practice 2 pukul 15.40, 16.10, dilanjut Kualifikasi 1 19.45, 20.00 dan Kualifikasi 2 20.10, 20.25. Sprint MotoGP 10 putaran menyusul malam harinya, sementara race Moto3 digelar Minggu (9/8) sepanjang 15 putaran di Silverstone.
Bagi penonton di Indonesia, slot Q1-Q2 malam menjadi momen pantauan utama: Veda sudah di Q2, sehingga targetnya memaksimalkan grid start dari record Practice. Top speed 235,2 km/jam di lintasan 5,9 km menandakan stabilitas kecepatan lurus, tapi yang diuji Q2 adalah konsistensi sektor dan grip basah atau kering di malam Inggris.
Posisi klasemen Veda 90 poin: apa yang bisa berubah setelah Inggris
Veda menempati peringkat keenam dengan 90 poin, tertinggal 36 poin dari zona tiga besar Moto3 2026. Ia unggul tipis atas Hakim Danish (86 poin, P7) dan masih menjauh dari Almansa di papan tengah. Finis kuat di race Silverstone berpeluang menambal gap tersebut, terutama jika start grid dari Q2 ideal.
Gabungan selisih 0,071 detik ke Perrone, top speed Honda, dan gap 36 poin ke podium menjadi indikator singkat peluang podium race: Practice bagus belum otomatis poin, tapi tiket Q2 memangkas risiko harus berjuang dari Q1. Pola Practice kuat di trek debut perlu diubah jadi hasil minggu jika ingin mendekati papan atas.







