Pola berulang di final Piala Dunia kembali menghantui Argentina. Gol penentu dari pemain cadangan Spanyol di babak tambahan waktu mengulang tragedi Maracana 2014. Hasil itu sekaligus mengantar Albiceleste menyamai rekor empat kali runner-up milik Jerman.
Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey, Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB. Ferran Torres yang masuk dari bangku cadangan menjadi pahlawan kemenangan itu. Ia mengunci gelar dunia kedua bagi La Roja.
Menit 106: Gol Cadangan Spanyol Putuskan Extra Time
Final berlangsung ketat tanpa gol hingga 90 menit reguler. Kedua tim saling menutup ruang di lini tengah. Babak tambahan waktu menjadi keniscayaan di markas Amerika.
Ferran Torres masuk pada menit 62 menggantikan Mikel Oyarzabal. Di menit 106, ia menyambut umpan silang Nico Williams. Sundulan presisi Torres menembus gawang Argentina.
Gol tersebut mematahkan perlawanan terakhir Albiceleste. Spanyol bertahan rapat hingga peluit panjang. Kemenangan 1-0 resmi diraih di depan puluhan ribu penonton.
Jejak Identik: Goetze 2014 dan Torres 2026

Kemiripan dengan final 2014 di Maracana sangat mencolok. Saat itu Mario Goetze masuk menit 88 menggantikan Miroslav Klose. Goetze mencetak gol penentu Jerman 1-0 lewat tendangan voli di babak tambahan.
Kini Torres mengulang peran serupa. Ia juga pemain pengganti yang memutuskan final. Bedanya, Torres masuk lebih awal di menit 62. Umpan Nico Williams menggantikan peran Andre Schurrle 12 tahun silam.
Dua momen itu sama-sama menorehkan luka dalam bagi Argentina. Skuad Scaloni gagal mengulang sukses Qatar 2022. Generasi emas Messi kembali pulang tanpa trofi.
Catatan Opta: Dua Kekalahan Final lewat Gol Pengganti

Opta mencatat fakta langka ini. Argentina dua kali kebobolan gol penentu dari pemain pengganti di final Piala Dunia. Kedua momen berujung kekalahan telak.
Data itu diperkuat laporan Optimaise News yang menelusuri arsip final. Tidak ada tim lain yang mengalami pola identik sebanyak dua kali. Spanyol dan Jerman memanfaatkan celah rotasi lawan dengan sempurna.
Statistik ini mempertegas kerentanan mental Argentina di babak krusial. Cadangan lawan seringkali lebih segar. Fokus skuad Scaloni longgar di fase penentuan.
Empat Kali Runner-up, Argentina Setara Rekor Jerman
Kekalahan ini membuat Argentina empat kali menjadi runner-up Piala Dunia. Mereka menyamai rekor Jerman yang juga empat kali kalah di final. Prestasi manis 2022 kini dibayangi catatan pahit.
Final sebelumnya yang gagal terjadi pada 1930, 1990, dan 2014. Kini 2026 menambah daftar itu. Spanyol sukses mencegah back-to-back juara bagi Albiceleste.
Rekor ini menjadi ironi bagi generasinya. Mereka punya talenta melimpah tapi gagal di pentas puncak. Sejarah mencatat Jerman butuh waktu lama untuk bangkit dari status serupa.
Dampak bagi Generasi Scaloni Usai Gagal Back-to-Back
Lionel Scaloni menghadapi ujian berat usai gagal mempertahankan gelar. Generasi yang dibangun sejak 2019 kini diambang evaluasi. Beberapa pemain senior mendekati akhir karier internasional.
Kegagalan back-to-back meninggalkan luka psikologis. Skuad yang juara Euro 2024 di pihak Spanyol justru semakin solid. Argentina harus merombak strategi menjelang kualifikasi berikutnya.
Penggemar di Buenos Aires merasakan duka mendalam. Harapan juara bertahan pupus di tangan cadangan Spanyol. Regenerasi menjadi agenda mendesak bagi AFA.
Tanya Jawab Final Piala Dunia 2026
Siapa pencetak gol kemenangan Spanyol di final Piala Dunia 2026?
Ferran Torres mencetak gol penentu di menit 106 dari umpan Nico Williams. Ia masuk sebagai pengganti menit 62.
Apakah Argentina pernah kalah final lewat gol pemain pengganti sebelumnya?
Ya. Pada final 2014 di Maracana, Mario Goetze yang juga pemain cadangan mencetak gol penentu Jerman 1-0.
Berapa kali Argentina menjadi runner-up Piala Dunia setelah final 2026?
Empat kali. Mereka kini setara dengan rekor Jerman sebagai runner-up terbanyak.
Di mana final Piala Dunia 2026 digelar?
Stadion New York/New Jersey. Laga berlangsung Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.







