Bus atap terbuka bertuliskan Kings of the World dengan dua bintang gelar 2010 dan 2026 jadi pusat parade kepulangan La Roja. Skuad Spanyol tiba di Madrid Senin, 20 Juli 2026 waktu setempat. Rute kota berubah jadi lautan merah-kuning di hadapan hampir 2 juta warga.
Inti artikel
- Bus atap terbuka bertuliskan Kings of the World dengan dua bintang gelar 2010 dan 2026 jadi pusat parade kepulangan La Roja
- Skuad Spanyol tiba di Madrid Senin, 20 Juli 2026 waktu setempat
- Rute kota berubah jadi lautan merah-kuning di hadapan hampir 2 juta warga
Polisi Spanyol memperkirakan angka itu memadati jalan. Pemain bernyanyi, menari, dan melempar bola ke kerumunan sepanjang rute. Euforia langsung meledak sejak bus mulai bergerak.
Penghormatan Negara di Zarzuela dan Moncloa Sebelum Parade
Sebelum arak-arakan, skuad diterima Raja Felipe VI di Istana Zarzuela. Raja memeluk pemain satu per satu sebagai tanda apresiasi resmi. Keluarga kerajaan hadir lengkap memberi sambutan hangat.
Usai Zarzuela, rombongan menuju Kompleks Moncloa. Perdana Menteri Pedro Sánchez memimpin sambutan kehormatan di sana. Ia menekankan kebanggaan nasional atas gelar dunia kedua Spanyol.
Kedua tokoh negara memberi ucapan selamat langsung. Momen ini jadi fondasi formal sebelum euforia jalanan. Optimaise News mencatat urutan penghormatan itu sebagai bagian rutin protokol juara dunia.
Bus Kings of the World: Dua Bintang, Lambaian, dan Bola ke Suporter

Bus atap terbuka itu dihiasi dua bintang besar. Bintang pertama menandai gelar 2010. Bintang kedua merayakan kemenangan 2026. Tulisan Kings of the World terpampang jelas di sisi kendaraan.
Pemain berdiri di atas bus sambil melambaikan tangan. Mereka bernyanyi lagu kemenangan bersama. Beberapa menari singkat di atap yang terbuka lebar.
Bola dilontarkan ke kerumunan berulang kali. Suporter berebut bola yang dilempar Ferran Torres dan rekan-rekannya. Rodri sempat mengangkat trofi tinggi agar terlihat dari jauh.
Interaksi ini membuat jarak antara skuad dan warga lenyap. Setiap lambaian dijawab sorak-sorai. Bus melaju pelan biar momen itu lebih lama dinikmati.
Dari Moncloa ke Plaza de Cibeles: Rute yang Memerah
Parade berangkat dari Moncloa menuju Plaza de Cibeles. Rute itu pusat perayaan olahraga Madrid sejak lama. Bendera merah-kuning memenuhi trotoar dan jembatan penyeberangan.
Warga berdiri berdesakan di sisi jalan. Banyak yang naik ke atap mobil atau balkon untuk melihat. Lautan warna Spanyol menutupi aspal sepanjang perjalanan.
Plaza de Cibeles jadi titik akhir yang ramai. Air mancur di sana jadi latar foto skuad. Kerumunan di sini paling padat menurut pantauan polisi setempat.
Euforia Tak Surut Meski Suhu Mencapai 35 Derajat
Suhu udara menyentuh sekitar 35 derajat Celsius. Panas terik tidak meredakan antusiasme massa. Suporter tetap berdiri berjam-jam menunggu bus lewat.
Mereka membawa air minum dan kipas tangan. Namun sorakan justru makin keras saat bus mendekat. Euforia kolektif mengalahkan rasa lelah akibat cuaca.
Anak-anak digendong orang tua agar bisa melihat pemain. Orang lanjut usia duduk di kursi lipat di tepi jalan. Semua tetap bertahan sampai parade usai.
Gelar Kedua Usai 16 Tahun: Penutup Manis Perjalanan La Roja
Gelar dunia 2026 datang 16 tahun setelah kemenangan 2010. Penantian panjang itu berakhir manis di final lawan Argentina. Skor 1-0 lewat gol Ferran Torres di menit 106 jadi penentu.
Rodri meraih momen emas karier dengan mengangkat trofi. Pelatih de la Fuente dilempar ke udara oleh pemain. Perjalanan La Roja dari kualifikasi sampai final ditutup parade ini.
Plaza de Cibeles jadi saksi penutup manis itu. Skuad meninggalkan bus dengan senyum lelah tapi bangga. Madrid menutup hari dengan nyanyian kemenangan yang masih terdengar malam itu.
Tanya Jawab Seputar Parade Spanyol
Kapan skuad Spanyol tiba di Madrid untuk parade juara dunia?
Skuad Spanyol tiba di Madrid pada Senin, 20 Juli 2026 waktu setempat sebelum memulai rangkaian penghormatan dan arak-arakan.
Berapa estimasi warga yang memadati rute parade di Madrid?
Polisi Spanyol memperkirakan hampir 2 juta orang memadati rute parade dari Moncloa hingga Plaza de Cibeles.
Apa yang istimewa dari bus yang dipakai La Roja?
Bus atap terbuka bertuliskan Kings of the World dan dihiasi dua bintang yang melambangkan gelar dunia 2010 serta 2026.







