Thailand Hajar Malaysia Sabet 2-0

Thailand vs Malaysia berakhir 2-0 di Piala AFF 2026. Yotsakorn dan Poeiphimai cetak gol, Gajah Putih puncaki Grup B enam poin clean sheet.

Author Image

Adel

Thailand Hajar Malaysia Sabet 2-0

– Thailand mengalahkan Malaysia 2-0 pada laga Piala AFF 2026 dan langsung menempati puncak Grup B. Dua gol sekaligus clean sheet mengunci posisi teratas dengan enam poin penuh setelah dua pertandingan.

Inti artikel

  • Thailand mengalahkan Malaysia 2-0 pada laga Piala AFF 2026 dan langsung menempati puncak Grup B
  • Dua gol sekaligus clean sheet mengunci posisi teratas dengan enam poin penuh setelah dua pertandingan
  • Kiper Kampon Pathomatkkakul menutup peluang lawan di menit-menit penutup

Keunggulan itu dibangun dari penguasaan bola sejak kick off, sementara Malaysia mengandalkan serangan balik yang akhirnya gagal menembus gawang. Kiper Kampon Pathomatkkakul menutup peluang lawan di menit-menit penutup.

Penalti Yotsakorn Buka Keunggulan Thailand vs Malaysia

Skor dibuka pada menit ke-34 lewat eksekusi penalti Yotsakorn Burapha. Pelanggaran Ubaidillah Shamsul di kotak penalti memberi kesempatan itu. Gol tersebut memberi fondasi nyaman bagi skuad Gajah Putih.

Inisiatif penguasaan bola terus dijaga Thailand. Malaysia mencoba memaksimalkan counter, namun lini pertahanan lawan tetap solid. Momentum beralih sepenuhnya ke tuan rumah grup.

Gol Poeiphimai Kunci Kemenangan Beruntun Clean Sheet

Gol Poeiphimai Kunci Kemenangan Beruntun Clean Sheet
Gol Poeiphimai Kunci Kemenangan Beruntun Clean Sheet.

Teerasak Poeiphimai menambah skor di menit ke-56. Umpan Woorachit Kanitsribampen memudahkan penyelesaiannya. Keunggulan 2-0 bertahan hingga peluit akhir berkat penyelamatan Kampon Pathomatkkakul yang mematahkan sisa ancaman Malaysia.

Hasil ini menjadi kemenangan kedua beruntun Thailand di Piala AFF 2026 dengan clean sheet. Sebelumnya mereka sudah menang 5-0 atas Laos, lalu menyapu Malaysia 2-0. Enam poin penuh menggeser Malaysia ke peringkat kedua Grup B.

Susunan inti Thailand menampilkan Pathomatkkakul di bawah mistar, diikuti Narubadin Weerawatnodom, Tom Bihr, Sayriya, dan Otton di lini belakang. Sarach Yooyen, Khamyok, serta Thiangkham mengisi gelandang, sementara Yotsakorn Burapha, Poeiphimai, dan Seksan Ratree menjadi trio depan.

Malaysia menurunkan Azri Ghani sebagai kiper. Raymond, Celvin, Shamsul Ubaidillah, dan Ruventhiran menjaga pertahanan. Mohamadou Sumareh, Haiqal, Sergio Aguero, dan Gunalan di tengah, dengan Sturmer do Reis serta Ahmad di depan. Formasi itu belum mampu mengubah jalannya laga.

Pengalaman dan kematangan skuad Thailand terlihat lebih unggul dibanding lawan berikutnya di Grup B, yaitu Filipina. Optimaise News mencatat bahwa dua kemenangan beruntun ini memberi keleluasaan taktik menjelang laga lanjutan. Pembaca di Indonesia bisa menempatkan hasil tersebut sebagai barometer kekuatan ASEAN saat ini.

Dengan puncak klasemen terjamin sementara, Thailand menunjukkan kontrol penuh dari awal hingga akhir. Malaysia tetap di posisi runner-up grup, tapi perlu penyesuaian cepat agar peluang lolos tidak menipis. Rangkaian hasil 5-0 dan 2-0 menegaskan konsistensi Gajah Putih di fase pembuka turnamen.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.