Kampanye sempurna Spanyol menuju gelar dunia kedua hanya ternoda satu laga. Mereka imbang tanpa gol lawan debutan Afrika di pembuka grup, meski mendominasi penuh sepanjang 90 menit.
Tim asuhan Luis de la Fuente akhirnya angkat trofi Piala Dunia 2026 usai kalahkan Argentina 1-0 di final. Gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu mengantar La Roja raih gelar kedua setelah jeda 16 tahun. Laga puncak digelar di Stadion New York/New Jersey Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Final 120 Menit Berakhir Gol Ferran Torres
Final berlangsung ketat dan penuh tarung fisik. Kedua tim saling mengunci lini tengah hingga waktu normal usai tanpa skor. Argentina bertahan padat, sementara Spanyol terus cari celah di sayap dan area penalti.
Masuk babak tambahan, Ferran Torres muncul sebagai pahlawan. Ia menyambut umpan silang tajam dan menanduk bola ke gawang lawan. Gol itu mematahkan perlawanan Albiceleste dan mengunci skor 1-0 setelah 120 menit penuh ketegangan. Spanyol merayakan kemenangan bersejarah di tanah Amerika.
Momen penentu ini menandai puncak disiplin taktikal tim. Mereka jarang buka ruang bagi lawan untuk serangan balik. Optimaise News mencatat eksekusi Ferran sebagai simbol ketahanan Spanyol di turnamen ini.
Laga Atlanta yang Jadi Satu-satunya Hasil Imbang

Satu-satunya noda muncul di laga pembuka grup. Spanyol ditahan 0-0 oleh Tanjung Verde di Atlanta Stadium pada 15 Juni 2026. Debutan Afrika itu bermain sangat solid di lini belakang dan berhasil meredam gempuran beruntun.
Spanyol menguasai bola hampir sepanjang laga. Namun, finishing mereka blunder berulang. Hasil imbang itu menjadi satu-satunya yang tidak berakhir kemenangan bagi La Roja sepanjang kampanye. Di luar itu, mereka tak terkalahkan dan jarang diganggu.
Tanjung Verde kemudian juga menahan Argentina tanpa kalah di 90 menit reguler sebelum tersingkir. Prestasi debutan ini bikin mereka diingat sebagai batu sandungan dua finalis. Fakta cuma Tanjung Verde yang tak bisa dibobol dan ditaklukkan Spanyol di fase grup jadi catatan unik turnamen.
27 Percobaan Tembakan Gagal Tembus Vozinha
Data FIFA menunjukkan Spanyol melepas 27 percobaan tembakan di laga Atlanta. Hampir semua diarahkan ke area penalti. Namun, kiper Tanjung Verde Vozinha berdiri gagah dan melakukan tujuh penyelamatan penting demi clean sheet.
Tim Afrika hanya menghasilkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Mereka fokus total pada blok dan counter sederhana. Dominasi Spanyol yang masif gagal diubah menjadi gol karena ketajaman Vozinha di bawah mistar.
Penampilan kiper itu jadi sorotan besar. Ia meredam tembakan jarak dekat maupun freestyle dari jarak jauh. Spanyol pulang dengan poin satu meski menguasai statistik penuh. Laga ini jadi pengingat bahwa dominasi bola tidak selalu berbuah skor.
Deretan Kemenangan Mulus Usai Noda Pembuka
Usai imbang di Atlanta, Spanyol bangkit telak. Mereka hajar Arab Saudi 4-0 dengan pola serangan cepat. Lalu unggul tipis atas Uruguay 1-0 berkat konversi set piece yang rapi.
Di babak 16 besar, Austria dikalahkan 3-0. Spanyol main lepas dan ciptakan banyak peluang jelas. Perempat final membawa mereka hadapi Portugal, yang ditaklukkan 1-0 lewat gol tunggal di babak kedua.
Semifinal lawan Belgia berakhir 2-1. Lalu final Eropa internal kontra Prancis dimenangkan 2-0. Deretan skor itu memperlihatkan konsistensi Spanyol setelah lolos dari jebakan pembuka. Setiap laga usai noda Tanjung Verde berakhir kemenangan tanpa drama berlebih.
Satu Gol Kebobolan Sepanjang Turnamen dari Belgia
Sepanjang Piala Dunia 2026, gawang Spanyol hanya jebol sekali. Charles de Ketelaere dari Belgia yang berhasil mencetak gol itu di semifinal. Di luar laga itu, kiper Spanyol menjaga clean sheet sempurna.
Fakta ini menegaskan kekuatan lini belakang mereka. Pertahanan padat digabung pressing tinggi membuat lawan kesulitan ciptakan peluang. Hanya Belgia yang mampu tembus, itupun dibalas dua gol balasan.
Gelar juara dunia kedua Spanyol datang 16 tahun setelah sukses 2010. Di bawah Luis de la Fuente, mereka tampil lebih matang dan efisien. Kampanye hampir sempurna ini jadi bukti bahwa satu laga imbang tidak menghalangi puncak tertinggi.
Tanya Jawab Seputar Juara Piala Dunia Spanyol 2026
Siapa pencetak gol penentu Spanyol di final lawan Argentina?
Ferran Torres yang mencetak gol tunggal setelah 120 menit di Stadion New York/New Jersey.
Tim mana satu-satunya yang menahan imbang Spanyol di turnamen ini?
Tanjung Verde lewat hasil 0-0 di Atlanta Stadium pada 15 Juni 2026, meski Spanyol melepas 27 tembakan.
Berapa kali gawang Spanyol jebol sepanjang Piala Dunia 2026?
Hanya satu kali, dicetak Charles de Ketelaere dari Belgia di semifinal.
Kapan Spanyol terakhir juara dunia sebelum 2026?
Tahun 2010, sehingga gelar terbaru ini datang setelah jeda 16 tahun di bawah pelatih Luis de la Fuente.







