Serang, Optimaise News – Duo pemain Timnas Indonesia bikin juara bertahan goyah. Fortuna Sittard menahan imbang PSV Eindhoven 2-2 pada laga pembuka Eredivisie 2026/2027 di Phillips Stadium, Minggu (9/8/2026) dini hari WIB, setelah Ole Romeny mencetak gol debut resmi dan Justin Hubner menyelesaikan 90 menit sebagai bek tengah.
Inti artikel
- Duo pemain Timnas Indonesia bikin juara bertahan goyah
- Hasil imbang itu merampas tiga poin yang sempat di depan mata tuan rumah
- Skor berganti 1-0, 1-1, 2-1, lalu 2-2 di injury time lewat tembakan Edouard Michut
Hasil imbang itu merampas tiga poin yang sempat di depan mata tuan rumah. Skor berganti 1-0, 1-1, 2-1, lalu 2-2 di injury time lewat tembakan Edouard Michut. Optimaise News merangkum kronologi dan dampak penampilan duo Indonesia di Phillips Stadium.
Debut resmi Romeny langsung ledakan di menit 10
Romeny diturunkan sebagai starter usai status pinjaman dari Oxford United. Laga psv vs fortuna sittard itu jadi ujian resmi pertamanya di Eredivisie musim baru. Fortuna mengandalkan formasi yang di sejumlah laporan disebut 5-3-2 atau 3-4-2-1, dengan Hubner mengisi tengah lini belakang.
Gol pembuka datang cepat. Tendangan gawang Fortuna mengarah ke area penalti PSV. Ryan Flamingo sempat menguasai bola, lalu salah hitung backpass. Romeny merebut dan langsung melepaskan tembakan ke gawang Matej Kovar. Skor 1-0 bertahan hingga istirahat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, momen itu langsung jadi sorotan. Romeny tidak hanya mencetak, tetapi menunjukkan kesiapan fisik di lawan yang baru saja dinobatkan juara bertahan dengan margin jauh di musim lalu.
Flamingo tebus blunder, Fernandez bawa PSV unggul sementara

PSV menurunkan skuad utama dengan formasi 4-2-3-1. Tekanan meningkat di babak kedua. Di menit ke-55, Flamingo menebus blunder babak pertama. Ia menyundul bola korner Ivan Perisic di tiang jauh hingga skor 1-1.
Pada menit ke-79 giliran Noah Fernandez. Serangan balik PSV memecah barisan Fortuna. Bola jatuh di kakinya, lalu dicungkil melewati Mattijs Branderhorst. Skor 2-1 membuat Phillips Stadium tenang sejenak. Tuan rumah tampak dekat dengan kemenangan pembuka.
Perbandingan intensitas jelas. Setelah jeda, penguasaan dan tembakan PSV lebih tajam. Fortuna bertahan lebih padat, mengandalkan soliditas bek tengah termasuk Hubner, sambil menunggu peluang counter.
Tembakan Michut injury time curi poin untuk Fortuna
Drama belum selesai. Di menit ke-92 Edouard Michut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke pojok gawang dan menyamakan 2-2. Poin curian itu menyelamatkan Fortuna Sittard di laga pembuka.
Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, PSV sebagai juara bertahan memang dituntut meraih tiga angka di rumah sendiri. Kegagalan itu jadi peringatan awal musim, meski dominasi bola masih berpihak pada tuan rumah di banyak fase babak kedua.
Konteks formasi Fortuna jadi faktor. Dengan Hubner di poros bela, tim tamu relatif kompak saat menahan tekanan akhir laga. Bola kedua dan rebound dari area tengah kerap dimanfaatkan untuk keluar dari tekanan, hingga Michut menemukan ruang tembak dari jarak jauh.
Duo Indonesia selesaikan 90 menit laga pembuka Eredivisie
Romeny dan Hubner sama-sama main penuh. Gol debut Romeny jadi catatan impresif, sementara Hubner tampil starter full 90 menit di depan penonton Philips. Line-up Fortuna di sejumlah laporan menempatkan Hubner, S. van Ottele, L. Pinto di belakang, dengan Romeny dan Lequincio Zeefuik di sektor serang.
Dampak untuk pembaca penggemar Eredivisie Indonesia cukup langsung. Penampilan duo itu menandai pembuka musim yang memikat, sejalan dengan minat pencarian seperti ajax vs fortuna sittard atau feyenoord vs fortuna sittard di laga-laga berikutnya. Narasi poin curian versus juara bertahan juga membedakan laga ini dari sekadar hasil imbang biasa.
Perbandingan penampilan penuh duo Indonesia versus tekanan tuan rumah terasa di babak kedua. Ketika PSV membalik skor, soliditas lini belakang Fortuna tetap menjaga kerapatan. Itu memberi ruang counter hingga equalizer injury time. Menjelang laga seperti fortuna sittard vs twente di jadwal berlanjut, fondasi bela balik ini akan diuji ulang.







