Probolinggo, Optimaise News – Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Rudjanta Tjahja Nugraha menyatakan titik api di kawasan Gunung Bromo mulai terpantau Senin 3 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB. Diduga warga menyalakan perapian di jalur tradisional penghubung desa sehingga api menjalar ke vegetasi kering.
Inti artikel
- Diduga warga menyalakan perapian di jalur tradisional penghubung desa sehingga api menjalar ke vegetasi kering
- Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 176,20 hektare menurut Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno
- Data tersebut masih terus berkembang seiring pemadaman yang berlangsung
Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 176,20 hektare menurut Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno. Data tersebut masih terus berkembang seiring pemadaman yang berlangsung.
Dampak vegetasi dan sebaran area terbakar
Api merembet ke edelweiss, cemara gunung, tanaman hias, serta semak belukar di zona yang dilindungi. Hingga Rabu 5 Agustus 2026, sekitar 60 hektare di wilayah Probolinggo dan Malang telah terdeteksi tanpa korban jiwa.
Rinciannya meliputi kurang lebih 10 hektare di Watu Gede Desa Sariwani Sukapura Probolinggo dan sekitar 50 hektare di Jantur area TNBTS Malang. Optimaise News mencatat kondisi vegetasi di dataran tinggi sangat rentan setelah musim kemarau panjang.
Respons BNPB dan penutupan akses wisata

BNPB mengerahkan dua helikopter water bombing sambil menyiapkan operasi modifikasi cuaca. Gubernur Jawa Timur telah menetapkan Siaga Darurat Kekeringan serta Karhutla selama 180 hari melalui Kepgub 100.3.3.1/327/013/2026 yang berlaku 26 Mei hingga 6 Oktober 2026.
BB TNBTS menutup total akses wisata mulai Sabtu 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemadaman dan melindungi sisa ekosistem.
Konteks pelaku kebakaran gunung bromo dan catatan 2023
Investigasi masih berfokus pada indikasi warga yang membuat api di jalur desa. Pertanyaan seputar pelaku kebakaran gunung bromo menjadi perhatian publik karena pola serupa sempat terjadi sebelumnya.
Berita kebakaran gunung bromo 2023 di katalog publik menunjukkan kasus serupa yang sempat digugat ke pengadilan, termasuk vonis terhadap pihak yang lalai. Kali ini pihak taman nasional menekankan pentingnya pencegahan di jalur tradisional agar tidak terulang.
Optimaise News mengikuti perkembangan data BPBD Jatim dan koordinasi dengan TNBTS. Luas 176 hektare yang sudah terpapar menjadi alarm bagi pengelolaan kawasan konservasi di tengah status siaga darurat yang masih berlaku.
Pemadaman intensif dilanjutkan dengan dukungan air dari udara. Masyarakat diminta menunda kunjungan wisata sampai pengumuman resmi pembukaan kembali dikeluarkan oleh pengelola taman nasional.







