Serang, Optimaise News – Neymar menjadi pengatur tempo saat Santos vs Macara berakhir 2-1 pada leg pertama 16 besar Copa Sudamericana 2026 di Stadion Vila Belmiro, Kamis 13 Agustus 2026. Dua umpannya jadi gol sah, sementara dua penyelesaian Gabriel Barbosa alias Gabigol di babak kedua dibatalkan wasit karena offside.
Inti artikel
- Dua umpannya jadi gol sah, sementara dua penyelesaian Gabriel Barbosa alias Gabigol di babak kedua dibatalkan wasit karena offside
- Tim tamu sempat unggul lewat belokan lutut Franco Posse
- Comeback tuan rumah baru tuntas ketika William Arao menyundul tendangan sudut Neymar di tiang dekat
Tim tamu sempat unggul lewat belokan lutut Franco Posse. Comeback tuan rumah baru tuntas ketika William Arao menyundul tendangan sudut Neymar di tiang dekat. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, hasil itu memberi Peixe keunggulan agregat menjelang laga balasan di Ambato, Ekuador.
Kejutan Posse menit kedua di Vila Belmiro
Publik kandang belum sempat menata napas ketika Macara sudah unggul. Pada menit ke-2, Mateo Viera mengirim umpan silang dan Posse, penyerang Uruguay, membelokkan bola dengan lutut ke gawang Santos.
Skor 0-1 itu memaksa tuan rumah mengejar sejak awal. Dominasi penguasaan bola segera berpindah ke Peixe, tetapi finishing masih tertahan garis belakang Macara.
Setara lewat sentuhan pertama Neymar ke Gabigol
Tekanan kandang baru berbuah menjelang istirahat. Menit ke-44, Neymar memberi operan sentuhan pertama yang langsung diselesaikan Gabigol. Kedudukan berubah 1-1.
Itu assist pertama Neymar di malam itu. Pola yang sama kelak berulang dari situasi bola mati, bukan hanya dari open play.
Dua gol offside dan tekanan babak kedua
Setelah jeda, Gabigol sempat merayakan gol pada menit ke-48 dan ke-55. Wasit menganulir keduanya karena posisi offside. Kontrasnya jelas: Neymar terus menciptakan peluang, tetapi dua penyelesaian yang terlihat sah justru hilang di meja keputusan garis.
Narasi malam itu bukan hanya soal pahlawan kreator. Ada dua assist yang dihitung dan dua gol yang dihapus. Penonton Vila Belmiro melihat tekanan beruntun tanpa skor berubah sampai seperempat jam terakhir.
Sundulan Arao dari tendangan sudut Neymar
Menit ke-75, Neymar mengeksekusi sepak pojok. Arao menyundul di tiang dekat dan skor menjadi 2-1. Assist kedua Neymar lahir dari bola mati, pelengkap umpan terbuka ke Gabigol di babak pertama.
Urutan visualnya sederhana: lutut Posse di awal, sentuhan pertama Neymar ke Gabigol, dua kali bendera offside, lalu kepala Arao di tiang dekat. Dalam rangkuman Optimaise News, itu alasan laga ini naik jadi tren pencarian, bukan hanya karena skor akhir.
Keunggulan agregat menjelang laga Ambato
Kemenangan 2-1 menempatkan Santos unggul agregat sebelum bertandang ke markas Macara di Ambato. Leg kedua akan menentukan siapa yang lolos ke babak berikutnya.
Jalan ke 16 besar sendiri sudah terbentang sejak playoff. Pada 28 Juli 2026 Santos menjamu Universidad Central di Urbano Caldeira pukul 21.30 waktu setempat dan menang 4-2 setelah unggul 4-1 di Venezuela, agregat 8-3. UCV sempat unggul 19 detik lewat Samuel Sosa karena kesalahan Adonis Frías; balasan Santos antara lain dari Miguelito, Gabigol, Gabriel Menino, dan Rony. Wasit Carlos Benitez dari Paraguay didukung VAR Ulises Mereles. xG Santos 2,41 pada leg pertama di Venezuela tercatat sebagai xG tandang tertinggi kedua klub itu di Copa Sudamericana sejak 2013. Dari 12 gol kompetisi musim ini, 11 lahir dari open play.
| Menit / tahap | Peristiwa | Pemain |
|---|---|---|
| 2 | Gol belokan lutut, 0-1 | Franco Posse (umpan Mateo Viera) |
| 44 | Gol 1-1, assist open play | Gabigol (umpan Neymar) |
| 48 dan 55 | Gol dianulir offside | Gabigol |
| 75 | Gol 2-1, sundulan tiang dekat | William Arao (corner Neymar) |
| 28 Juli 2026 | Playoff UCV 4-2, agregat 8-3 | Miguelito, Gabigol, Menino, Rony |
Pola comeback berulang: kecolongan cepat lawan UCV maupun Macara, lalu Neymar dan lini serang membalik skor. Ambato akan menguji apakah keunggulan satu gol cukup tanpa mengarang prediksi di luar hasil yang sudah tercatat.







