Bali, Optimaise News – Bali United kalah 1-2 dari Sabah FC pada pembuka Dewata Challenge Series 2026, Kamis 13 Agustus 2026 malam WIB, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Gol tamu datang dari Park Jung-bin (menit 17) dan Gonzalo Di Renzo (45+1), sedangkan satu-satunya gol tuan rumah dicetak Rahmat Arjuna di menit 22.
Inti artikel
- Kekalahan kandang itu menjadi ujian pertama skuad anyar Johnny Jansen menjelang duel dengan Persib Bandung
- Babak pertama terbuka sejak menit awal
- Tuan rumah sempat membalas lewat aksi individu Rahmat Arjuna di sisi kanan dan percobaan Teppei Yachida, belum menghasilkan gol
Kekalahan kandang itu menjadi ujian pertama skuad anyar Johnny Jansen menjelang duel dengan Persib Bandung. Transisi cepat tamu memaksa lini belakang Serdadu Tridatu bekerja ekstra, dan evaluasi pelatih serta kapten Brandon James Wilson menjadi bahan pramusim sebelum babak berikutnya.
Kronologi Gol: Unggul Tamu, Imbang Arjuna, Lalu Sundulan Injury Time
Babak pertama terbuka sejak menit awal. Ancaman Park Jung-bin diblok Thijmen Goppel, lalu tembakan lain masih menyamping dari jangkauan Mike Hauptmeijer setelah kesalahan operan Joao Silva. Tuan rumah sempat membalas lewat aksi individu Rahmat Arjuna di sisi kanan dan percobaan Teppei Yachida, belum menghasilkan gol.
Kebuntuan pecah menit 17. Sepakan terukur Park Jung-bin masuk ke sudut kiri gawang dan membuat Sabah unggul 1-0. Lima menit kemudian Arjuna menyamakan 1-1 dengan tembakan melengkung. Menjelang jeda, tepatnya 45+1, Di Renzo memanfaatkan umpan silang kapten Dominic Tan dan menipu kiper hingga skor 2-1 bertahan sampai peluit panjang.
Sumber berbeda mencatat menit pembuka gol pertama (17 atau 18). Yang konsisten adalah pola yang sama: tamu lebih dulu memimpin, tuan rumah sempat imbang, lalu keunggulan Sabah dikunci sebelum turun minum. Babak kedua Bali United menaikkan tekanan, tetapi tidak ada gol tambahan.
Skuad Starter Jansen vs Formasi Sabah di Gianyar

Jansen menurunkan komposisi yang ia anggap terkuat. Susunan starter Bali United: Hauptmeijer; Joao Ferrari, Lam, Geypens, Goppel; Wilson (kapten), Yachida, Queven; Balik, R. Arjuna, Raven. Nama baru seperti Tim Geypens dan Jean Raven langsung mendapat menit dari kick-off.
Sabah juga menurunkan inti: Juan Flere; Rawilson, Ingham, Dominic Tan (kapten), Enrique Lopez; Halim, Danel, Fayadh, Park Jungbin; Miguel Cifuentes, Gonzalo Di Renzo. Dualisme nama Park Jung-bin atau Jung Bin Park merujuk pemain yang sama yang membuka skor.
Jam kick-off berbeda antar platform. AFU.id menulis 19.30 WIB, detikcom 19.00 WIB, sedangkan situs resmi klub memakai 20.30 WITA. Bagi pembaca di Bali, 20.30 WITA setara 19.30 WIB. Siaran tersedia di Indosiar, plus streaming Vidio dan YouTube RANS Entertainment, berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News.
Evaluasi Jansen dan Wilson Usai Kekalahan Pramusim
Pelatih tidak menyangkal hasil. Ia menempatkan pertandingan sebagai laboratorium, bukan akhir musim. “Hal pertama yang perlu dipahami bahwa ini pre season dan kami belajar dari pertandingan ini. Pertandingan ini juga banyak hal yang bisa dipelajari dalam hal membangun serangan, membentuk pertahanan, melakukan organisasi dalam tim dan menjalankan taktikal dengan bola. Intinya kami belajar untuk terus bertumbuh menjadi lebih baik,” ujar Johnny Jansen.
Ia menilai lawan berlevel bagus, tempo lebih cepat, dan intensitas latihan perlu dinaikkan. Jansen juga merasa Bali United seharusnya mendapat penalti dan lebih menguasai babak kedua, tetapi gagal mengubah tekanan menjadi gol. Kapten Brandon James Wilson menyebut Sabah salah satu lawan pramusim terberat, dengan gaya permainan yang sudah lebih terbentuk dibanding tahun lalu.
Dalam rangkuman Optimaise News, keluhan penalti dan catatan peluang awal (blok Goppel serta umpan silang yang dimanfaatkan Di Renzo) membentuk satu gambar: tuan rumah sempat hidup, lalu kehilangan kendali di zona transisi. Itu bahan evaluasi konkret sebelum menghadapi Maung Bandung.
Jadwal Sisa Dewata Challenge: Sabah Dulu, Lalu Persib
Setelah Gianyar, Sabah FC dijadwalkan menantang Persib Bandung pada Sabtu 15 Agustus 2026. Bali United bertemu Persib pada Selasa 18 Agustus 2026. Urutan itu memberi ruang 4-5 hari bagi Jansen menata ulang kombinasi gelandang dan lini depan.
Bagi pendukung, rangkaian ini lebih dari skor persahabatan. Skuad sedang menimbang pemain baru, tempo kompetisi, dan organisasi tanpa bola. Kekalahan 1-2 tidak menutup jendela latih, tetapi menandai bahwa transisi cepat tamu Asia Tenggara sudah bisa menghukum satu-dua kesalahan operan di kandang sendiri.







