Ruben Onsu: Trauma 11 Tahun, CCTV Dipicu Ubah Jadwal Hotel Ritz

Ruben Onsu akui trauma dan bongkar pemicu CCTV dengan Sarwendah: ganti hari transit Ritz Carlton tiga kamar, regulasi hotel, dan sikap diam saat cekcok.

Author Image

Dyah

Ruben Onsu: Trauma 11 Tahun, CCTV Dipicu Ubah Jadwal Hotel Ritz

Presenter Ruben Onsu mengaku trauma setelah video rekaman CCTV pertengkarannya dengan mantan istri, Sarwendah, diunggah ke Instagram @sarwendah29. Dalam live TikTok yang diunggah ulang akun @cantiknya83 dan dilansir 3 Agustus 2026, ia menjabarkan pemicu teknis di balik adegan cekcok hingga saling dorong yang sempat dipisahkan keluarga.

Inti artikel

  • Rekaman itu sendiri disebut terjadi 4 Maret 2024 pukul 21.20 WIB di rumah lama kawasan Pondok Indah
  • Ruben menjelaskan, masa sewa rumah lama hampir habis dan rumah baru belum siap
  • Keluarga diminta transit sementara ke hotel atau apartemen selama sekitar sebulan

Menurut pantauan Optimaise News, fokus klarifikasinya bukan sekadar membantah viral, melainkan menjelaskan mengapa permintaan ubah hari transit hotel meledak jadi ribut besar, sambil menyinggung rasa trauma selama pernikahan. Rekaman itu sendiri disebut terjadi 4 Maret 2024 pukul 21.20 WIB di rumah lama kawasan Pondok Indah.

Pemicu awal: rencana transit apartemen tiga kamar

Ruben menjelaskan, masa sewa rumah lama hampir habis dan rumah baru belum siap. Keluarga diminta transit sementara ke hotel atau apartemen selama sekitar sebulan.

Ia menempatkan keluarga di apartemen Ritz Carlton dengan tiga kamar. “Jadi CCTV itu dia datang ke toilet, kita lagi bxxxr. Dia mau pindah hari, jadi itu mau pindah-pindahan tuh. Nah selama rumah belum jadi minta transit dulu yaudah gue taro di Ritz Carlton,” kata Ruben Onsu.

Ia menantang publik menghitung biaya sewa. “Bayangin lo Ritz Carlton lo taro keluarga lo sebulan tuh. Gue taro di apartemen Ritz Carlton tiga kamar nah dihitung deh lo cari di google,” ujarnya. Penelusuran media menyebut kisaran sewa unit sejenis Rp35 juta hingga Rp150 juta per bulan, bergantung ukuran dan fasilitas. Versi Sarwendah menyebut pesanan apart-hotel sekitar Rp120 juta, sementara ia sempat mengusulkan kembali ke rumah lama karena kondisi keuangan.

Regulasi hotel yang diketahui Ruben dari pengalaman kerja

Sarwendah meminta jadwal pindah diubah. Dalam keterangannya, ia ingin tanggal 8 digeser ke 12 agar anak-anak menikmati sisa libur sekolah, plus minta kontak marketing agar bisa mengurus sendiri.

Ruben menolak buru-buru menyetujui. Bekas staf hotel, ia paham pindah hari di properti berbintang tak sama dengan kos teman. “Nah dia pindah hari gue bilang tunggu dulu kan pindah hari di hotel itu bukan kayak kos-kosan temen gue. Tanya dulu bisa atau nggak, harinya dia minta dipindah gue lupa dimajuin atau dimundurin,” katanya. Ia menambahkan, karena pengalaman kerja hotel, regulasi peak season sudah ia pahami.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, juga menempatkan perbedaan tanggal pindahan sebagai awal ketegangan yang terekam. Dari sisi Sarwendah, penolakan itu menjadi pemicu visual ledakan, meski ia menekankan amarahnya akumulasi persoalan sekitar 11 tahun, termasuk dugaan perselingkuhan yang diucapkan di dalam video.

Klaim trauma dan sikap diam saat cekcok

Saat permintaan ganti tanggal tidak dikabulkan, Ruben menggambarkan Sarwendah marah meledak-ledak. Ia memilih pergi untuk menghindar. Tangan dibiarkan diam. Ia menekankan tak ingin melakukan kekerasan.

“Wuaah marah. Semua marah, meledak,” tutur Ruben di live. “Gue pergi karena menghindar. (Dia) Nahan gue, tangan gue diem, gue enggak mau lakuin kekerasan,” imbuhnya. Adegan itu yang kini viral memperlihatkan cekcok hingga dorongan, dengan anggota keluarga melerai.

Ruben mengaitkan unggahan video dengan rasa trauma yang ia bawa dari masa pernikahan. Ia menyebut dulu sering mengalah dan minta maaf dulu, entah benar atau salah, sebelum akhirnya memilih bersuara. Optimaise News mencatat, sintesis ini menyatukan detail teknis hotel dengan pengakuan emosional yang jarang digabung utuh di satu narasi.

Peran orang tua Sarwendah melerai di lokasi

Dalam rekaman, ibunda Sarwendah, Rospita Tjoa, tampak melerai. Ruben menilai sikap ibu mertua itu baik dan menenangkannya.

“Tapi ibunya baek, bener ibunya. Ibunya yang nyuruh gue sabar, dia ngomong,” kata Ruben Onsu. Momen itu menjadi kontras dengan ketegangan antara pasangan: pihak keluarga mencoba meredam, sementara isu tanggal pindahan sudah memanas.

Minola Sebayang sebelumnya memakai potongan video untuk membantah klaim bahwa tidak pernah ada ribut di depan anak. Sarwendah kemudian mengunggah versi lebih utuh di Instagram, lengkap dengan konteks keuangan dan tudingan di dalam rekaman: “Lu udah ketahuan selingkuh, terus selingkuhan lu udah nikah, lu jangan sedih. Habis itu lu baru balik.”

Konteks live TikTok Ruben usai video diunggah

Video CCTV diunggah Sarwendah sekitar Minggu 2 Agustus 2026. Ruben merespons lewat live TikTok Senin 3 Agustus 2026. Ringkasan ulang beredar lewat akun @cantiknya83 dan dilansir banyak media pada 3, 4 Agustus 2026.

Timeline singkat: 4 Maret 2024 kejadian di Pondok Indah; Agustus 2026 unggahan Instagram dan klarifikasi live; Ruben menekankan regulasi hotel, biaya transit, dan trauma; Sarwendah menekankan akumulasi 11 tahun dan dugaan selingkuh di dalam rekaman. Pembaca mendapat dua sudut yang berangkat dari pemicu yang sama, yaitu rencana pindah sementara, lalu bercabang ke emosi dan tuduhan yang lebih luas.

FAQ
Apa pemicu awal menurut Ruben Onsu?
Rencana transit sebulan di apartemen Ritz Carlton tiga kamar, lalu permintaan Sarwendah mengubah hari pindah yang ditolak sementara karena regulasi hotel.
Kapan dan di mana rekaman CCTV itu?
Disebut 4 Maret 2024 pukul 21.20 WIB di rumah lama kawasan Pondok Indah, diunggah ulang di Instagram @sarwendah29 awal Agustus 2026.
Apa yang Ruben klaim soal sikapnya saat ribut?
Ia pergi menghindar, tangan diam, tidak mau melakukan kekerasan, dan menilai ibunda Sarwendah yang meminta dirinya sabar.
Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.