Optimaise News mencatat Raul Fernandez berhasil mengalahkan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di balapan utama Qatar Airways Grand Prix Inggris 2026 di Silverstone. Pemenang sebelumnya menjadi yg ke-12 di Silverstone setelah finis dalam waktu 39 menit 45,930 detik.
Inti artikel
- Aprilia Racing berhasil menguasai seluruh podium dengan tiga motor RS-GP mereka, menandai dominasi berlapis di putaran terakhir paruh pertam
- Raul Fernandez mengambil kendali sejak mulai balapan setelah kesalahan awal Martin di tikungan pertama
- Dia unggul terus hingga finis, bahkan merangkul kemenangan Grand Prix kedua dalam kariernya musim 2026
Aprilia Racing berhasil menguasai seluruh podium dengan tiga motor RS-GP mereka, menandai dominasi berlapis di putaran terakhir paruh pertama musim ini.
Podium Murni Aprilia Usai 20 Lap Panas di Silverstone
Raul Fernandez mengambil kendali sejak mulai balapan setelah kesalahan awal Martin di tikungan pertama. Dia unggul terus hingga finis, bahkan merangkul kemenangan Grand Prix kedua dalam kariernya musim 2026.
Posisi kedua diraih Jorge Martin yang merasa panas ban dan kesulitan mengejar lapangan. Sementara Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing naik ke podium ketiga setelah mempertahankan posisi ketat di fase akhir.
Kemenangan ini menjadi bukti kuat motor Aprilia yang kompetitif di Silverstone. Dua poin penting dari hasil ini memperkuat keragaman hasil akhir pekan di balap MotoGP.
Gagal Sprint ke Dominasi Race: Jejak Fernandez #25
Di sesi sprint sebelumnya, Martin memang menguasai podium dengan meraih kemenangan dominan setelah merebut posisi pole. Ai Ogura dan Marco Bezzecchi melengkapi tiga besar sprint tersebut.
Raul Fernandez awalnya kehilangan kesempatan di sprint karena crash di tikungan ke-4. Namun semangatnya untuk race utama membuahkan hasil saat dia tak terbendung membangun keunggulan dari jarak dekat.
Hasil ini menunjukkan Aprilia bisa mengisi tiga podium lagi di balapan panjang. Fernandez kini memiliki jejak yang konsisten di Silverstone dan merasa puas dengan performa motornya.
Perubahan Klasemen: Ogura Turun, Bezzecchi Naik ke Dua
Sesudai GP Inggris, Jorge Martin mempertahankan peringkat teratas dengan 240 poin. Marco Bezzecchi naik ke peringkat dua berkat podium ketiga, sementara Ai Ogura turun ke peringkat tiga setelah crash di lap akhir.
Marc Marquez bertahan di posisi empat dengan 200 poin. Raul Fernandez naik ke peringkat enam dengan koleksi 184 poin dari kemenangannya.
Perubahan ini terjadi di paruh pertama musim yang ketat. Semua pembalap tetap fokus ke ronde berikutnya di Aragon.
Kesalahan Tikungan dan Insiden yang Mengubah Nasib Podium
Alex Marquez kehilangan peluang podium setelah keluar di tikungan pertama. Sementara Francesco Bagnaia terjatuh di tikungan tujuh saat berada di posisi ke-15.
Ai Ogura juga mengaku memacu motornya di titik salah hingga terjatuh akhir lap. Marc Marquez yang finis ketujuh mengatakan dia tak bisa melaju lebih cepat di saat itu.
Insiden-insiden tersebut menunjukkan ketegangan tinggi di Silverstone. Bezzecchi merasa fisiknya terkuras setelah duel ketat melawan Alex Marquez, tetapi ia tetap berhasil bertahan untuk podium.
Menuju Aragon: Apa yang Diincar Para Rider Puncak
Jorge Martin menyatakan dia sangat ingin kemenangan itu dan menjelaskan soal perangkat ride-height device yang memengaruhi awal balapan. Menurutnya ia berhasil mengejar Fernandez meski motornya panas.
Marco Bezzecchi bertekad balik ke performa maksimal di GP berikutnya. Raul Fernandez yang baru menang merasa fokusnya masih ke arah dominasi di silverstone.
Ronde berikutnya akan digelar di Michelin Grand Prix Aragon pada 28-30 Agustus 2026. Para rider puncak kini merencanakan penyesuaian strategi untuk mempertahankan hasil kini.







