Surabaya, Optimaise News – Truk Hino bernomor pelat L 8950 ND yang dikemudikan Agus Wahyudi (47) terguling di Jalan Raya Dupak, Kota Surabaya, Rabu (12/8/2026) sore. Ban pecah di belakang kiri membuat kendaraan ekspedisi bermuatan ratusan paket sepeda gunung dan BMX menutup seluruh badan jalan menuju akses Tol Dupak.
Inti artikel
- Truk Hino bernomor pelat L 8950 ND yang dikemudikan Agus Wahyudi (47) terguling di Jalan Raya Dupak, Kota Surabaya, Rabu (12/8/2026) sore
- Insiden tanpa korban jiwa sempat memacetkan arus menuju Gresik
- Kendaraan melaju ke arah Gresik saat ban belakang kiri tiba-tiba pecah
Insiden tanpa korban jiwa sempat memacetkan arus menuju Gresik. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, petugas gabungan turun untuk mengevakuasi bodi truk dan tumpukan kardus sebelum jalur dibuka kembali.
Cara Ban Pecah Memicu Truk Hino Terguling
Kendaraan melaju ke arah Gresik saat ban belakang kiri tiba-tiba pecah. Kehilangan stabilitas di sisi kiri membuat sasis bergeser dan body box rebah melintang.
Posisi rebah itu menutup hampir seluruh lebar jalur di Dupak. Lalu lintas sore terhenti sementara karena tidak ada ruang manuver di sisi berlawanan.
Hal serupa beda dari kasus truk Fuso oleng di Pantura Tuban yang memicu tabrakan beruntun hingga sopir pikap terjepit. Di Dupak, fokus risiko lebih ke peledakan ban sepihak, bukan benturan multi-kendaraan.
Ratusan Paket Sepeda dalam Kemasan Kardus Tertimbun

Muatan terdiri atas ratusan paket sepeda gunung dan BMX yang dikemas kardus. Barang-barang itu dijadwalkan dikirim ke Gresik lewat jalur ekspedisi.
Saat box terguling, tumpukan kardus bergeser dan sebagian tertimbun di lantai jalan. Kondisi ini menambah pekerjaan evakuasi karena setiap kotak harus diangkat tanpa menambah kerusakan rangka sepeda di dalamnya.
Sepeda gunung dan BMX dalam kardus rentan terhadap kelembaban dan benturan beruntun jika dibiarkan di aspal terbuka terlalu lama. Itulah alasan tim memprioritaskan pemindahan muatan sebelum menyeret bodi truk.
Evakuasi Ribuan Unit Sepeda yang Dilakukan Tim Gabungan
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Posko Terpadu Kasuari, serta Polsek Bubutan tiba di lokasi usai laporan warga beredar lewat video.
Truk boks ekspedisi bermuatan paket terguling di Jalan Raya Dupak memaksa petugas membawa peralatan angkat tambahan. Kardus disusun ulang ke area aman sambil jalur dialihkan sementara.
Optimaise News mencatat dari keterangan sumber bahwa tidak ada laporan korban jiwa. Fokus utama hanya pemulihan arus dan pengamanan barang kiriman.
Tidak Ada Korban Jiwa, Arus Lalu Lintas Lalu Macet
Sopir Agus Wahyudi selamat. Tidak ada pejalan kaki atau pengendara lain yang terdampak fisik di sekitar titik rebah.
Meski aman bagi jiwa, macet beruntun tetap terbentuk di akses menuju Tol Dupak yang padat sore hari. Pengendara dipaksa memutar atau menunggu hingga body Hino digeser dari lajur utama.
Pola macet lokal ini berbeda dari kemacetan panjang di Pantura Tuban yang dipicu tiga kendaraan bertabrakan. Di Surabaya, saluran cepat dibuka setelah muatan dan sasis dikendalikan.
Risiko Penanganan Angkutan Ekspedisi Sepeda di Jatim
Ban pecah di sisi belakang kiri sering menjadi titik masuk ketidakseimbangan pada truk ukuran sedang yang penuh kardus. Muatan sepeda gunung-BMX yang tinggi di box menambah momen guling jika tekanan ban tidak merata.
Pengemudi ekspedisi disarankan cek tekanan dan kondisi tapak sebelum angkut ratusan unit. Ban sepihak yang lemah di jalan raya padat seperti Dupak bisa menutup akses tol dalam hitungan detik.
Sintesis kasus serupa di Jatim menunjukkan kombinasi ban aus dan muatan kardus tinggi memperbesar risiko rebah tanpa tabrakan. Cek rutin sebelum berangkat tetap langkah paling murah mencegah terulang.







