Bandung, Optimaise News – Pembangunan halte on-corridor BRT Bandung Raya dimulai di kawasan Cicadas Market di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung. Langkah tersebut menyusul penertiban ratusan PKL pada Mei 2026. Ratusan kios dibongkar demi mengembalikan fungsi trotoar di area tersebut.
Inti artikel
- Pembangunan halte on-corridor BRT Bandung Raya dimulai di kawasan Cicadas Market di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung
- Langkah tersebut menyusul penertiban ratusan PKL pada Mei 2026
- Ratusan kios dibongkar demi mengembalikan fungsi trotoar di area tersebut
Kawasan itu beralih fungsi dari area perdagangan liar menjadi titik halte di jalur khusus bus. Optimaise News menyajikan sintesis alur lengkap dari penertiban Mei 2026 ke penataan trotoar dan pengerjaan halte. Targetnya halte rampung 2026 serta operasi BRT 2027 dengan skala 18 rute dan 256 titik halte di Bandung Raya.
Dari Trotoar Bekas PKL ke Infrastruktur Jalur Khusus
Penertiban ratusan PKL Cicadas Market berlangsung pada Mei 2026. Ratusan kios dibongkar agar trotoar kembali berfungsi bagi pejalan kaki. Langkah itu mengembalikan ruang publik yang sempat terokupasi.
Setelah penataan ulang, lahan bekas lapak langsung dimanfaatkan. Area tersebut dipersiapkan sebagai infrastruktur jalur khusus bus. Persiapan ini dilakukan agar pengerjaan bisa segera bergulir.
Pengerjaan halte on-corridor pun dimulai di Cicadas. Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian memastikan titik ini adalah halte on-corridor. Konfirmasi itu menegaskan status teknis lokasi.
Sintesis alurnya jelas bagi pembaca. Penertiban Mei 2026 diikuti penataan trotoar lalu pembangunan halte. Posisi Cicadas jadi penanda awal bagi jaringan yang lebih luas hingga 2027.
On-Corridor vs Off-Corridor: Cara Kerja Dua Jenis Halte

Halte on-corridor dilayani bus di jalur khusus. Penumpang naik di area terpisah dari lalu lintas kendaraan umum. Desain ini mengurangi gangguan dari kendaraan pribadi.
Halte off-corridor tetap di lalu lintas campuran. Struktur jalan di sekitarnya tidak diubah sama sekali. Bus berhenti di tepi jalan seperti angkutan biasa.
Bagi calon penumpang, perbedaan terasa langsung di lapangan. On-corridor memberi perjalanan lebih teratur dan cepat. Off-corridor membuat bus berbagi jalan sehingga waktu tempuh lebih fluktuatif dan rentan macet.
Target Rampung 2026, Operasi BRT 2027

Pembangunan halte ditargetkan rampung pada 2026. Layanan BRT Bandung Raya ditargetkan beroperasi pada 2027. Timeline ini sudah ditetapkan sejak perencanaan awal.
Jarak waktu itu dimanfaatkan untuk penyiapan. Armada dan sistem operasional dapat disiapkan secara matang. Integrasi dengan moda lain juga bisa diuji dulu.
Keberhasilan di Cicadas akan jadi acuan. Progres di titik ini memengaruhi jalannya tahap berikutnya di koridor lain. Publik bisa menilai langsung hasil penertiban yang lalu.
Skala Bandung Raya: 18 Rute dan 256 Titik Halte
Kajian proyek mencakup 18 rute yang melintasi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Sumedang. Total titik halte mencapai 256 unit. Angka itu mencerminkan ambisi konektivitas regional.
Dari jumlah tersebut, 232 titik berada di Kota Bandung. Sisanya tersebar di kabupaten dan kota penyangga. Sebaran ini dirancang agar penumpang dari luar kota tetap terlayani.
Cicadas masuk dalam skema besar itu. Alih fungsi di sini mendukung konektivitas Bandung Raya secara keseluruhan. Titik ini juga berada di koridor yang ramai.
Peran Dishub dan Siklus Laporan Progres Bulanan
Dishub Kota Bandung berperan memastikan kesiapan lokasi proyek. Rasdian mengonfirmasi status on-corridor untuk Cicadas. Peran itu krusial agar tak ada miskomunikasi di lapangan.
Rasdian belum menerima laporan progres keseluruhan terbaru. Laporan biasanya masuk setiap awal bulan. Hingga update ini status laporan masih menunggu.
Siklus laporan bulanan itu penting untuk kontrol. Pihak terkait dapat mengevaluasi kemajuan dan mengatasi hambatan tepat waktu. Mekanisme ini menjaga proyek tetap on track.






