Raphinha Penalti, Barcelona vs Nottingham Forest Berakhir 1-0

Barcelona vs Nottingham Forest 1-0 di Friuli Venezia Giulia Cup Udine: Raphinha penalti usai handball, Forest dominan 15 menit awal, Barca runner-up turnamen.

Author Image

Adel

Raphinha Penalti, Barcelona vs Nottingham Forest Berakhir 1-0

Barcelona menundukkan Nottingham Forest 1-0 di Bluenergy Stadium, Udine, Italia, dalam babak Friuli Venezia Giulia Cup yang digelar Sabtu malam waktu setempat (menuju Minggu, 9 Agustus 2026 WIB). Gol penentu lahir dari penalti Raphinha di menit-menit penutup laga berdurasi 45 menit setelah wasit menghukum handball bek Forest terhadap Fermín López.

Inti artikel

  • Momen hening itu menandai laga pramusim di kandang Udinese dengan nuansa lebih personal bagi komunitas Barcelona
  • Setiap pertemuan hanya 45 menit, berbeda dari uji coba 90 menit yang biasa digelar klub-klub besar
  • Nottingham Forest menguasai area pertahanan Barcelona pada seperempat jam pertama

Skuad Hansi Flick bangkit usai tertekan 15 menit awal, sementara format turnamen segitiga ini jadi ujian pramusim pertama mereka setelah 24 tahun absen dari model laga sejenis. Optimaise News merangkum alur laga, penghormatan sebelum kick-off, dan posisi poin usai seluruh rangkaian turnamen dari sejumlah laporan lapangan.

Penghormatan Jorge Messi Sebelum Kick-off di Bluenergy Stadium

Sebelum peluit dibunyikan, pemain kedua tim dan penonton memberi penghormatan untuk mendiang Jorge Messi, ayah Lionel Messi yang baru saja meninggal dunia. Momen hening itu menandai laga pramusim di kandang Udinese dengan nuansa lebih personal bagi komunitas Barcelona.

Stadion Bluenergy di Udine menjadi tuan rumah edisi perdana Friuli Venezia Giulia Cup bersama Barcelona, Nottingham Forest, dan tuan rumah Udinese. Setiap pertemuan hanya 45 menit, berbeda dari uji coba 90 menit yang biasa digelar klub-klub besar.

Tekanan 15 Menit Awal Forest: Tiang, Mistar, dan Tepis Szczesny

Nottingham Forest menguasai area pertahanan Barcelona pada seperempat jam pertama. Igor Jesus melepaskan tembakan berbahaya, lalu sundulan Gibbs-White menyentuh mistar gawang Blaugrana.

Peluang satu lawan satu NDoye juga muncul, tetapi Wojciech Szczesny berhasil menepis. Fase itu menunjukkan Forest yang agresif menekan, sementara Barcelona masih mencari ritme di lini tengah dan belakang.

Dominasi awal itu jarang dibahas runut di satu tempat, padahal menjadi latar penting sebelum penalti penentu. Tanpa tepis Szczesny, skor bisa berbeda jauh sebelum semifinal mental pramusim itu berakhir.

Fariñas dan Fermín Bangkitkan Lini Tengah Barca

Barcelona mulai naik melalui pergerakan Fermín López dan Brian Fariñas. Duo itu menyambungkan bola di antara box-to-box dan memberi frekuensi serangan yang sempat hilang di awal.

Fariñas hampir membuka skor lewat tembakan jarak jauh, namun bola membentur tiang gawang Forest. Momen tiang itu menandai titik balik: tekanan Forest mereda, dan skuad Flick mulai menguasai irama laga pendek tersebut.

Fermín, yang kembali usai periode cedera, jadi poros penting. Kehadirannya di dalam kotak penalti lawan kelak memicu hadiah penalti yang memutus kebuntuan.

Handball Lawan Picu Penalti, Raphinha Tutup Laga 45 Menit

Jelang akhir 45 menit, Fermín López diganggu di kotak penalti hingga wasit memutuskan handball bek Forest. Raphinha maju sebagai eksekutor dan mengonversi penalti menjadi gol kemenangan 1-0.

Payoff score itu menutup drama Barcelona vs Nottingham Forest tanpa balasan. Format singkat membuat satu keputusan wasit dan satu eksekusi tegas langsung menentukan hasil, tanpa ruang rematch panjang di babak kedua normal.

Dalam rangkuman Optimaise News, penalti menit akhir inilah yang paling banyak dicari pembaca tren kata kunci duel itu, di samping konteks turnamen segitiga di Italia utara.

Posisi Setelah Dua Laga: Apa Dampak Format Segitiga bagi Flick

Udinese sudah mengalahkan Nottingham 1-0 lewat Oumar Solet, lalu menumbangkan Barcelona 0-1 di laga penutup. Vakoun Issouf Bayo mencetak gol di menit ke-45 usai umpan Idrissa Gueye, sehingga tuan rumah juara dengan enam poin.

Barcelona finis kedua dengan tiga poin (satu menang, satu kalah). Nottingham Forest zero poin setelah dua kekalahan. Flick memakai total 21 pemain di dua laga, memberi menit ke pemuda La Masia dan opsi cadangan, sejalan laporan evaluasi pramusim.

Partisipasi segitiga terakhir Barcelona tercatat 2002 di Amsterdam versus Ajax dan Parma, setelah tradisi serupa yang berawal 1947 di Palma de Mallorca. Laga 45 menit di Udine bukan barometer mutlak kesiapan musim 2026-2027, tetapi memberi data cepat soal penalti, rebound tekanan lawan, dan rotasi.

Bagi pembaca Indonesia, ringkasan ini menyatukan kronologi Forest (dominasi awal, tiang Fariñas, handball, penalti Raphinha) dengan klasemen akhir turnamen tanpa harus memotong lima berita terpisah. Hasil pramusim tetap dihitung ringan; proses evaluasi Flick yang lebih relevan menjelang kompetisi resmi.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.