Qualcomm akan menaikkan harga seluruh jajaran system on a chip (SoC) mulai 1 September 2026. CEO Cristiano Amon mengonfirmasi keputusan itu setelah biaya produksi melonjak di seluruh rantai pasok.
Inti artikel
- Qualcomm akan menaikkan harga seluruh jajaran system on a chip (SoC) mulai 1 September 2026
- CEO Cristiano Amon mengonfirmasi keputusan itu setelah biaya produksi melonjak di seluruh rantai pasok
- Selain ancaman krisis memori global, kenaikan tarif SoC memaksa produsen menyiasati ongkos lewat chip generasi sebelumnya
Selain ancaman krisis memori global, kenaikan tarif SoC memaksa produsen menyiasati ongkos lewat chip generasi sebelumnya. Qualcomm sendiri menyeimbangkan pilar otomotif dan data center agar pendapatan tetap stabil.
Konfirmasi CEO dan Jadwal Berlaku Kenaikan Seluruh SoC
Cristiano Amon secara resmi membenarkan kenaikan harga berlaku untuk semua SoC Qualcomm. Jadwal mulai 1 September 2026 sudah dikirim lewat surat pemberitahuan ke klien.
Laporan pekan lalu merumorkan lonjakan bisa mencapai dua digit persen. Amon menekankan biaya wafer, assembly, testing, packaging, dan memori naik sehingga harga ikut disesuaikan.
Perusahaan menolak menanggung margin lebih kecil. Keputusan ini langsung meresahkan vendor Android yang sedang merakit perangkat flagship 2027.
Pendapatan Ponsel Anjlok 20 Persen, Terendah sejak 2021

Bisnis ponsel Qualcomm mencatat penurunan pendapatan 20 persen year on year. Angka itu menjadi yang terendah sejak 2021 dan mencapai sekitar 5,1 miliar dolar di periode terakhir.
Penyusutan dipicu kendala pasokan serta lonjakan harga memori global. Pasokan modem Qualcomm untuk lini iPhone berikutnya juga diproyeksikan berkurang signifikan.
Tekanan di pasar China semakin dalam karena konsumen menuntut perangkat lebih terjangkau. Optimaise News mencatat kondisi ini mempercepat pergeseran fokus perusahaan ke sektor non-ponsel.
Cara Vendor Menekan Ongkos: Beralih ke Chip Generasi Lama
Sejumlah produsen perangkat sudah mulai beralih ke seri chip Qualcomm generasi sebelumnya. Langkah praktis ini menjaga daya saing lini mid-range yang sensitif harga.
Chip lama masih mampu menangani kebutuhan harian tanpa membebani bill of materials. Vendor menilai peralihan itu lebih realistis ketimbang memaksa harga jual naik drastis di pasar yang lesu.
Flagship 2027 tetap berisiko lebih mahal karena tetap mengandalkan SoC terbaru. Timeline imbas pengiriman baru terasa setelah 1 September ketika kontrak baru berlaku.
Pilar Baru Qualcomm: Otomotif dan Data Center Tutup Celah
Qualcomm menyeimbangkan pendapatan lewat otomotif dan data center. Proyeksi porsi non-ponsel bisa menyentuh 60 persen dalam beberapa tahun ke depan.
Kerja sama dengan BMW di sektor otomotif menjadi salah satu andalan. Data center AI juga menyerap chip high-end yang sebelumnya terfokus ke smartphone.
Strategi ini menutup celah yang ditinggalkan bisnis ponsel yang menyusut. Perusahaan ingin menjaga stabilitas margin tanpa bergantung penuh pada siklus peluncuran HP.
Ancaman Ganda Memori plus Chip bagi Harga HP ke Depan
Krisis memori global yang sudah menaikkan harga perangkat bertemu dengan kenaikan seluruh SoC. Sintesis tekanan ganda ini membentuk gambaran utuh dampak ke konsumen.
Mid-range masih bisa dijaga lewat chip generasi lama. Sebaliknya flagship 2027 berpotensi tembus harga premium lebih tinggi, bahkan spekulasi unit SoC di atas 300 dolar muncul di pasar.
Setelah 1 September, rantai pasok mulai merasakan penyesuaian. Harga eceran HP Android, termasuk deretan Galaxy Z Fold dan Flip, diperkirakan naik bertahap.
Optimaise News melihat konsumen perlu memantau peluncuran kuartal keempat 2026. Peralihan vendor ke chip lama memberi napas sementara, tapi ancaman harga tetap nyata di segmen atas.







