Paris Saint-Germain mengalahkan Aston Villa 2-1 dalam laga pembuka Piala Super UEFA 2026 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria pada Kamis 13 Agustus 2026. Hasil ini membuat PSG mempertahankan gelar juara beruntun mereka yang sebelumnya mereka raih lewat adu penalti terhadap Tottenham Hotspur pada edisi sebelumnya.
Inti artikel
- PSG datang sebagai juara Liga Champions 2025-2026 yang berhasil meraih gelar kedua beruntun
- Pertemuan ini menjadi kesempatan kedua tim membuka musim dengan trofi Eropa
- Bagi PSG, ini akan menjadi edisi ketiga keikutan mereka di Piala Super Eropa setelah tampil pada 1996 dan 2025
Pertemuan Empat Era Modern Juara Eropa
PSG datang sebagai juara Liga Champions 2025-2026 yang berhasil meraih gelar kedua beruntun. Sementara Aston Villa menjadi juara Liga Europa dan membawa sejarah sukses mereka sendiri di ajang ini setelah mengalahkan Barcelona melalui agregat 3-1 pada 1982.
Pertemuan ini menjadi kesempatan kedua tim membuka musim dengan trofi Eropa. Bagi PSG, ini akan menjadi edisi ketiga keikutan mereka di Piala Super Eropa setelah tampil pada 1996 dan 2025.
Tekad Pelatih Jelang Duel Elit di Salzburg
Luis Enrique mengatakan PSG ingin membuka musim dengan tekad meraih trofi. Ia menekankan pentingnya permainan yang sulit ditebak oleh lawan untuk menghadapi tekanan tinggi.
“Kuncinya adalah tampil dengan permainan yang sulit ditebak oleh lawan. Itulah tujuan kami,” ungkap Luis Enrique yang dikutip Optimaise News dari pernyataannya.
Unai Emery juga memasang target tinggi. Menurutnya, tim ini berada di era baru dengan peluang merebut trofi di Piala Super UEFA.
“Kami akan memulai musim ini dengan tekad sama meraih trofi,” tuturnya.
Bagaimana Gol Terbentuk dan Wasit Berpengaruh
Kvaratskhelia mencetak gol bagi PSG di menit ke-20 melalui sepakan kanan yang menggores tiang dekat. Aston Villa baru menyamakan kedudukan di menit 45 melalui tendangan voli kaki kiri yang menyusul dari Brian Madjo, pemain 17 tahun yang menjadi kejutan dalam laga ini.
Desire Doué menentukan kemenangan pada menit 61 dengan tembakan kaki kiri. Pengawasan VAR mengesahkan gol tersebut. Wasit pertandingan Omar Artan dari Somalia menegur beberapa pelanggaran sebelum pertandingan berakhir 2-1.
Emi Martinez diganti oleh Bizot dalam formasi yang lebih baik, sementara diduga terdapat absen lain seperti yang disebut di awal laga.
Susunan dan Link Streaming yang Praktis
PSG diprediksi dan tampil dalam formasi 4-3-3: Safonov di gawang; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Nuno Mendes; João Neves, Vitinha, Zaire-Emery; Akliouche, Doué, Kvaratskhelia. Astros Villa menggunakan formasi 4-2-3-1: Bizot; Cash, Lindelof, Pau Torres, Maatsen; Gomes, Kamara; McGinn, Buendía, Garnacho; Watkins.
Pertandingan ini tidak disiarkan di televisi nasional. Penonton di Indonesia dapat menyaksikan live streaming melalui layanan Vidio dan beIN Sports dengan menyesuaikan paket yang tersedia.
Artinya untuk Awal Musim dan Rekor Beruntun
Kemenangan 2-1 ini memungkinkan PSG melanjutkan perolehan trofi Eropa sejak era modern. Real Madrid pernah mempertahankan gelar dua kali pada 2016 dan 2017.
Aston Villa berharap hasil ini menjadi modal awal musim yang kuat. Mereka pernah berjaya di edisi 1982 dan kini memiliki pengalaman lebih banyak dalam perebutan gelar Eropa bersama PSG.







