Apple meluncurkan program Apple Upgrade yang khusus tersedia di Amerika Serikat. Program ini berfungsi sebagai jalur akses bulanan ke perangkat terbaru Apple di tengah tekanan harga hardware global. Peringatan dari CEO Tim Cook soal sulitnya mempertahankan harga iPhone turut mendorong lahirnya solusi ini.
Inti artikel
- Apple meluncurkan program Apple Upgrade yang khusus tersedia di Amerika Serikat
- Program ini berfungsi sebagai jalur akses bulanan ke perangkat terbaru Apple di tengah tekanan harga hardware global
- Peringatan dari CEO Tim Cook soal sulitnya mempertahankan harga iPhone turut mendorong lahirnya solusi ini
Bukan hanya peluncuran fitur biasa, program Apple Upgrade memberikan kesempatan bagi jutaan orang untuk mendapatkan perangkat Apple tanpa harus membayar penuh sekaligus. Payoff yang terlihat jelas adalah kemudahan akses dengan biaya bulanan yang terjangkau.
Mitra Klarna dan Skema Mirip Kredit Kendaraan
Apple Upgrade bekerja sama dengan Klarna untuk menyediakan skema pembayaran bulanan yang mirip dengan kredit kendaraan. Klarna, perusahaan fintech asal Swedia yang sudah mapan, membantu proses pembayaran melalui mitra di toko Apple. Skema ini memungkinkan konsumen membayar secara bertahap selama kontrak berlangsung.
Keunggulan skema ini terletak pada fleksibilitasnya. Konsumen dapat membandingkan dengan program kredit otomotif yang sudah biasa digunakan di Indonesia. Cara ini membuat program terasa lebih akrab dan mudah dipahami oleh banyak orang.
Harga Bulanan: iPhone 17e, Watch, iPad, hingga MacBook Air
Berbagai pilihan perangkat tersedia dengan harga sewa bulanan yang bervariasi. iPhone 17e ditawarkan dengan biaya USD 17,99 per bulan, sementara Apple Watch Series 11 dan iPad Air mulai dari USD 11,99. MacBook Air memiliki harga bulanan tertinggi di USD 24,99.
Untuk memudahkan perbandingan, berikut tabel harga sewa bulanan dalam rupiah:
| Perangkat | Harga Bulanan (USD) | Setara Rp |
|---|---|---|
| iPhone 17e | 17,99 | 300.000 |
| Apple Watch Series 11 | 11,99 | 200.000 |
| iPad Air | 11,99 | 200.000 |
| MacBook Air | 24,99 | 415.000 |
Angka konversi menggunakan kurs sekitar 16.700 rupiah per dolar Amerika. Harga ini membuat program ini menarik bagi konsumen yang ingin mencoba perangkat premium tanpa investasi besar di awal.
Kontrak 24 vs 36 Bulan dan Tiga Pilihan di Akhir Masa Sewa
Durasi kontrak bervariasi sesuai jenis perangkat. iPhone dan Apple Watch memiliki masa kontrak 24 bulan, sedangkan Mac dan iPad diberi 36 bulan. Kontrak lebih panjang memberikan kesempatan lebih lama untuk menggunakan perangkat terbaru.
Di akhir masa kontrak, ada tiga pilihan yang bisa diambil. Konsumen bisa menukar ke generasi baru, melunasi semua cicilan hingga perangkat menjadi milik mereka, atau mengembalikan perangkat dan menyelesaikan kewajiban keuangan.
Timing di Tengah Kelangkaan Memori dan Spekulasi iPhone 18
Program ini diluncurkan beberapa minggu setelah kenaikan harga MacBook Air dan iPad akibat kelangkaan memori dan storage. Kondisi ini mencerminkan tantangan global dalam rantai pasok teknologi yang sedang berlangsung.
Tim Cook memperingatkan bahwa harga iPhone sulit dipertahankan di masa depan. Spekulasi muncul soal iPhone 18 yang mungkin lebih mahal karena faktor tersebut. Apple Upgrade menjadi jawaban atas kebutuhan konsumen akan akses berkelanjutan ke perangkat tanpa risiko pembelian mahal di waktu yang sama.
Program ini juga menggantikan skema iPhone Upgrade lama yang sudah lama digunakan sebelumnya. Perubahan ini dilakukan untuk memberikan opsi yang lebih luas dan fleksibel bagi pengguna di Amerika Serikat.
Cara Daftar: Cek Kredit Ringan Online atau di Toko Apple
Konsumen bisa mendaftar dengan memeriksa kelayakan kredit secara ringan melalui situs Klarna atau langsung di pusat Apple Store. Proses ini dirancang mudah dan cepat tanpa dokumen rumit.
Langkah pertama melibatkan verifikasi identitas dasar dan riwayat keuangan sederhana. Setelah disetujui, pembayaran bulanan akan otomatis dipotong dari rekening atau kartu kredit yang dipilih.
Optimaise News mencatat bahwa program ini membuka pintu lebih lebar bagi konsumen Indonesia yang mengikuti perkembangan Apple secara global. Meskipun tersedia di AS, dampaknya bisa terasa di ekosistem teknologi dunia yang saling terkait.







