Kevin Aprilio mengajak empat personel naik panggung Bangor Fest Vol 4 hari kedua, Minggu 9 Agustus 2026 di lokasi festival, menandai kembalinya girlband Princess setelah vakum panjang sejak pembubaran resmi 4 Juni 2014. Formasi baru berlabel Princesstale tampil sebagai tamu spesial Vierratale dan membawakan lagu Jangan Pergi di hadapan penonton yang histeris.
Inti artikel
- Moment reuni itu menghadirkan Alika Islamadina, Patricia Devina, Ana Octarina, serta Danita Vinarosa
- Elma Agustin tidak hadir di sesi panggung tersebut
- Optimaise News merangkum perjalanan singkat grup dari formasi awal hingga jadwal lanjutan di Synchronize Festival Oktober 2026
Moment reuni itu menghadirkan Alika Islamadina, Patricia Devina, Ana Octarina, serta Danita Vinarosa. Elma Agustin tidak hadir di sesi panggung tersebut. Optimaise News merangkum perjalanan singkat grup dari formasi awal hingga jadwal lanjutan di Synchronize Festival Oktober 2026.
Asal usul formasi 2011 dan proses bubar 2014
Kevin Aprilio, musisi sekaligus produser, merakit Princess pada 2011 dengan lima anggota. Mereka adalah Alika Islamadina, Danita Vinarosa, Elma Agustin, Ana Octarina, dan Rachel Octavia. Dua tahun pertama grup aktif merilis karya dan tampil di berbagai panggung hiburan tanah air.
Alika Islamadina memutuskan keluar pada 2012. Rachel Octavia menyusul hengkang setahun kemudian, 2013. Perubahan formasi berulang kali memengaruhi ritme kerja grup hingga Kevin Aprilio mempercepat berakhirnya kontrak kerjasama dan menyatakan bubar pada 4 Juni 2014.
Sejak hari itu hampir tidak ada aktivitas resmi atas nama Princess. Fanbase lama menanti momen reuni, sementara industri musik Indonesia terus berganti generasi girlband. Jarak waktu hampir 12 tahun membuat penampilan 2026 terasa seperti babak baru, bukan sekadar nostalgia singkat.
Princesstale debut panggung di Bangor Fest Vol 4

Hari kedua Bangor Fest Vol 4, 9 Agustus 2026, menjadi arena comeback. Kevin Aprilio memanggil Alika, Patricia Devina, Ana Octarina, dan Danita Vinarosa ke atas stage. Label era baru yang dipakai adalah Princesstale. Empat personel itu tampil tanpa Elma Agustin.
Mereka mengisi slot tamu spesial Vierratale. Setlist menampilkan lagu Jangan Pergi. Reaksi penonton langsung terasa: sorakan histeris memenuhi area festival. Beberapa personel datang bersama suami dan anak-anak yang memberi dukungan di sisi panggung.
Ana Octarina menulis unggahan singkat setelah show. Ia mengungkapkan rasa syukur Princesstale menjadi tamu spesial Vierratale. Menurutnya, manggung pertama kali setelah hampir 15 tahun membuatnya terharu. Unggahan itu merekam emosi yang jarang muncul di rilis resmi grup dulu.
Jadwal Synchronize Festival dan konteks industri
Setelah Bangor, jadwal lanjutan sudah dikonfirmasi. Princesstale dijadwalkan tampil di Synchronize Festival pada Oktober 2026. Langkah itu memberi sinyal bahwa reuni tidak berhenti di satu festival saja. Kevin Aprilio kembali berperan sebagai penghubung antara personel lama dan slot panggung baru.
Bagi pelaku industri musik lokal, comeback semacam ini menyoroti nilai katalog lama yang masih hidup di memori penggemar. Lagu Jangan Pergi tetap dikenali meski grup vakum lama. Dukungan keluarga di belakang panggung juga menunjukkan perubahan pola karier personel yang kini punya rumah tangga.
Optimaise News mencatat bahwa formasi Princesstale menjaga empat nama sambil membuka ruang kolaborasi dengan Vierratale. Tidak ada klaim penambahan personel tetap di luar empat orang yang naik stage Bangor. Elma Agustin tidak ikut serta dalam proyek panggung itu.
Tanggapan personel dan harapan penampilan berikutnya
Emosi yang dituliskan Ana Octarina mencerminkan jarak waktu yang panjang. Hampir 15 tahun sejak manggung bareng terakhir membuat momen 9 Agustus terasa spesial. Kehadiran suami dan anak di lokasi festival menambah nuansa berbeda dibanding era 2011-2014.
Fan yang hadir di Bangor merespons dengan antusias saat lagu dibawakan. Histeria penonton menjadi indikator bahwa katalog Princess masih memiliki daya tarik di kalangan penggemar acara musik outdoor. Kehadiran Kevin Aprilio di sela set memperkuat narasi bahwa reuni digawangi langsung oleh produser yang pernah membubarkan grup.
Jadwal Synchronize Festival Oktober 2026 menjadi titik uji berikutnya. Apakah formasi empat orang ini akan merilis material baru atau tetap fokus pada lagu-lagu lawas, belum diumumkan di luar konfirmasi slot festival. Untuk saat ini, penampilan Princesstale di Bangor sudah cukup menandai berakhirnya vakum 12 tahun.
Pembaca yang ingin mengikuti perkembangan grup bisa menantikan update dari personel dan panitia Synchronize. Momen reuni 2026 memberi pelajaran sederhana: katalog yang pernah laris masih bisa hidup kembali bila timing festival dan formasi personel pas. Princess kini bergerak dengan nama Princesstale, empat anggota, dan slot panggung yang sudah terisi hingga Oktober.







