Surabaya, Optimaise News – S warga Kedung Cowek Surabaya berusia 44 tahun kepergok mengambil Honda Vario 125 nopol W-3865-FT di depan rumah Desa Sekarkurung Kecamatan Kebomas sekitar pukul 19.00 WIB. Kunci kontak masih tertancap sehingga pelaku sempat melarikan diri ke arah Surabaya sebelum motornya oleng dan jatuh persis di depan Pabrik New Era Jalan Mayjen Sungkono.
Inti artikel
- Warga yang mendengar teriakan maling segera mengepung lokasi hingga pelaku babak belur
- Polsek Kebomas kemudian mengamankan S dan membawanya ke RS Ibnu Sina Gresik untuk perawatan
- Korban sempat terseret karena pergelangan kaki terjepit saat mengejar sehingga mengalami luka
Warga yang mendengar teriakan maling segera mengepung lokasi hingga pelaku babak belur. Polsek Kebomas kemudian mengamankan S dan membawanya ke RS Ibnu Sina Gresik untuk perawatan. Korban sempat terseret karena pergelangan kaki terjepit saat mengejar sehingga mengalami luka. Kerugian ditaksir Rp26 juta. Optimaise News merangkum rangkaian peristiwa ini dari laporan lapangan.
Kronologi Pencurian yang Berujung Kejaran
Pemilik kendaraan memarkir Vario miliknya di halaman rumah pada malam hari tanpa mencabut kunci. Pelaku yang sedang lalu lalang melihat kesempatan itu lalu menaiki motor dan langsung gas. Korban kaget lalu berteriak maling sambil berlari mengejar.
Saat berkejaran pergelangan kaki korban terjepit di bagian motor sehingga ia terseret beberapa meter. Pelaku tetap memacu kendaraan ke arah kota Surabaya. Kejadian berlangsung cepat di kawasan pemukiman Sekarkurung yang cukup ramai pada jam tersebut.
Korban sempat mengalami rasa sakit di kaki akibat terseret. Ia tetap berusaha mengikuti hingga pelaku kehilangan keseimbangan. Peristiwa ini terjadi di wilayah yang berbatasan langsung dengan akses menuju Surabaya sehingga pelaku merasa bisa lolos.
Gagal Curi Motor, Pria asal Surabaya Babak Belur di Depan Pabrik

Motor curian oleng tepat di depan gerbang Pabrik New Era. Pelaku terjatuh bersama kendaraan. Warga sekitar yang sudah mendengar keributan segera datang berduyun-duyun. Mereka langsung menahan S dan memberikan pukulan beruntun.
Massa yang marah tidak memberi ampun hingga tubuh pelaku lebam di beberapa bagian. Upaya pengamanan oleh warga berlangsung hingga petugas Polsek Kebomas tiba di lokasi. S sempat mengaku bahwa ia mengambil motor secara impulsif karena melihat kunci masih menancap dan pemilik sedang lengah.
Lokasi jatuhnya pelaku berada di jalan utama yang mudah dijangkau warga. Hal ini mempercepat datangnya massa. Situasi sempat tegang sebelum polisi berhasil mengevakuasi pelaku ke rumah sakit untuk pemeriksaan luka.
Barang Bukti dan Penanganan di RS Ibnu Sina

Petugas mengamankan Honda Vario 125 utuh beserta kuncinya, STNK, hoodie hitam yang dikenakan pelaku, serta beberapa anak kunci T, magnet, dan potongan kawat. Semua barang tersebut dibawa ke Polsek Kebomas sebagai bukti.
S dirawat di RS Ibnu Sina karena luka memar akibat hajaran warga. Polisi akan memeriksa lebih lanjut motif dan apakah pelaku memiliki catatan serupa. Korban sendiri merawat luka di pergelangan kaki yang terjepit saat kejaran.
Nilai kendaraan yang hampir hilang mencapai Rp26 juta. Pemilik bersyukur motornya kembali utuh meski sempat dibawa kabur. Kasus ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu mencabut kunci saat memarkir kendaraan di depan rumah.







