Dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, bertemu di final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey. Kick-off dijadwalkan Senin dini hari, 20 Juli 2026, mulai pukul 02.00 WIB.
Lonjakan pencarian soal skor, head to head, dan formasi muncul menjelang laga tersebut. Optimaise News merangkum jalur kedua tim, perkiraan susunan, serta arah prediksi skor dari ringkasan media terkini.
Jalan beda menuju final MetLife
La Roja finis puncak Grup H dengan tujuh poin. Mereka imbang lawan Cape Verde, lalu menang atas Arab Saudi dan Uruguay.
Di babak gugur, Spanyol menyingkirkan Austria 3-0, Portugal 1-0, Belgia 2-1, serta Prancis 2-0 di semifinal. Skuad Luis de la Fuente mengandalkan permainan kolektif dan lini belakang yang sulit ditembus.
Argentina menyapu bersih Grup J. Fase gugur dijalani lebih dramatis: 3-2 atas Cape Verde, 3-2 kontra Mesir, 3-1 lawan Swiss, lalu 2-1 menyingkirkan Inggris di semifinal.
Albiceleste datang sebagai juara bertahan dengan tiga gelar dunia (1978, 1986, 2022). Spanyol masih mengejar gelar kedua setelah juara pada 2010.
Perkiraan formasi de la Fuente dan Scaloni

Pelatih Spanyol diperkirakan setia pada kerangka 4-2-3-1 yang membawa La Roja ke final. Unai Simon kembali diproyeksikan mengawal gawang.
Sisi kanan diisi Pedro Porro. Duo tengah Aymeric Laporte berpasangan Pau Cubarsi, sementara Marc Cucurella menjaga sisi kiri.
Rodri diproyeksikan memimpin double pivot bersama Fabian Ruiz. Di belakang striker, Lamine Yamal di satu sayap, Dani Olmo di pusat, serta Alex Baena di sisi lain.
Mikel Oyarzabal menjadi opsi ujung tombak. Penyerang Real Sociedad itu diharapkan memanfaatkan suplai dari lini kedua.
Scaloni juga jarang merombak pola 4-3-3 usai menyingkirkan Inggris. Emiliano Martinez tetap dipercaya di bawah mistar.
Sisi kanan diisi Nahuel Molina. Di jantung pertahanan, Cristian Romero berduet Lisandro Martinez, dengan Nicolas Tagliafico di kiri.
Gelandang diisi Leandro Paredes yang dipasangkan Alexis Mac Allister. Enzo Fernandez melengkapi tripel midfield untuk menopang serangan.
Di depan, Giuliano Simeone diprediksi mengisi sayap. Lionel Messi tetap pusat kreasi, sementara Julian Alvarez beroperasi dekat kotak penalti.
Arah prediksi skor: ketat, tipis ke Argentina

Sejumlah ringkasan media menempatkan Argentina unggul tipis, meski Spanyol diyakini memberi perlawanan keras. Duel digambarkan sebagai adu gaya: dominasi bola La Roja melawan efisiensi dan mental juara Albiceleste.
Dalam ringkasan Optimaise News, laga bisa ditentukan momen individu di menit kritis. Yamal mewakili kreativitas muda Spanyol, sementara Messi membawa pengalaman juara bertahan.
Catatan historis pernah mencatat kemenangan telak Spanyol 6-1, tetapi konteks turnamen kini jauh berbeda. Kedua tim masuk final lewat jalur solid dan penuh kepercayaan diri.
FAQ
Kapan dan di mana final digelar?
Final digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat. Kick-off Senin dini hari, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.
Siapa pelatih kedua tim?
Spanyol dilatih Luis de la Fuente. Argentina masih dipimpin Lionel Scaloni.
Formasi apa yang diperkirakan dipakai?
Spanyol condong ke 4-2-3-1. Argentina diperkirakan mempertahankan 4-3-3.
Siapa yang diunggulkan?
Sejumlah prediksi skor menempatkan Argentina unggul tipis, dengan Spanyol diprediksi mampu bertahan kuat hingga akhir.







