Bek kiri Spanyol, Marc Cucurella, menyatakan siap mengakhiri karier internasionalnya bila La Furia Roja meraih gelar Piala Dunia 2026. Di usia 27 tahun, pemain anyar Real Madrid itu ingin menutup babak timnas lewat double juara Eropa dan dunia.
Pernyataan itu muncul lewat wawancara saluran berbayar Movistar+ menjelang final kontra Argentina. Ia membingkai penutupan karier internasional sebagai puncak, bukan tanda surut performa.
Wawancara Movistar+ di ambang final lawan Argentina
Menurut pantauan Optimaise News, pengakuan mengejutkan itu disampaikan Cucurella di Movistar+ saat Spanyol tinggal selangkah dari trofi dunia. Lawan di laga puncak adalah Argentina, yang menjadi penentu siapa penguasa sepak bola dunia.
“Jika saya memenangi Piala Dunia, saya akan pensiun dari tim nasional,” ujar Cucurella. Kutipan itu segera menyebar di kalangan publik sepak bola global.
Usianya masih belia untuk keputusan setegas itu. Banyak pesepak bola di usia serupa justru menargetkan beberapa turnamen besar berikutnya bersama skuat nasional.
Logika puncak prestasi sebagai alasan henti internasional

Alasan filosofis Cucurella sederhana: tidak ada pencapaian lebih tinggi daripada menjadi juara Eropa sekaligus juara dunia bersama negaranya. Baginya, karier bersama Timnas Spanyol akan mencapai titik sempurna jika trofi dunia ikut terangkat.
Ia sudah merasakan gelar Euro 2024. Double juara itu dipandang sebagai penutup yang utuh, bukan pengorbanan dini.
Dalam ringkasan Optimaise News, logika itu yang membedakan pengakuannya dari ancaman pensiun emosional belaka. Ia menautkan henti internasional dengan milestone kolektif, bukan kelelahan individu.
Fondasi konsistensi Euro 2024 yang menopang ambisi

Fondasi keyakinan itu dibangun di Euro 2024. Spanyol menundukkan Inggris di final, sementara Cucurella menjadi salah satu pemain yang tampil konsisten sepanjang turnamen.
Penampilan stabil di sisi kiri bertahan memberi kredibilitas pada ambisi penutup sempurna. Tanpa fondasi itu, pernyataan pensiun bersyarat terasa kosong.
Laluan kariernya juga melintasi jalur marc cucurella barcelona serta periode di Eibar sebelum menanjak ke pentas Eropa dan Inggris. Pengalaman berlapis itu membentuk bek yang matang meski usianya masih 27.
Jejak trofi klub yang melengkapi perjalanan Real Madrid
Di level klub, Cucurella sudah menikmati Conference League hingga Piala Dunia Antarklub. Koleksi itu melengkapi narasi bahwa ia bukan pemain lapar gelar semata.
Status pemain anyar Real Madrid menambah bobot momen ini. Ia membawa rekor dan budaya kemenangan klub besar ke ruang ganti La Furia Roja di turnamen dunia.
Trofi klub tidak menggantikan ambisi double Eropa-dunia. Justru, rasa cukup di klub membuat gelar dunia bersama Spanyol terasa sebagai puncak yang pantas ditutup rapi.
Implikasi regenerasi bagi skuat La Roja ke depan
Jika Spanyol juara dan Cucurella benar-benar henti dari timnas, regenerasi di posisi bek kiri jadi isu cepat. Skuat La Roja punya kedalaman, namun kehadiran starter konsisten di turnamen besar sulit diganti instan.
Keputusan di usia 27 juga memicu perdebatan: apakah penutup sempurna itu bijak, atau justru memangkas tahun-tahun puncak bersama negara. Hanya hasil final dan keteguhan ucapannya yang akan menjawab.
Sementara itu, fokus tim tetap pada 90 menit lawan Argentina. Ambisi pribadi Cucurella kini terikat langsung dengan misi kolektif Spanyol.
FAQ
Apa yang diumumkan Marc Cucurella?
Ia siap pensiun dari Timnas Spanyol bila berhasil memenangkan Piala Dunia 2026. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara Movistar+.
Berapa usia Cucurella saat menyampaikan rencana itu?
Ia berusia 27 tahun, usia yang masih dianggap periode puncak bagi banyak pesepak bola internasional.
Mengapa ia ingin henti dari timnas setelah juara dunia?
Menurutnya, tidak ada pencapaian lebih tinggi daripada juara Eropa plus juara dunia bersama negara. Gelar itu dianggap titik sempurna karier internasionalnya.
Apakah Cucurella sudah juara Eropa bersama Spanyol?
Ya. Ia bagian dari skuat juara Euro 2024 setelah Spanyol mengalahkan Inggris di final, dan tampil konsisten sepanjang turnamen.







