Bandung, Optimaise News – Polsek Andir bergerak cepat mengamankan rekaman CCTV, potongan bendera yang terbakar, dan keterangan sejumlah saksi setelah aksi dini hari terekam di Gang Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Kejadian Minggu 2 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB itu memicu keresahan warga RT setempat karena api sempat nyala di depan rumah merah muda nomor 1 dekat Jalan Raya Bandung-Cimahi. Kapolsek Andir Kompol Triyono Raharja menegaskan penyelidikan masih berjalan dan update akan menyusul.
Inti artikel
- Kapolsek Andir Kompol Triyono Raharja menegaskan penyelidikan masih berjalan dan update akan menyusul
- Langkah konkret itu membuat warga sedikit lega meski identitas pelaku belum diketahui
- Rekaman warga dan tetangga menjadi kunci awal penelusuran
Langkah konkret itu membuat warga sedikit lega meski identitas pelaku belum diketahui. Rekaman warga dan tetangga menjadi kunci awal penelusuran.
Kronologi Dini Hari di Gang Maleber: Hoodie Hitam, Korek Gas, Lalu Kabur
Dari video yang beredar, seorang pria berhoodie hitam dan membawa ransel berjalan di gang sempit. Ia menyulut bendera Merah Putih yang terpasang di depan rumah warga memakai korek gas, lalu segera meninggalkan lokasi. Api sempat melukai jari pelaku yang menahan sakit sejenak sebelum kabur.
Beberapa saat kemudian warga yang melintas memadamkan api sehingga tidak membesar. Kejadian baru diketahui luas setelah pemilik rumah meminta rekaman CCTV tetangga. Lokasi disebut Gang Maleber atau Gang Moch Fatah I di Kelurahan Maleber.
Pemilik Rumah dan RT: Api Nyaris Menjalar, Pelaku Tak Dikenali Warga
Pemilik rumah, Mia (61), mengonfirmasi kejadian Minggu subuh. Ia melihat rekaman dari Pak RT dan mengaku bersyukur api cepat padam. “Kalau tak ada orang, api bisa menjalar ke rumah,” ujarnya.
Ketua RT Asep menyatakan pelaku tak dikenali dan diduga bukan warga setempat. Kejadian memicu keresahan karena baru diketahui belakangan. Ia berharap polisi segera ungkap pelaku agar warga tenang.
Apa yang Sudah Diamankan Polsek Andir dari TKP
Polisi tiba di lokasi dan langsung mengamankan rekaman CCTV dari beberapa titik serta sisa bendera yang rusak terbakar. Mereka juga meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk pemilik rumah dan warga sekitar. Barang bukti ini menjadi dasar penyelidikan yang masih berlangsung.
Checklist singkat yang sudah di tangan Polsek Andir: rekaman CCTV warga, potongan bendera, keterangan saksi, dan laporan waktu kejadian sekitar pukul 04.00 WIB. Kapolsek Triyono lewat pesan singkat Senin 3 Agustus 2026 mengatakan, “Kita masih lakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Nanti perkembangan kita update.”
Mengapa Aksi Ini Picu Keresahan di Permukiman Padat
Permukiman padat dekat Jalan Raya Bandung-Cimahi membuat warga khawatir aksi serupa berulang. Rumah berdempetan dan gang sempit memperbesar risiko api menjalar cepat jika tidak ada yang melintas subuh hari. RT setempat menekankan rasa aman terganggu karena pelaku asing dan motif masih gelap.
Warga berharap kasus ini selesai cepat agar tidak menambah ketegangan di lingkungan yang ramai. Polsek Andir terus mengumpulkan bukti tanpa spekulasi motif, fokus pada fakta yang sudah diamankan dari TKP.
Sintesis garis waktu utuh menunjukkan alur jelas: pukul 04.00 aksi terekam, api dipadamkan warga, pemilik minta CCTV tetangga, polisi datang mengamankan barang bukti, lalu konfirmasi penyelidikan Senin. Status kasus kini menunggu hasil penelusuran identitas pelaku yang belum diketahui hingga kini.






