Polisi Temukan 3 Paket Sabu di Bohlam, Ciduk 2 Pengedar Bubutan

Polisi ciduk MH dan RS di Bubutan usai temukan 0,274 gram sabu di bohlam. Rantai Parseh, Surabaya terungkap dalam sehari. Kronologi lengkap di sini.

Author Image

Adel

Polisi Temukan 3 Paket Sabu di Bohlam, Ciduk 2 Pengedar Bubutan

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap MH (49) dan RS (43) di kamar kos Jalan Babatan Gang Buntu, Bubutan, Selasa 30 Juni 2026 pukul 17.00 WIB. Kedua warga Dupak Pasar Baru itu diamankan berkat tip masyarakat yang memandu penggeledahan awal.

Ruangan nyaris kosong saat diperiksa. Petugas lalu mencurigai bohlam putih di atas meja. Di dalamnya tersimpan tiga plastik klip sabu seberat 0,089 gram, 0,090 gram, dan 0,095 gram. Total netto 0,274 gram. Temuan itu membuka rantai belanja setengah gram di Parseh, Madura, hingga pecahan enam paket ritel dalam hitungan jam. Optimaise News merangkai alur satu hari tersebut.

Tip Masyarakat Bawa Polisi ke Kamar Kos Bubutan

Informasi warga masuk siang itu. Tim bergerak ke kos di Gang Buntu Bubutan. MH dan RS sempat tenang karena sitaan tidak langsung terlihat.

Penggeledahan pertama hanya menemukan benda sehari-hari. Petugas tidak menyerah. Mereka meneliti setiap sudut ruangan dengan teliti. Fokus beralih ke objek rumah tangga yang tampak biasa.

Kasus ini memperkuat catatan modus baru pengedar narkoba di Surabaya. Penyimpanan di benda elektronik sederhana sempat membuat operasi nyaris gagal. Ketelitian visual petugas menjadi penentu.

Bohlam di Meja Jadi Temuan Kunci Barang Bukti

Bohlam di Meja Jadi Temuan Kunci Barang Bukti
Bohlam di Meja Jadi Temuan Kunci Barang Bukti.

Bohlam di atas meja dibuka. Tiga paket kecil keluar. Berat masing-masing di bawah 0,1 gram. Total 0,274 gram cukup untuk bukti ritel.

Sitaan lain ikut diamankan. Ada timbangan digital, sekop sedotan plastik, dompet bermotif, dan dua ponsel. Semua menunjuk ke aktivitas packing harian.

Hampir gagal terjadi karena bohlam tampak tidak mencurigakan. Objek biasa di meja justru jadi celah deteksi. Polisi membuktikan bahwa barang rumah tangga bisa menyimpan narkotika sub-gram.

Rantai Suplai Parseh, Surabaya dalam Sehari

Rantai Suplai Parseh–Surabaya dalam Sehari
Rantai Suplai Parseh–Surabaya dalam Sehari.

Kronologi padat terungkap dari pengakuan. Sekitar pukul 12.00 WIB hari yang sama, setengah gram sabu dibeli seharga Rp600.000 dari pemasok LT di Parseh, Bangkalan, Madura.

Barang dibawa ke kos Bubutan. Setengah gram dipecah menjadi enam paket ritel. Tiga paket sudah terjual ke pembeli akhir. Tiga sisa disembunyikan di dalam bohlam sebelum razia pukul 17.00 WIB.

Peta rantai sederhana: LT sebagai pemasok di Madura masuk daftar pencarian orang (DPO). MH dan RS berperan pengemas di Bubutan. Lalu pembeli akhir menerima paket kecil. Skala ritel sub-gram tetap terhubung jalur Surabaya, Madura.

Timeline satu hari menunjukkan kecepatan operasi. Belanja siang, pecah paket sore, penjualan cepat, lalu sisa disimpan. Pembaca bisa melihat alur ritel harian, bukan hanya momen penangkapan.

Barang Sitaan dan Status Pemasok LT

Daftar sitaan lengkap: bohlam putih, tiga plastik klip, timbangan digital, sekop sedotan plastik, dompet, dan dua HP. Barang-barang itu indikasi packing ritel kecil.

LT masih buron. Polisi mendalami jaringan yang menghubungkan Parseh dengan pasar Surabaya. Penelusuran berlanjut ke jalur suplai yang lebih luas.

Sitaan fisik memperkuat bukti. Timbangan dan sekop sedotan menunjuk ke aktivitas bagi-bagi gram. Dompet dan HP menjadi jejak transaksi.

Pasal Berlapis Menanti Kedua Tersangka

MH dan RS dijerat pasal berlapis Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman mencakup pasal 114 juncto 132. Hukuman berat menanti jika terbukti.

Polisi menekankan penelusuran jaringan tidak berhenti di dua orang. Status DPO LT jadi prioritas berikutnya. Operasi ini menjadi peringatan bagi rantai kecil yang sering lolos deteksi awal.

Tip warga dan kejelian lapangan berhasil memutus satu titik ritel. Objek rumah tangga seperti bohlam kini masuk radar pengawasan. Optimaise News mencatat bahwa skala kecil tetap berpotensi merusak jika dibiarkan.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.