Pada 19 Juli 2026 LPEU MUI secara resmi membuka inisiatif hunian berbasis nilai Islam di kompleks Green View Residence kawasan Cifor, Bogor, sebagai proyek percontohan pertama. Kehadiran H. Fahri Hamzah bersama M. Azrul Tanjung menegaskan dukungan negara dan ormas Islam bagi akses rumah sesuai prinsip bebas riba.
Green View Residence hasil pengembangan Elang Group dipilih menjadi lokasi uji coba awal. Langkah ini sejalan dengan upaya memenuhi target penyediaan tiga juta unit hunian nasional lewat kolaborasi pemerintah, MUI, lembaga keuangan syariah, koperasi, pengembang, serta warga.
Inisiatif tersebut menghadirkan opsi hunian yang mengintegrasikan prinsip agama dengan kebutuhan praktis masyarakat. Fokus utamanya memberi alternatif pembiayaan dan pembangunan yang sesuai syariat tanpa mengorbankan kualitas lingkungan.
Cara LPEU MUI Rilis Program Perumahan Merah Putih Bersama Mitra
Model peluncuran melibatkan banyak pihak sejak tahap perencanaan. Pemerintah memberikan payung kebijakan sementara MUI menjaga kepatuhan syariah di setiap tahapan.
Perbankan syariah menyediakan skema pembiayaan yang menjauhkan bunga berlebih. Koperasi menjembatani partisipasi warga agar proses kepemilikan lebih mudah dijangkau kelompok berpenghasilan menengah ke bawah.
Developer seperti Elang Group menyiapkan lahan serta bangunan di lokasi Cifor. Masyarakat dilibatkan agar kepemilikan rumah menjadi motor ekonomi lokal melalui usaha pendukung di sekitar kawasan.
Dengan pola ini LPEU MUI luncurkan skema yang berbeda dari sekadar seremoni semata. Fokusnya pada keberlanjutan pasca-pembangunan lewat ekosistem Islami yang aktif.
Kolaborasi multi-stakeholder menjadi kunci agar program perumahan merah mampu meraih skala lebih luas ke depan. Setiap pihak membawa kapasitas unik yang saling melengkapi untuk menjaga kualitas hunian.
Green Living dan Ekosistem Islami di Pilot Cifor

Kawasan percontohan tidak hanya menyediakan atap di atas kepala. Gaya hidup hijau diwujudkan melalui penataan ruang terbuka, pengelolaan lingkungan, serta efisiensi sederhana dalam pemanfaatan sumber daya.
Fasilitas penunjang dirancang mendukung aktivitas harian. Area komunal tersedia untuk kegiatan sosial maupun edukasi keluarga agar interaksi warga tetap hidup.
Ekosistem Islami mencakup ruang ibadah yang memadai, program literasi keuangan yang menjauhkan riba, serta kegiatan komunitas yang mendorong produktivitas. Tujuannya membentuk lingkungan sehat yang mendukung kehidupan berkelanjutan bagi para penghuninya.
Optimaise News mencatat bahwa perpaduan green living dengan nilai Islam ini menjadi daya tarik tersendiri. Calon penghuni mendapatkan hunian yang selaras dengan keyakinan sekaligus ramah lingkungan sekitar.
Pendekatan semacam ini berpotensi menurunkan biaya operasional jangka panjang. Warga tidak hanya membeli rumah, tetapi masuk ke dalam sistem yang merawat kualitas hidup sehari-hari.
Dampak bagi Target Nasional dan Ekonomi Umat

Dukungan terhadap target tiga juta unit hunian dari pemerintah menjadi kerangka besar inisiatif ini. Program perumahan merah putih berpotensi mempercepat realisasi lewat jalur syariah yang lebih inklusif bagi umat.
Menurut Rully Muliarto selaku Wasek LPEU MUI Bidang Perumahan, penggerak ekonomi umat tercapai ketika rumah dimiliki tanpa beban bunga berlebih. Kondisi itu membuka peluang usaha mikro di sekitar hunian baru.
H. Fahri Hamzah yang hadir sebagai Wakil Menteri menangani urusan perumahan membuka acara dengan penekanan pentingnya kolaborasi lintas sektor. M. Azrul Tanjung mewakili jajaran pimpinan MUI di bidang ekonomi dan lingkungan turut memperkuat legitimasi keagamaan atas konsep yang ditawarkan.
Kehadiran pejabat tersebut menandai bahwa perumahan merah putih bukan agenda sepihak semata. Ia menjadi jembatan antara kebijakan negara dan kebutuhan mendesak umat akan hunian yang halal serta terjangkau.
Jika pilot di Bogor berjalan baik, pola serupa bisa direplikasi ke wilayah lain. Itu akan memperkuat kontribusi sektor perumahan berbasis syariah terhadap perekonomian nasional secara keseluruhan.
Optimaise News menilai momentum ini relevan di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk keuangan dan properti yang sesuai syariat. Integrasi dengan target pemerintah menambah bobot strategisnya di mata publik.
Tanya Jawab Seputar Inisiatif Hunian Merah Putih
Apa lokasi pilot project pertama?
Lokasinya Green View Residence di kawasan Cifor yang dikembangkan Elang Group di Bogor. Penetapan sebagai pilot perdana dilakukan saat peluncuran resmi 19 Juli 2026.
Bagaimana konsep rumah yang ditawarkan kepada calon penghuni?
Konsepnya mengusung Rumah Syariah dan Halal. Seluruh proses diupayakan menjauhi riba, gharar, serta maisir agar sesuai kaidah Islam secara utuh.
Siapa saja pihak yang berkolaborasi dalam program ini?
Kolaborasi mencakup pemerintah, MUI, perbankan syariah, koperasi, developer, dan masyarakat luas. Setiap elemen berperan mewujudkan hunian yang mendukung ekonomi umat.
Mengapa LPEU MUI menganggap inisiatif ini penting?
Rully Muliarto menyampaikan bahwa program berfungsi sebagai implementasi penggerak ekonomi umat. Kepemilikan rumah dihubungkan langsung dengan kesejahteraan jangka panjang warga sekitar.







