Makassar, Optimaise News – Kebakaran di Nipah Mall Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Sulawesi Selatan, padam dalam hitungan 15 hingga 20 menit pada Minggu malam, 9 Agustus 2026. Dugaan sementara penyebab kebakaran Nipah Mall Makassar mengarah ke korsleting lampu di neon box di ruang penampungan lantai 3 dan 4; tidak ada korban jiwa, sementara dua orang sesak napas akibat asap.
Inti artikel
- Optimaise News merangkum dari keterangan Damkarmat dan BPBD Kota Makassar bahwa asesmen awal masih menunggu hasil penyelidikan resmi
- Staf mal melihat api di area lantai 4 sekitar pukul 21.30 WITA
- Sekitar pukul 21.40 WITA, kobaran meluas ke lantai 3 dan 4 yang berfungsi sebagai ruang penampungan barang
Kepala Dinas Damkarmat Makassar Fadli Wellang menyebut api sempat merambat cepat di area wahana permainan, namun pengelola gedung lebih dulu menekan api sebelum 30 armada pemadam tiba. Optimaise News merangkum dari keterangan Damkarmat dan BPBD Kota Makassar bahwa asesmen awal masih menunggu hasil penyelidikan resmi.
Kronologi kejadian kebakaran Mall Nipah Makassar
Staf mal melihat api di area lantai 4 sekitar pukul 21.30 WITA. Laporan awal Regu Delta Posko Penanggulangan Bencana BPBD Kota Makassar mencatat lokasi di Nipah Park atau Nipah Mall, Jalan Urip Sumoharjo Nomor 23, Kelurahan Panaikang.
Sekitar pukul 21.40 WITA, kobaran meluas ke lantai 3 dan 4 yang berfungsi sebagai ruang penampungan barang. Wahana permainan di kedua lantai tersebut terdampak paling parah. Pengunjung sempat panik keluar, sementara akses di depan mal ditutup sementara untuk memudahkan armada.
Pemadaman selesai kurang lebih 15 sampai 20 menit setelah petugas dan pengelola bekerja bersama. Api tidak merembet ke deretan pertokoan lain di luar zona itu.
Dugaan penyebab korsleting listrik dari neon box
Fadli Wellang menjelaskan dugaan awal: korsleting lampu di neon box. “Dugaan penyebab sementara ini korslet lampu. Iya, itu korslet lampu di situ, di neon box. Infonya sementara itu, tapi ini mesti dilakukan penyelidikan lagi,” katanya.
BPBD Makassar, lewat Kepala Fadli Tahar, menegaskan gangguan atau korsleting listrik hanya dugaan sementara. “Namun penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan pihak yang berwenang,” ujarnya. Ada juga informasi saksi yang menyebut titik api dekat toko AZKO di dalam kawasan mal; hal itu masih diverifikasi, bukan putusan final.
Tanggapan pemadam kebakaran dan pemangku kepentingan
Damkarmat Makassar menurunkan sekitar 30 unit armada dari mako dan mako timur dengan kekuatan penuh. “Lantai tiga dan lantai empat itu wahana permainan. Armada kekuatan full, dari mako dan mako timur itu kurang lebih 30-an unit,” ucap Fadli Wellang.
Pengelola gedung sudah berusaha memadamkan sebelum petugas tiba. BPBD bersama TNI, Polri, pemerintah setempat, dan relawan menangani kedaruratan serta layanan medis. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, prioritas resmi tetap keselamatan pengunjung dan pekerja di fasilitas ramai.
Dampak terhadap penyewa dan akses lalu lintas
Dua orang mengalami keluhan kesehatan. Muhammad Akram (26) asal Maros sesak napas. Rio Dafa (24) sesak napas disertai pusing. Keduanya ditangani tim medis BPBD dan relawan; tidak ada meninggal dunia atau luka berat.
Asesmen sementara mencatat satu unit bangunan terdampak dengan kerusakan ringan. Data itu dapat berubah setelah asesmen lanjutan. Lalu lintas di depan mal sempat ditutup, lalu akses roda dua dan roda empat kembali dapat dilalui sesuai penanganan di lapangan. Api tidak menyebar ke toko lain di luar lantai 3-4, sehingga status operasional mal lebih lanjut bergantung pada pengelola dan pejabat setempat.
Investigasi selanjutnya dan pencegahan lanjutan
Pemeriksaan sumber api dan instalasi listrik masih berjalan. BPBD mengimbau publik tidak menyebarkan rumor yang belum diverifikasi. Masyarakat diingatkan merawat instalasi dan perangkat listrik agar tetap aman, terutama di area ritel padat.
Timeline ringkas: api terdeteksi sekitar 21.30 WITA, dilaporkan sekitar 21.40 WITA, pemadaman 15-20 menit, dua orang dirawat, 30 armada turun, kerusakan ringan sementara, korsleting neon box masih dugaan.






