Penjambret Wisatawan Kaltim di Lengkong Ditangkap, Kerugian Rp12,5

Polisi Tangkap Penjambret Wisatawan di Lengkong Bandung usai rampas ponsel Rp12,5 juta. Pelaku AIR beraksi pagi dan kerap pantau korban sebelum mendekat.

Author Image

Robbi Cahya Yudha

Penjambret Wisatawan Kaltim di Lengkong Ditangkap, Kerugian Rp12,5

– Satuan reskrim Polrestabes Bandung mengamankan AIR, warga setempat, Sabtu 8 Agustus 2026 usai merampas ponsel wisatawan di Jalan Lengkong Besar No. 47, Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong. Aksi berlangsung Rabu 29 Juli 2026 pukul 05.00, 05.19 WIB dan merugikan korban Rp12,5 juta.

Inti artikel

  • 47, Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong
  • Aksi berlangsung Rabu 29 Juli 2026 pukul 05.00, 05.19 WIB dan merugikan korban Rp12,5 juta
  • Korban berinisial SYN atau ISYN (Irma Sriani Nasrun) dari Kalimantan Timur keluar hotel mencari apotek sambil melihat peta di ponsel

Korban berinisial SYN atau ISYN (Irma Sriani Nasrun) dari Kalimantan Timur keluar hotel mencari apotek sambil melihat peta di ponsel. Pelaku di motor matic putih memepet, merenggut gawai, lalu kabur meski korban berteriak dan sempat mengejar.

Modus Pantau Korban Sebelum Rampas Ponsel Pagi Hari

Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton memaparkan, pelaku terbiasa mengamati target yang lengah atau kurang fokus sebelum mendekat seketika. Pola ini diungkap dalam rilis Senin 10 Agustus 2026 di Mapolrestabes Bandung.

Barang bukti yang diamankan meliputi jaket, kunci motor, kendaraan yang dipakai, serta ponsel milik korban Lengkong yang masih ada di tangan AIR. Kasus serupa pernah terjadi di Kecamatan Cicendo pada 20 Juli 2026, saat pelaku menarget anak sekolah pagi yang membawa gawai lalu merampas saat mereka tidak waspada.

Ponsel dari aksi Cicendo sempat dijual dan masih diselidiki, sementara gawai korban Lengkong belum sempat dibuang. Optimaise News mencatat, pola menunggu momen lengah di jam sepi ini menjadi peringatan bagi siapa pun yang bepergian pagi dengan ponsel di tangan.

Saran Kewaspadaan bagi Wisatawan dan Pengusaha Lokal

Bagi wisatawan yang menginap di kawasan padat seperti Lengkong, keluar hotel dini hari untuk keperluan mendadak sebaiknya didampingi atau minim pencahayaan layar. Ponsel yang terus diarahkan ke Google Maps membuat konsentrasi terpecah dan mudah didekati dari samping.

Pelaku memilih waktu sepi dan target yang tampak asing dengan lingkungan. UMKM hotel atau apotek sekitar bisa membantu tamu dengan info rute singkat atau penunjuk jalan agar tidak terlalu lama menunduk di trotoar.

Pengungkapan AIR menyoroti pentingnya lapor cepat dan pantauan CCTV jalur utama. Kerugian Rp12,5 juta hanya dari satu insiden, sementara rantai aksi di Cicendo menunjukkan pelaku berulang. Masyarakat diminta segera melapor jika melihat motor yang kerap putar-balik di titik rawan pagi hari.

Rilis Polrestabes Bandung menegaskan bahwa pemantauan sebelum aksi adalah kebiasaan pelaku. Langkah preventif sederhana seperti genggam ponsel rapat, hindari jalan sepi sendirian, dan catat ciri motor mencurigakan bisa memutus rantai serupa di Bandung.

Robbi Cahya Yudha
Head of Editorial

Robbi Cahya Yudha adalah Head of Editorial (kepala redaksi) Optimaise News. Latar SEO Specialist / digital marketing, termasuk pengalaman di KATADATA (Business dan Partnership). LinkedIn: https://id.linkedin.com/in/robbi-cahya-yudha-593a6b20b