Filippo Inzaghi memberi menit bermain kepada Federico Barba di laga pramusim palermo vs juventus di Optus Stadium, Perth, Selasa 11 Agustus 2026 sore WIB. Juventus menang 2-0 lewat gol Kenan Yildiz menit 44 dan Arkadiusz Milik menit 86, yang melewati Barba di dalam kotak penalti.
Inti artikel
- Juventus menang 2-0 lewat gol Kenan Yildiz menit 44 dan Arkadiusz Milik menit 86, yang melewati Barba di dalam kotak penalti
- Barba, eks kapten Persib dengan nomor 93, masuk menit 61 ganti Pietro Ceccaroni dan bertahan sekitar 29 menit berduet Patryk Peda
- Juventus menguasai inisiatif sejak awal
Barba, eks kapten Persib dengan nomor 93, masuk menit 61 ganti Pietro Ceccaroni dan bertahan sekitar 29 menit berduet Patryk Peda. Optimaise News merangkum, hasil ini jadi penutup tur Australia Juventus sebelum musim Serie A 2026-2027, setelah kemenangan atas Standard Liege, Nice, dan Chelsea, serta kekalahan 1-2 dari Inter di Perth.
Kenan Yildiz dan Milik buka jangkauan serangan
Juventus menguasai inisiatif sejak awal. Kerim Alajbegovic dan Randal Kolo Muani masuk starter bersama Yildiz dan Francisco Conceicao. Weston McKennie dan Douglas Luiz mengisi tengah, sementara Alajbegovic sempat mencoba tembakan jarak jauh yang diblok.
McKennie melepaskan tembakan menit 16 yang masih melebar ke kiri gawang Jesse Joronen. Palermo menjawab lewat tendangan spekulasi Filippo Ranocchia menit 29 yang terlalu tinggi, plus tandukan Joel Pohjanpalo yang belum mengarah.
Gol pertama datang menit 44. Umpan tarik Zeki Celik dimanfaatkan Yildiz, membawa skor 1-0 hingga istirahat. Di babak kedua Kolo Muani mendapat dua peluang emas beruntun tapi belum jadi. Juventus menggandakan lewat aksi individu Milik menit 86: ia melewati Barba lalu melepaskan tembakan dekat yang gagal dihalau kiper pengganti Mattia Fortin.
Barba tampil solid berduet Peda meski kena gocek

Inzaghi memasukkan Barba menit 61. Berpasangan Peda, bekas kapten Persib menampilkan soliditas di lini belakang Serie B yang baru digabungnya. Catatan unik muncul saat gocek Milik di menit-menit akhir yang berujung gol kedua.
Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, momen itu jadi ujian nyata adaptasi Barba di bawah Inzaghi: 29 menit cukup untuk mengukur ketenangan bertahan melawan striker berpengalaman Serie A. Palermo sempat merepotkan lewat Dennis Johnsen menit 54 dan sepakan Gabriel Strefezza di akhir laga, tapi Mattia Perin masih mampu meredam.
Palermo berusaha tahan Juve di babak pertama
Meski tertinggal penguasaan bola, Palermo tidak hanya bertahan. Ranocchia dan Pohjanpalo menciptakan ancaman. Di lini belakang Juventus, Federico Gatti dan Teun Koopmeiners sempat diganggu beberapa kali sebelum rotasi babak kedua.
Komparasi jelas: Juventus membawa starter campur rekrutan anyar (Alajbegovic, Kolo Muani) dan pemain mapan; Palermo di Serie B memakai rotasi Inzaghi untuk uji kesiapan. Kemenangan bersih 2-0 menunjukkan jarak kualitas, tapi Palermo tetap kompetitif dan menahan kebobolan hanya lewat dua peluang berujung gol.
Rotasi tim jadi modal untuk turnamen Serie A
Spalletti dan Inzaghi sama-sama memutar banyak nama di babak kedua. Di sisi Juventus, antara lain masuk Milik, Cambiaso, Locatelli, Zhegrova, dan Miretti. Di Palermo, Barba, Peda, Fortin, Strefezza, dan lainnya mendapat menit.
Gol penentu Milik menambah momentum positif sebelum Bianconeri pulang ke Italia. Pramusim Asia-Australia ditutup dengan kemenangan setelah rangkaian hasil yang sudah mencatat tiga kemenangan beruntun sebelum sempat kalah dari Inter. Bagi Barba, 29 menit lawan Juventus adalah tes adaptasi yang bisa membentengi psikologi di Serie B.
Kronologi singkat: dominasi awal Juve, buntunya pecah lewat Yildiz 44, rotasi massal, lalu Milik 86. Laga uji coba seperti ini biasanya dipakai menguji taktik dan memberi menit pemain baru sebelum kompetisi resmi. Skor 2-0 tetap bertahan sampai peluit panjang.







