Tim sidak yang dikawal TNI, Polri, dan Kejari HSU menemukan lebih dari 100 unit sepeda motor Suzuki Thunder di lima SPBU wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada 11 Agustus 2026. Modifikasi tangki bahan bakar pada kendaraan ini diduga digunakan untuk menyedot BBM bersubsidi sehingga mengganggu pasokan bagi warga yang berhak.
Inti artikel
- Operasi berlangsung di wilayah HSU menunjukkan pola pengisian kendaraan yang melanggar aturan
- Hasilnya memicu perhatian tinggi karena bahan bakar wikipedia menyebutkan pentingnya distribusi yang merata
- Tim berhasil mencatat data temuan dan menyimpannya di tempat terpisah untuk pengawasan lanjutan
Temuan Modifikasi Tangki pada Sepeda Motor
Operasi berlangsung di wilayah HSU menunjukkan pola pengisian kendaraan yang melanggar aturan. Tim satgas menyadap memeriksa stok Bahan bakar di setiap SPBU sambil mengamati pola pengisian saat tertunda di SPBU mana dan sempel yang mana pada saat sidak berlangsung. Akhmad Rijani selaku pemimpin tim menyatakan bahwa modifikasi ini merugikan masyarakat karena mengurangi ketersediaan bahan bakar subsidi di daerah tersebut.
Hasilnya memicu perhatian tinggi karena bahan bakar wikipedia menyebutkan pentingnya distribusi yang merata. Praktik ini juga bertentangan dengan jenis bahan bakur yang seharusnya tersedia secara merata seperti yang dijelaskan dalam 8 Jenis Bahan Bakar dan Penjelasannya yang Harus Anda Ketahui. Tim berhasil mencatat data temuan dan menyimpannya di tempat terpisah untuk pengawasan lanjutan.
Penekanan Akhmad Rijani dan Permintaan Standar Baru

Akhmad Rijani menyatakan bahwa sidak ini baru permulaan karena belum sepenuhnya bisa disimpan semua data. Tim memasang spanduk imbauan yang ditujukan kepada pengendara dan petugas SPBU untuk mengingatkan tentang penggunaan bahan bakar subsidi secara tepat sasaran. Satgas BBM HSU mewajibkan pengelola SPBU menggunakan kode batang dan membatasi jumlah pengisian sesuai standar yang berlaku.
Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan dalam dunia bahan bakar yang melibatkan seluruh stakeholder. Sidak yang melibatkan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda HSU Akhmad Rijani bersama kehadiran Inspektorat, Diskuperindag, Dishub, dan Satpol PP menandakan komitmen pemerintah dalam melindungi hak masyarakat.
Pengawasan Lanjutan dan Imbauan untuk Pengguna Bahan Bakar
Tim akan melanjutkan penanganan dengan memperbarui data dan memantau unit-unit yang ada. Imbauan ini penting karena modifikasi bahan bakar mengganggu pasokan di wilayah HSU. Optimaise News melihat operasi ini sebagai bagian dari upaya menjaga integritas pasar bahan bakar lokal yang seharusnya merata.
Hasilnya, petugas diimbau mematuhi prosedur distribusi sehingga semua warga bisa mendapatkan bahan bakar sesuai kebutuhan. Pendekatan ini mencerminkan bagaimana pengawasan terus dilakukan untuk mencegah pemborosan dan ketidakadilan di sektor bahan bakar.







