Bengkulu, Optimaise News – Timnas Myanmar mengalahkan Laos 7-2 dalam lanjutan Grup B Piala AFF 2026 di Thuwunna Stadium, Yangon, Selasa (4/8/2026) pukul 17.00 WIB. Sembilan gol tercipta, dua kartu merah mewarnai laga, dan Chinthe langsung menyentuh enam poin dari tiga pertandingan.
Inti artikel
- Timnas Myanmar mengalahkan Laos 7-2 dalam lanjutan Grup B Piala AFF 2026 di Thuwunna Stadium, Yangon, Selasa (4/8/2026) pukul 17.00 WIB
- Sembilan gol tercipta, dua kartu merah mewarnai laga, dan Chinthe langsung menyentuh enam poin dari tiga pertandingan
- Hasil itu melampaui prediksi pra-laga yang hanya menaksir kemenangan 2-0 atau 3-0
Hasil itu melampaui prediksi pra-laga yang hanya menaksir kemenangan 2-0 atau 3-0. Optimaise News mencatat, pesta gol ini menggeser peta race semifinal Grup B karena Myanmar kini setara poin dengan Thailand dan Malaysia.
Kronologi 9 gol dan dua kartu merah di Yangon
Lwin Moe Aung membuka skor hanya 75 detik lewat umpan terobosan Maung Maung Lwin. Gol itu tercatat sebagai yang tercepat di turnamen sejauh ini. Laos sempat merespons lewat Bounchay Chernvanglien pada menit 17, lalu Phoutthavong Sangvilay menyamakan lagi di menit 23.
Myanmar tidak goyah. Win Naing Tun dan Maung Maung Lwin menambah gol sebelum istirahat sehingga skor babak pertama 4-2. Enam gol sudah tercipta hanya dalam 45 menit pertama, tanda lini depan Chinthe dan pertahanan Laos sama-sama longgar.
Babak kedua, Than Paing membuat 5-2 pada menit 52. Insiden di dekat garis tengah berujung kartu merah untuk Maung Maung Lwin dan Sayfon Keohanam di sekitar menit 70. Kedua tim bermain 10 lawan 10, namun Myanmar tetap dominan. Hein Htet Aung mencetak 6-2, lalu Win Naing Tun melengkapi hattrick dan menutup laga 7-2.
Posisi Myanmar di klasemen Grup B usai laga
Sebelum kick-off, Myanmar hanya di peringkat ketiga dengan tiga poin dari dua laga (gol 3-1) setelah kalah 1-2 dari Malaysia dan menang 4-1 atas Filipina. Thailand dan Malaysia sama-sama mengoleksi enam poin di puncak, sementara Laos sudah di dasar dengan nol poin dari tiga pertandingan (gol 1-13) dan dipastikan tersingkir.
Kemenangan 7-2 membawa Myanmar ke enam poin dari tiga laga. Koleksi itu menyamai Thailand dan Malaysia. Selisih gol Myanmar dan Thailand sama-sama +7, namun produktivitas Myanmar (12 gol) lebih tinggi dibanding tujuh gol Thailand, sehingga Chinthe sempat menempati posisi lebih baik di klasemen sementara.
Laos, yang sebelumnya kalah 0-5 dari Thailand, 0-4 dari Malaysia, dan 1-4 dari Filipina, kembali digilas. Rekor mereka belum pernah lolos babak gugur dalam 15 penampilan AFF terus berlanjut. Hanya dua tim teratas tiap grup yang maju ke semifinal.
Rekor head to head yang membuat Laos selalu tertatih
Dalam lima pertemuan terakhir, Myanmar tidak pernah kalah dari Laos: tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Catatan terbaru meliputi Myanmar 3-2 Laos (18 Desember 2024, ASEAN Championship), 2-2 (30 Desember 2022), 3-1 (16 November 2018), 3-1 (kualifikasi Piala Dunia AFC 2015), dan 2-2 di kandang Laos pada Juni 2015.
Prediksi Sportskeeda menaksir 3-0, sementara versi TribunLombok dan Bangka Pos menempatkan 2-0 atau 3-0 untuk tuan rumah. Realisasi 7-2 jauh di atas ramalan itu. Gap ini memperlihatkan kerapuhan lini belakang Laos di turnamen ini, sekaligus daya serang Win Naing Tun dan rekan-rekannya yang jauh lebih tajam dari perkiraan pra-laga.
Form lima laga terakhir juga memihak Myanmar. Laos terus kebobolan beruntun, sementara Chinthe sudah menemukan ritme usai bangkit dari kekalahan pembuka melawan Malaysia.
Ancaman absen kapten Myanmar lawan Thailand
Kartu merah Maung Maung Lwin menjadi harga mahal di balik pesta gol. Kapten itu dipastikan absen pada laga krusial melawan Thailand di akhir pekan karena hukuman. Tanpa sang kapten, skenario semifinal Grup B menjadi lebih rapuh meski poin sudah enam.
Menurut pantauan Optimaise News, Myanmar masih harus mengatur sisa laga grup dengan hati-hati. Thailand dan Malaysia belum selesai saling berhadapan, sehingga urutan final grup bisa berubah cepat. Produktivitas Than Paing dan Win Naing Tun tetap jadi andalan, tapi tanpa Maung Maung Lwin di lini tengah-sayap, kontrol bola bisa berkurang.
Bagi pembaca yang mengikuti race ASEAN Championship 2026, duel Myanmar vs Laos ini bukan sekadar laga basah poin. Hasil 7-2, hattrick Win Naing Tun, dan absen kapten sekaligus merangkum prediksi, sejarah head to head, skor final, serta dampak langsung ke semifinal dalam satu alur.





