MotoGP 2027 Lebih Lambat Pakai Motor 850cc? Ini Kata Marquez

Marquez nilai motor 850cc MotoGP 2027 tak selalu lebih lambat di Sachsenring. Tes Brno justru bikin ragu soal salipan; Acosta sependapat soal ban.

Author Image

Dwi

MotoGP 2027 Lebih Lambat Pakai Motor 850cc? Ini Kata Marquez

Marc Marquez menolak anggapan bahwa MotoGP 2027 otomatis lebih lambat hanya karena mesin 850cc. Menurut pantauan Optimaise News, juara dunia bertahan itu justru melihat peluang rekor di sirkuit tertentu, meski tes prototipe di Brno membuatnya ragu soal aksi salip.

Era baru MotoGP akan memakai motor 850cc mulai 2027, tidak lagi 1.000cc seperti sejak 2012. Perubahan itu juga menghapus ride height device, membatasi aerodinamika, menyederhanakan elektronik, dan menghadirkan Pirelli sebagai pemasok ban tunggal menggantikan Michelin.

Regulasi 2027: mesin lebih kecil, target balapan lebih ketat

Regulasi baru dirancang untuk menekan kecepatan puncak sekaligus meningkatkan keselamatan dan persaingan di lintasan. Mesin 850cc, batas pengembangan aero, serta penghapusan perangkat ride height menjadi inti paket teknis itu.

Banyak pihak memprediksi rekor lap era 1.000cc akan bertahan lama setelah pergantian. Marquez menilai prediksi itu tidak berlaku di semua sirkuit.

Sachsenring jadi pengecualian bagi motor 850cc

Sachsenring jadi pengecualian bagi motor 850cc

Salah satu lintasan yang disebut Marquez adalah Sachsenring, tempat ia memecahkan rekor lap pada MotoGP Jerman 2026. Karakter trek itu berbeda dari mayoritas kalender MotoGP.

Lintasan lurusnya pendek dan didominasi tikungan panjang, sehingga tenaga mesin bukan penentu utama. Di situ, bobot dan traksi bisa lebih menentukan daripada tenaga puncak.

Baca juga: Hasil Japan Open 2026: Sabar/Reza dan Ubed Tersingkir · Sejarah! Perkampungan Atlet Asian Games 2026 Gunakan Kapal

“Tahun lalu Di Giannantonio mencatatkan lap yang luar biasa saat sesi Practice. Saya memang ingin memegang rekor di sirkuit ini, tetapi saya percaya dengan motor 850cc kami masih bisa mencatat waktu 1 menit 18 detik di sini,” ujar Marquez seperti dilansir Crash.net.

Pedro Acosta sependapat: ban dan bobot jadi penentu

Pedro Acosta sependapat: ban dan bobot jadi penentu

Pendapat Marquez mendapat dukungan dari Pedro Acosta. Pebalap KTM itu menilai peluang catatan waktu yang mirip motor 1.000cc tetap terbuka, meski sangat bergantung pada performa ban.

“Mungkin ban akan banyak membantu. Di Sachsenring, kami bahkan tidak menggunakan seluruh tenaga mesin yang dimiliki motor sekarang. Kondisinya berbeda dibanding sirkuit seperti Silverstone,” kata Acosta.

Ia menambahkan motor saat ini sulit memaksimalkan tenaga di sirkuit itu. Dengan bobot 850cc yang lebih ringan, jarak waktu diperkirakan tidak terpaut jauh.

“Saya tidak tahu apakah bisa mencapai 1 menit 18 detik, tetapi 1 menit 19 detik sangat mungkin. Waktunya akan sangat dekat dengan motor 1.000cc,” ujarnya.

Tes Brno: MotoGP 2027 bakal lebih lambat? Salah mesin 850cc saja

Di sisi lain, Marquez sudah menjajal prototipe 850cc dalam sesi tes di Sirkuit Brno. Tes itu tidak maksimal karena ia mengalami kecelakaan di sesi pagi, namun karakter dasar motor generasi baru sudah terasa.

“Saat ini saya belum terlalu optimistis. Saya berharap hasilnya bagus, tetapi berdasarkan apa yang saya rasakan, motornya kurang lebih masih sama,” ujar Marquez kepada MC News.

Mesin 850cc memang sedikit lebih lemah, tetapi titik pengereman menjadi lebih pendek. Cara mengerem justru semakin keras, sehingga celah untuk menyalip bisa tetap sempit.

“Mesinnya memang tidak sekuat sebelumnya, tetapi titik pengereman menjadi lebih pendek. Di sisi lain, cara kami mengerem justru semakin keras. Pada akhirnya, menyalip akan tetap sulit, bahkan dalam beberapa situasi bisa lebih sulit daripada sekarang,” jelasnya.

Bagi penonton, perbedaan performa mungkin tidak mencolok karena torsi keluar tikungan tetap besar. Optimaise News merangkum bahwa Marquez menempatkan pergantian ban Pirelli sebagai faktor paling menentukan kualitas balapan 2027.

“Perbedaan terbesar nantinya ada pada ban. Tergantung karakter ban yang digunakan, kita bisa melihat tipe balapan yang berbeda,” katanya. Pandangan itu sejalan dengan Direktur Umum Ducati Corse Luigi Dall’Igna, yang menilai dampak ban lebih besar dibanding sekadar mesin 850cc.

Efektivitas regulasi baru dalam menambah aksi salip baru akan terbukti saat balapan resmi musim 2027 dimulai. Hingga saat itu, perdebatan soal kecepatan dan tontonan tetap terbuka di paddock.

Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.