Sejarah! Perkampungan Atlet Asian Games 2026 Gunakan Kapal

Asian Games 2026 pertama pakai kapal pesiar Costa Serena sebagai floating athlete village. CdM Indonesia pastikan kenyamanan atlet tetap prioritas.

Author Image

Dwi

Sejarah! Perkampungan Atlet Asian Games 2026 Gunakan Kapal

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan menjadi edisi pertama yang menempatkan sebagian atlet di kapal pesiar sebagai perkampungan atlet. Konsep floating athlete village itu sudah dikonfirmasi panitia dan dipantau langsung Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia.

Menurut pantauan Optimaise News, hanya sekitar 4.000 atlet dan ofisial yang akan menginap di kapal, sementara kontingen lain menempati hotel di sejumlah prefektur Aichi. Multievent Asia itu digelar 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Costa Serena jadi desa atlet terapung

Kapal yang dipakai adalah Costa Serena, dengan panjang sekitar 290 meter dan ribuan kabin untuk atlet serta ofisial. Kapal itu dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Nagoya selama kompetisi berlangsung.

Akun resmi Tim Indonesia menegaskan sejarah ini lewat pernyataan resmi. “Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi edisi pertama yang mengusung konsep floating athlete village dan menggunakan kapal pesiar sebagai athele’s village,” bunyi pernyataan itu.

Pengalaman menginap di kabin dengan pemandangan laut langsung disebut belum pernah menjadi bagian dari athlete village Asian Games sebelumnya. Sisa atlet di luar kuota kapal akan memakai akomodasi hotel di wilayah Aichi dan sekitarnya.

CdM Indonesia pastikan kenyamanan kontingen

CdM Indonesia pastikan kenyamanan kontingen

CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu memastikan bentuk akomodasi bukan isu utama selama lingkungan istirahat dan pemulihan terjaga. Tim CdM sudah meninjau lokasi di Aichi-Nagoya dan berkoordinasi dengan komite penyelenggara AINAGOC.

Baca juga: Pecco Bagnaia Naik Meja Operasi, Bisa Balapan di Silverstone

“Kami sudah datang langsung ke Aichi-Nagoya dan berdiskusi dengan AINAGOC. Mereka telah mempertimbangkan banyak hal terkait kenyamanan atlet, mulai dari akomodasi, konsumsi, fasilitas penunjang, hingga sistem transportasi menuju arena pertandingan,” kata Todotua dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Ia menekankan fokus atlet tidak boleh terganggu urusan di luar kompetisi. “Bagi kami, yang terpenting bukan apakah atlet tinggal di darat atau di kapal pesiar, tetapi bagaimana mereka mendapatkan lingkungan yang nyaman untuk beristirahat, pemulihan, dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan. Atlet tidak boleh terganggu oleh hal-hal di luar kompetisi,” ujarnya.

Arena pertandingan tersebar di sejumlah kota Prefektur Aichi dan wilayah sekitar. Tim CdM menyiapkan skenario mobilisasi agar perjalanan ke venue tetap efektif.

Alasan panitia pilih kapal pesiar

Alasan panitia pilih kapal pesiar

Panitia memilih tidak membangun desa atlet permanen demi menekan biaya dan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada. Konsep itu dijelaskan dalam pernyataan Tim Indonesia yang dihimpun Optimaise News.

“Panitia memilih tidak membangun athlete’s village permanen. Konsep ini dipilih untui menghemat biaya pembangunan desa atlet sekaligus memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia,” tulis pernyataan tersebut.

Meski akomodasi terbagi antara kapal dan hotel, penyelenggara tetap menyiapkan ruang interaksi antaratlet. Tujuannya agar semangat persahabatan dan pertukaran budaya khas multievent tetap hidup.

Target kontingen Merah Putih

Bagi kontingen Indonesia, prioritas tetap performa di arena, bukan jenis tempat menginap. Todotua menegaskan koordinasi operasional akan dilanjutkan hingga hari pelaksanaan.

“Kami akan terus berkoordinasi hingga hari pelaksanaan nanti. Tujuan kami sederhana, yaitu memastikan seluruh atlet Indonesia dapat bertanding dalam kondisi terbaik dan hanya fokus memberikan prestasi untuk Merah Putih,” katanya.

Atlet yang tinggal di kapal diharapkan mendapat pengalaman unik sekaligus tetap siap kompetisi. Catatan Optimaise News menunjukkan panitia dan CdM sama-sama menempatkan kenyamanan serta logistik sebagai titik krusial menjelang September 2026.

Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.