Jakarta – Veda Ega Pratama mengungkap aspek yang harus ditingkatkan dari motor Honda NSF250RW tunggangannya di Moto3. Dia menegaskan ada satu hal utama yang mesti diperbaiki meski motor itu tetap punya keunggulan tersendiri.
Moto3 2026 sedang memasuki paruh musim. Veda Ega tampil cukup oke dalam 11 balapan dengan mengumpulkan 90 angka sebagai seorang rookie.
Posisi Klasemen dan Catatan Veda Ega
Veda Ega dua kali meraih podium ketiga yang didapat di MotoGP Brasil dan MotoGP Prancis. Pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu dua kali gagal finis, sekali finis di luar 10 besar, dan enam kali finis posisi 10 besar.
Baca juga: MotoGP 2027 Lebih Lambat Pakai Motor 850cc? Ini Kata Marquez · Hasil Japan Open 2026: Sabar/Reza dan Ubed Tersingkir
Sejauh ini, Veda Ega menjadi rider Honda dengan posisi di klasemen paling baik. Dia ada di posisi keenam, satu-satunya rider Honda di posisi 10 besar klasemen Moto3 2026.
Plus-Minus Honda NSF250RW versus KTM
Ada penilaian bahwa motor Honda NSF250RW andalan Veda Ega kurang kompetitif dibanding KTM. Di kolom komentar Instagram pribadi Veda Ega banyak ditemukan pendapat seperti itu dari netizen Indonesia.
Veda Ega pernah mengungkap bahwa Honda NSF250RW harus ditingkatkan performanya saat dipakai melakukan manuver di tikungan-tikungan kecil sirkuit. Meski demikian, dia menegaskan motor itu tetap mempunyai keunggulan dibandingkan KTM.
“Eh kalau yang dibilang Honda masih perlu di-improve, ya pastinya di beberapa bagian pasti. Ya sebenarnya KTM dan Honda tuh ada plus-minusnya,” kata Veda Ega kepada pewarta di Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
“Jadi, beberapa sirkuit KTM diunggulin, beberapa sirkuit Honda diunggulin. Dan terutama di high-speed corner itu Honda menang, dan di tikungan-tikungan yang apa namanya…kecil dan kayak…kecil-kecil tikungannya itu memang masih bisa ditingkatin lagi. Terus enggak yang kurang banget gitu, jadi plus-minus,” kata Veda Ega menambahkan.







