Moto3 2026: Veda Ega Tak Terobsesi dengan Gelar, Fokus Poin

Author Image

Dwi

18 Juli 2026

Moto3 2026: Veda Ega Tak Terobsesi dengan Gelar, Fokus Poin

Veda Ega Pratama duduk di peringkat keenam klasemen Moto3 2026 dengan 90 poin setelah 11 putaran bersama Honda Team Asia. Rider 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu menempati posisi kedua di antara para rookie, namun menegaskan gelar Rookie of the Year bukan target utamanya.

Menurut pantauan Optimaise News, misi debutnya lebih diarahkan pada pengumpulan poin maksimal dan penambahan pengalaman balap. Brian Uriarte unggul di 127 poin, sementara Hakim Hanish (Malaysia) mengoleksi 86 poin di urutan rookie berikutnya.

Tampil apik di Moto3 2026 Veda Ega Pratama pilih fokus beda

Rekap hasil Veda sejauh ini cukup solid untuk musim pertama di kelas dunia. Dua podium ketiga, enam kali finis 10 besar, dua kali gagal finis, dan sekali di posisi ke-16 membentuk peta performanya.

Angka itu menempatkannya di barisan depan pendatang baru musim ini. Meski begitu, dia menolak menjadikan gelar rookie sebagai kompas utama di sisa musim.

Pebalap Honda Team Asia itu menilai hampir seluruh rookie 2026 tampil kuat. Brian dan Hakim, misalnya, sudah pernah memenangkan balapan dan menjadi penanda seberapa ketat persaingan di grup debutan.

Terungkap alasan Veda Ega cuekkin klasemen Rookie

Terungkap alasan Veda Ega cuekkin klasemen Rookie

Saat diwawancarai di Senayan, Jakarta, Selasa (15/7), Veda menjelaskan prioritasnya secara blak-blakan. Dia tidak menutup kemungkinan meraih status rookie terbaik, tetapi tidak ingin memaksakan fokus ke gelar tersebut.

“Ya… ya enggak ada yang enggak mungkin, tapi ya memang rookie tahun ini hampir semua kuat-kuat, seperti Brian yang kemarin menang dan Hakim yang menang. Tapi saya enggak… enggak fokus buat… buat dapatin gelar Rookie of the Year, karena juga ini tahun pertama saya di Moto3,”

kata Veda Ega. Dia menekankan bahwa debut Moto3 adalah fase belajar yang harus diisi dengan konsistensi, bukan obsesi gelar tunggal.

“Jadi ya… saya mencoba untuk mengoleksi poin sebanyak mungkin dan juga ya jadi apa… tambah pengalaman sayalah,”

tambahnya. Dalam ringkasan Optimaise News, pendekatan itu sejalan dengan realitas musim panjang: 11 balapan sudah lewat, 11 seri lagi masih menunggu di kalender.

Paruh kedua musim: 11 seri tersisa dan jeda menuju GP Inggris

Paruh kedua musim: 11 seri tersisa dan jeda menuju GP Inggris

Kalender Moto3 2026 masih menyisakan 11 balapan. Secara matematis, peluang Veda naik di klasemen rookie tetap terbuka, terutama jika konsistensi poin dijaga di setiap putaran.

Seri berikutnya digelar 9 Agustus 2026 di GP Inggris. Jeda ini memberi ruang perbaikan setup dan ritme, setelah paruh pertama yang sudah menghasilkan dua podium.

Bagi pembaca Indonesia, penampilan Veda juga menjadi penanda regenerasi di lintasan Moto3. Kehadiran podium Gran Prix di tangan rider lokal menambah bobot ekspektasi tanpa harus dibebani target gelar rookie semata.

Nilai tambah dari musim debut ini justru terletak pada manajemen tekanan. Alih-alih memburu label, dia memilih menumpuk poin dan jam terbang—modal yang biasanya menentukan lonjakan di tahun kedua.

FAQ

Di mana posisi Veda Ega di klasemen Moto3 2026?

Dia berada di peringkat keenam overall dengan 90 poin, dan kedua di antara para rookie di belakang Brian Uriarte (127 poin).

Berapa podium yang sudah diraih Veda musim ini?

Dua kali podium ketiga, plus enam finis 10 besar dari total 11 balapan yang sudah dijalani bersama Honda Team Asia.

Kapan Moto3 2026 dilanjutkan lagi?

Seri berikutnya dijadwalkan 9 Agustus 2026 di GP Inggris, setelah jeda paruh musim.

Apa target utama Veda di sisa musim?

Mengoleksi poin sebanyak mungkin dan menambah pengalaman di tahun pertama Moto3, bukan mengejar gelar Rookie of the Year sebagai prioritas tunggal.