Monas 1 Agustus: Selawat Habib Syech

Menjelang HUT RI ke-81, Kementerian Agama gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas pada Sabtu 1 Agustus 2026. Acara ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan besar yang menekankan persatuan dan harmoni antarumat beragama

Author Image

Nurul

Monas 1 Agustus: Selawat Habib Syech

Menjelang HUT RI ke-81, Kementerian Agama gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas pada Sabtu 1 Agustus 2026. Acara ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan besar yang menekankan persatuan dan harmoni antarumat beragama sebagai bagian penting dalam menyambut Kemerdekaan. Bagi yang ingin ikut serta, panduan praktis satu atap ini merangkum siapa yang memimpin, urutan ritual dari maghrib sampai doa enam agama, serta jam masuk dan larangan yang menentukan kenyamanan di Monas.

Inti artikel

  • Menjelang HUT RI ke-81, Kementerian Agama gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas pada Sabtu 1 Agustus 2026
  • Jam Buka Gerbang, Pintu Security, dan Area Nonton LED Gerbang Monas akan dibuka pukul 15.00 WIB lewat pintu security utara dan selatan
  • Bagi yang tidak mendapatkan tempat di area utama, tersedia opsi menonton dari area LED di titik luar zona

Jam Buka Gerbang, Pintu Security, dan Area Nonton LED Gerbang Monas akan dibuka pukul 15.00 WIB lewat pintu security utara dan selatan. Bagi yang tidak mendapatkan tempat di area utama, tersedia opsi menonton dari area LED di titik luar zona. Datanglah lebih awal minimal 30 menit sebelum acara dimulai agar bisa mendapatkan spot yang nyaman dan tidak ketinggalan rangkaian ritualnya yang akan dimulai dengan paduan suara dan khataman Al-Qur’an.

Urutan Ritual: Khataman, Maghrib, Hadrah, hingga Selawat Habib Syech Rangkaian acara dimulai dengan paduan suara dan khataman Al-Qur’an sebagai pembuka. Selanjutnya dilanjutkan salat Magrib berjemaah, hadrah, Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, tilawah oleh Muhammad Zian Fahrezi, dan penutup dengan doa lintas agama. Urutan ini dirancang sebagai perjalanan spiritual kolektif yang mengingatkan pada nilai-nilai kemerdekaan dan persatuan.

Doa Enam Agama: Siapa Memimpin dan Doa Apa yang Dipanjatkan Doa lintas agama akan dipimpin perwakilan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Tujuannya agar Indonesia menjadi berdaulat, adil, dan makmur. Acara ini akan dihadiri Menag Nasaruddin Umar, Habib Syech, serta tokoh lintas agama lainnya. Kehadiran Habib Syech menjadi simbol persatuan yang kuat dalam menyambut Bulan Kemerdekaan, menegaskan komitmen negara untuk menghormati kebebasan beragama.

Pakaian Putih, Barang yang Dilarang, dan Fasilitas Wudu-Toilet Peserta diimbau berpakaian putih sebagai penghormatan dan persiapan spiritual yang khas. Bawa sajadah dan perlengkapan salat sendiri agar lebih nyaman selama acara. Dilarang membawa bayi dan balita, benda tajam, senjata api, petasan, serta barang berbahaya yang dapat mengganggu kenyamanan orang lain. Fasilitas yang disediakan mencakung ratusan unit toilet dan area wudu dengan 1.000 hingga 1.500 keran air. Ini memudahkan peserta untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan selama acara berlangsung.

Undangan Menag untuk Warga Jabodetabek Jelang Bulan Kemerdekaan Menag Nasaruddin Umar mengajak seluruh warga Jabodetabek dan Indonesia hadir di acara ini. Diperkirakan akan melibatkan sekitar 100 ribu peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, santri, aparatur sipil negara, dan perwakilan ormas. Rangkaian ini menjadi bagian dari penyambutan Kemerdekaan RI ke-81 di mana pesan utama adalah kebersamaan dan persatuan antarumat beragama. Acara ini diharapkan mempererat ikatan harmoni demi kemajuan bangsa.

Nurul
Redaktur Teknologi

Nurul adalah redaktur teknologi Optimaise News. Meliput gadget, laptop, handphone, spesifikasi, dan harga perangkat untuk pembaca yang banding-banding sebelum beli. Fokus pada fakta spek, rentang harga, dan konteks pemakaian (kerja, kuliah, gaming ringan).