Jakarta, Optimaise News – City car listrik entry-level menjadi magnet utama booth Wuling di GIIAS 2026. Dari 3.290 surat pemesanan kendaraan yang dibukukan merek itu, Aira EV menyumbang 2.238 unit atau sekitar 68 persen, dengan harga on the road Jakarta mulai Rp155 juta untuk Standard Range dan Rp175 juta untuk Long Range.
Inti artikel
- City car listrik entry-level menjadi magnet utama booth Wuling di GIIAS 2026
- Optimaise News merangkum data booth, spek, dan konteks saingan dari sumber pameran serta rilis Gaikindo terkait rival
- Total SPK Wuling di GIIAS 2026 mencapai 3.290 unit, rekor yang disebut lebih tinggi dari rangkaian lima tahun sebelumnya bila diurutkan
Angka itu menandai pergeseran peta mobil listrik di bawah Rp300 juta: model empat pintu yang lebih murah dari Air EV 2022 langsung menguasai pemesanan, uji coba, dan serah terima langsung di pameran. Optimaise News merangkum data booth, spek, dan konteks saingan dari sumber pameran serta rilis Gaikindo terkait rival.
Angka SPK dan test drive Aira EV di booth Wuling
Total SPK Wuling di GIIAS 2026 mencapai 3.290 unit, rekor yang disebut lebih tinggi dari rangkaian lima tahun sebelumnya bila diurutkan. Aira EV sendiri mencatat 2.238 SPK: 165 unit Standard Range dan 2.073 unit Long Range. Di belakangnya, Darion EV 517 unit dan Eksion EV 179 unit.
Aktivitas test drive juga condong ke model baru itu. Dari 2.203 sesi, Aira EV dicoba 1.648 kali, disusul Darion EV 242, Eksion EV 156, Eksion PHEV 95, dan Darion PHEV 62. Lewat program Deal n Drive, 147 unit Aira EV Long Range diserahkan langsung ke pembeli selama pameran. Model ini juga diganjar Most Driven EV Passenger, sementara booth meraih Best Collaboration Passenger Booth berkat kolaborasi Toy Story 5.
Sales Director Wuling Motors Kharismawan Awangga menyampaikan terima kasih atas antusiasme konsumen. “Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap Wuling selama penyelenggaraan GIIAS 2026. Pencapaian yang kami raih menunjukkan respons positif konsumen terhadap lini kendaraan yang kami hadirkan, khususnya Aira ev yang secara resmi diperkenalkan dalam pameran ini. Kami berharap kehadiran Aira ev dapat semakin memberikan pilihan mobilitas listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujarnya. Ia menambahkan capaian itu menjadi motivasi untuk terus merapikan produk dan layanan.
Harga mobil listrik, jarak tempuh, dan dimensi lincah kota
Harga resmi yang diumumkan di GIIAS membedakan Aira EV dari pendahulunya. Standard Range dibanderol mulai Rp155 juta, Long Range Rp175 juta OTR Jakarta. Jarak tempuh CLTC 205 km untuk Standard dan 301 km untuk Long Range. Klaim biaya energi sekitar Rp151 per kilometer, jauh di bawah pola konsumsi bensin yang digambarkan Wuling tiga sampai empat kali lipat.
Dimensi ringkas mendukung manuver harian: panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, wheelbase 2.190 mm, radius putar 4,5 meter. Di jalan sempit dan slot parkir Jakarta, angka itu menjadi argumen praktis bagi pembeli pertama mobil listrik wuling yang mencari city car, bukan SUV.
Bodi memakai High-Strength Steel sekitar 60 persen. Baterai dilindungi Magic Battery Pro. Fitur standar mencakup Dual SRS Airbag, ESC, Hill Hold Control, ABS, EBD, Electronic Parking Brake, Auto Vehicle Hold, TPMS, dan ISOFIX.
Empat pintu Aira EV versus dua pintu Air EV
Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko menegaskan Aira EV dan Air EV adalah dua konsep terpisah. “Aira EV ini memang kita rancang untuk sebuah mobil perkotaan umumnya yang pakai 4 pintu,” katanya. Perbedaan paling mencolok: Aira EV empat pintu, Air EV dua pintu. Akses bangku belakang jadi lebih langsung tanpa melipat jok depan, cocok keluarga urban yang sering menaikturunkan penumpang anak atau lansia.
Air EV dulu membuka jalan Wuling ke pasar listrik pada 2022 dengan harga sekitar Rp238 juta. Aira EV datang lebih murah, berpintu lengkap, dan menarget pengguna yang mengutamakan kepraktisan harian. Konsep artistik, inovatif, ramah, dan aman yang digarisbawahi Wuling di pameran mengikuti logika city car konvensional, bukan miniatur dua pintu saja.
| Model / varian | Harga OTR Jakarta (indikasi) | Pintu | Jarak tempuh (CLTC) | Catatan pemakai |
|---|---|---|---|---|
| Aira EV Standard Range | Mulai Rp155 juta | 4 | 205 km | Entry harian kota |
| Aira EV Long Range | Rp175 juta | 4 | 301 km | Mayoritas SPK & Deal n Drive |
| Air EV (referensi 2022) | Sekitar Rp238 juta | 2 | , | Pembuka jalur listrik Wuling |
Tabel di atas merangkum posisi di balapan di bawah Rp300 juta: Aira EV menekan ambang harga dan menambah kemudahan kabin dibanding Air EV lama, sehingga pembaca dapat menimbang mana yang masuk anggaran dan pola mobilitas.
Biaya energi dan keselamatan entry-level
Klaim Rp151 per kilometer menempatkan Aira EV di spektrum operasional yang menarik bagi pengemudi yang membandingkan tagihan bulanan dengan hatchback bensin sekelas. Radius putar 4,5 meter dan dimensi kompak memperkuat argumen parkir rumah susun atau gang sempit, sementara fitur keselamatan dasar sudah diisi standar tanpa perlu menaik ke paket mahal.
Bagi pembeli yang baru masuk ekosistem listrik, kombinasi harga, empat pintu, dan fitur ABS-EBD hingga ISOFIX mengurangi kekhawatiran “mobil listrik terlalu spartan”. Itu juga menjelaskan mengapa Long Range mendominasi SPK: sedikit tambahan budget untuk jangkauan 301 km terasa lebih aman buat bolak-balik suburban.
Peta kompetisi di bawah Rp300 juta dan rival SUV listrik
Di hasil pencarian, banyak halaman fokus katalog harga mobil listrik atau daftar merek. Sudut GIIAS ini lebih spesifik: Aira EV menyapu SPK entry city car, sementara di sisi SUV listrik yang lebih mahal, Jaecoo J5 EV mencatat 3.200 unit penjualan Juli 2026 (naik sekitar 4,9 persen dari 3.050 unit Juni) dan total retail 20.186 unit Januari, Juli menurut data Gaikindo.
Selama GIIAS, Jaecoo menawarkan online booking J5 EV Premium Rp319,9 juta dengan pilihan paket bodykit atau asuransi setahun. Angka itu jelas di atas plafon Aira EV. Balapan di bawah Rp300 juta, dengan Aira EV sebagai penantang harga, berbeda dari kompetisi SUV Rp300 jutaan ke atas yang diisi model seperti J5 EV atau pembahasan generik mobil listrik byd di etalase lain. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, momentum tren “mobil listrik” minggu ini banyak dipicu rekor booth GIIAS dan data bulanan rival, bukan sekadar daftar spek abadi.







