Dusan Vlahovic masih tanpa klub sejak kontrak Juventus berakhir 30 Juni 2026, meski status free agent. Hambatan utamanya bukan hanya gaji pemain, melainkan komisi penandatanganan yang diminta perwakilannya: sekitar 15 juta euro secara umum dan disebut mencapai 25 juta euro untuk Al Ahli.
Inti artikel
- Dusan Vlahovic masih tanpa klub sejak kontrak Juventus berakhir 30 Juni 2026, meski status free agent
- Laporan La Stampa yang dirangkum media internasional pada 10 Agustus 2026 menempatkan angka itu di luar gaji
- Akibatnya beberapa calon peminat mundur
Laporan La Stampa yang dirangkum media internasional pada 10 Agustus 2026 menempatkan angka itu di luar gaji. Akibatnya beberapa calon peminat mundur. Besiktas tetap jadi satu-satunya klub dengan kontak intens, termasuk tawaran gaji sekitar 10 juta euro per musim.
Status bebas transfer dan klub yang sudah menyerah
Sejak akhir Juni 2026, Dusan Vlahovic juventus resmi berstatus free agent. Mid-Agustus 2026 ia sudah sekitar satu setengah bulan tanpa klub. Profil striker Serbia itu tetap menarik di pasar, tetapi syarat ekonomi entourage jadi penghalang utama.
Sebelumnya nama-nama elite sempat dikaitkan: AC Milan, Napoli, Barcelona, Atletico Madrid, Arsenal, hingga Manchester United. Tawaran resmi tak kunjung datang. Arsenal sempat kuat lalu mundur; jalur lain juga mendingin setelah melihat tuntutan perwakilan.
Atletico sempat disebut menyiapkan ruang gaji lewat skenario penjualan Alexander Sorloth dengan valuasi sekitar 40 juta euro. Langkah itu tidak berubah menjadi deal konkret. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, daftar peminat elite yang sempat beredar di media kini lebih banyak dihentikan oleh biaya transaksi, bukan hanya by wage bill.
Angka komisi: 15 juta euro umum, 25 juta euro untuk Al Ahli

Menurut La Stampa, agen-agen Vlahovic meminta komisi sekitar 15 juta euro untuk menuntaskan operasi transfer. Angka itu saja sudah menghambat sejumlah calon. Kasus paling mencolok adalah Al Ahli: permintaan komisi disebut mencapai 25 juta euro, di luar gaji untuk penyerang tengah itu.
Perbandingan dampaknya jelas. Komisi 15 juta euro membuat klub Eropa atau regional berpikir ulang soal total biaya, meskipun pemain free agent. Komisi 25 juta euro untuk Al Ahli lebih berat lagi: total package naik tajam tanpa bayar fee transfer ke klub asal. Akibatnya jalur Al Ahli dan beberapa peminat lain dilaporkan dingin.
Profil pemain di dusan vlahovic transfermarkt tetap menonjol sebagai striker berpengalaman Serie A. Namun pasar menilai beban komisi penandatanganan sebagai risiko fiskal terpisah dari gaji. Itu yang mendorong mundur, bukan sekadar menilai skor musim lalu.
Besiktas tetap serius di tengah gaji 10 juta euro per musim
Besiktas disebut satu-satunya klub dengan minat konkret dan kontak yang semakin intens. Klub Istanbul itu menawarkan kontrak dengan gaji sekitar 10 juta euro per musim, atau setara sekitar Rp190 miliar. Vlahovic dilaporkan mulai membuka diri bernegosiasi serius setelah harapan klub papan atas Eropa menipis.
Posisi Besiktas unik: mereka menahan antrian ketika peminat lain mendinginkan jalur. Daya tarik profil striker 26 tahun masih ada, sementara hambatan ekonomi entourage tetap di meja. Keputusan akhir Vlahovic akan menimbang gaji 10 juta euro versus total package yang dituntut agen di klub lain.
Latar belakang dusan vlahovic fiorentina dan jejak di Turin masih jadi bahan promosi agensi. Bagi turki Super Lig, gaji double-digit euro plus status free agent tetap kompetitif. Yang belom tuntas adalah apakah komisi agen bisa diturunkan agar deal tidak macet di meja.
Mengapa negosiasi gaji Juventus gagal dan posisi Kolo Muani
Di kontrak lama, Vlahovic digaji 12 juta euro per musim. Juventus sempat mencoba perpanjangan dengan menurunkan bayaran menjadi 6 juta euro plus bonus. Vlahovic hanya mau turun sampai 8 juta euro belum termasuk bonus. Kesepakatan tak tercapai.
Si Nyonya Tua lalu menutup file dan memperkuat lini depan dengan Randal Kolo Muani serta Kerim Alajbegovic. Opsi kembali ke Turin dengan gaji lebih rendah semakin tertutup. Status free agent justru jadi pisau bermata dua: gratis dari sisi fee klub, mahal dari sisi komisi agen dan harapan gaji pemain.
Dalam rangkuman Optimaise News dari berbagai laporan transfer, gagalnya perpanjangan itu menjelaskan kenapa pasar Agustus 2026 terasa sepi di sisi klub elite. Mereka sudah punya rencana lain, sementara entourage Vlahovic memegang angka komisi tinggi.
Apa yang masih ditunggu Vlahovic selanjutnya
Sejauh laporan 10, 11 Agustus 2026, Vlahovic masih menunggu titik balik. Besiktas memantau, kontak intens, gaji 10 juta euro di meja. Peminat lain belum kembali setelah melihat tuntutan 15, 25 juta euro komisi.
Sintesis sederhananya: free agent tanpa fee klub, tapi total deal bisa membengkak lewat komisi agen. Selama angka 15 juta euro (umum) dan 25 juta euro (kasus Al Ahli) belum direvisi, daftar klub yang mundur sulit dibalik. Profil tetap laku di kertas; package yang merumitkan.







