Jakarta, Optimaise News – Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, mengungkapkan bahwa munculnya tuduhan perselingkuhan dan isu kesehatan sensitif adalah strategi untuk menyudutkan kliennya di sengketa hak asuh tiga anak. Ia menilai pihak-pihak terkait sengaja menggoreng isu itu agar publik menganggap Ruben gagal sebagai ayah. Hal ini menjadi fokus utama dalam sidang yang kini memasuki tahap baru pasca perceraian.
Inti artikel
- Ia menilai pihak-pihak terkait sengaja menggoreng isu itu agar publik menganggap Ruben gagal sebagai ayah
- Hal ini menjadi fokus utama dalam sidang yang kini memasuki tahap baru pasca perceraian
- Ruben Onsu dan Sarwendah sedang berpolemik soal hak asuh atas ketiga anak mereka setelah putusan cerai 24 September 2024
Ruben Onsu dan Sarwendah sedang berpolemik soal hak asuh atas ketiga anak mereka setelah putusan cerai 24 September 2024. Minola sebut upaya ini bertujuan menjatuhkan kelayakan Ruben sebagai orang tua, dengan alasan utama ia bertahan adalah dugaan eksploitasi anak melalui live jualan.
Minola Sebayang Sebut Upaya Diskualifikasi Ruben sebagai Ayah Berkualitas
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, blak-blakan menyatakan isu perselingkuhan dan penyakit sensitif hanya ingin menunjukkan bahwa kliennya ini orang tua yang gagal. Menurutnya, upaya-upaya tersebut dibuat agar Ruben didiskualifikasi sebagai ayah yang layak mendapat hak asuh ketiga anak.
Minola menekankan bahwa ini kembali muncul untuk menciptakan opini publik negatif. Ia jelaskan fokusnya bukan pada komunikasi atau hak bertemu anak, melainkan strategi yang dibangun pihak tertentu.
Hasil Lab Non-Reaktif dan Dampak Isu Kesehatan pada Anak
Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan Ruben Onsu non-reaktif terkait isu kesehatan sensitif. Minola minta isu tersebut dihentikan sebab berdampak buruk pada mental anak-anak.
Dari teater 1973 hingga kini, karier Ruben menunjukkan ketekunan. Namun, isu kesehatan ini membuat Minola khawatir mental anak terganggu, sehingga menuntut agar tidak lagi diungkit.
Perselingkuhan Lama versus Fokus Sengketa Pasca-Cerai
Isu perselingkuhan dinilai sebagai masa lalu yang sudah selesai seiring putusan cerai. Sarwendah pernah mengungkap dugaan tersebut melalui unggahan Instagram tahun 2017 dan 2024, termasuk video CCTV Maret 2024 yang menunjukkan penderitaan selama 11 tahun pernikahan.
Sarwendah sebelumnya mengonfirmasi dirinya yang mengamuk saat melihat video CCTV tersebut. Menurut Minola, persoalan utama sebenarnya adalah komunikasi dan hak bertemu anak, bukan larinya ke dugaan selingkuh.
Dugaan Live Streaming Jualan Anak yang Akan Dibuktikan di Sidang
Ruben Onsu via live TikTok Senin 3 Agustus 2026 sindir narasi 11 tahun menderita dan sebut mantan istri sering mau menang sendiri. Ia khawatir anak di bawah umur dieksploitasi saat berjualan lewat live streaming, yang akan dibuktikan di persidangan.
Minola analisis beban psikologis Sarwendah sebagai pemegang hak asuh saat ini terkait pride dan harga diri. Sebagai penantang yang nothing to lose, Ruben berjuang demi masa depan anak.
Posisi Pemegang Hak versus Penantang Menurut Kuasa Hukum Ruben
Minola sebut fokusnya anak, sehingga apakah ajak anak berjualan bisa dikategorikan eksploitasi akan dibuktikan di persidangan. Ia bantah pinjol dan sebut logika alamat penagihan setelah berpisah.
Pada kesempatan lain 30 Juli 2026, Minola bantah tuduhan selingkuh terkait endorse kasur dan sebutnya fitnah tanpa bukti. Menurutnya, persoalan utama komunikasi dan hak bertemu anak bukan larinya ke dugaan selingkuh.
Sarwendah Speak Up soal Isu Selingkuh dan Penyakit
Sarwendah mengonfirmasi dirinya yang mengamuk di video CCTV Maret 2024 dan sebut penderitaan 11 tahun pernikahan. Tuduhan selingkuh 2017 dan 2024 menjadi bagian dari konflik pasca perceraian.
Minola di kesempatan lain bantah isu tersebut terkait endorse kasur dan sebut tuduhan tanpa bukti fitnah. Ia tekankan persoalan utama adalah komunikasi dan hak bertemu anak.






