Menpora Kagumi Kompetitifnya IBL: 5 Musim, 5 Juara Berbeda

Author Image

Dwi

17 July 2026

Menpora Kagumi Kompetitifnya IBL: 5 Musim, 5 Juara Berbeda

Bogor Hornbills menjadi juara Indonesian Basketball League (IBL) 2026 usai mengalahkan Pelita Jaya Jakarta 3-2 di seri final, Minggu (28/6/2026). Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai momen itu sebagai bukti Menpora kagumi kompetitifnya IBL: 5 musim, 5 juara berbeda.

Gelar perdana Hornbills dikunci lewat kemenangan tandang 64-61 di game kelima di markas Pelita Jaya, PJ Arena. Sebagaimana dihimpun Optimaise News, Erick menyaksikan laga bersama Sekjen Perbasi Nirmala Dewi dan Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko.

Hornbills rebut trofi perdana di final 3-2

Klub yang berdiri Agustus 2021 dengan nama Bumi Borneo ini baru memakai nama Bogor Hornbills belakangan. Kemenangan di game kelima menjadi kemenangan tandang kedua mereka di final musim ini.

Menurut data yang dirangkum Optimaise News dari laga penentu, power forward Travin Thibodeaux mencatat double-double 22 poin dan 11 rebound plus sembilan assist. Dari sisi Pelita Jaya, small forward Perrin Buford juga meraih double-double 18 poin dan 11 rebound, serta sembilan assist.

Hornbills unggul di game kedua, keempat, dan kelima. Pelita Jaya menang di game pertama dan ketiga sebelum kalah tipis di penutup seri.

Lima musim juara berbeda di IBL

Lima musim juara berbeda di IBL

Keberhasilan Hornbills menandai pola ibl musim juara yang terus berganti. Dalam lima musim terakhir muncul lima tim berbeda di puncak klasemen juara.

Baca juga: Bogor Hornbills Juara IBL 2026 Usai Kalahkan Pelita 64-61 · 3 Tim RI Tampil di FIBA 3×3 Challengers, Lawan 8 Negara

Satria Muda juara pada 2022, disusul Prawira Bandung di 2023. Pelita Jaya terbaik di IBL 2024, lalu Dewa United menorehkan sejarah juara pertama mereka musim lalu.

Satria Muda menjadi tim terakhir yang mempertahankan gelar, yakni pada 2021 dan 2022. Sejak itu, kompetitifnya ibl musim membuat tak ada dinasti juara yang bertahan.

Apresiasi Erick untuk kompetitifnya IBL

Apresiasi Erick untuk kompetitifnya IBL

Erick memuji Hornbills sekaligus mengakui ketangguhan Pelita Jaya yang sempat menyingkirkan juara bertahan Dewa United. Ia menekankan pola musim juara berbeda sebagai sinyal sehatnya persaingan.

“Selamat kepada Bogor Hornbills. Selamat, juara baru ini. Beberapa tahun terakhir IBL juara ganti-ganti. Artinya apa? Kompetisi sangat tinggi dan cukup bersaing. Pelita Jaya walau kalah juga luar biasa sudah memberikan semuanya. Mereka mengalahkan juara bertahan Dewa United,” ujar Erick.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan liga di bawah IBL dan Perbasi. Menurutnya, liga yang bergulir baik menjadi fondasi bagi kemajuan tim nasional.

“Saya apresiasi kepada IBL dan Perbasi. Liganya menjadi salah satu yang bergulir dengan baik selain tentunya liga sepak bola. Mudah-mudahan, karena dengan liganya baik, tim nasionalnya pasti lebih baik,” sambung Erick.

Dampak ke timnas dan gairah daerah

Erick berharap pemerataan kekuatan di IBL memberi pengalaman kompetitif bagi pemain yang kelak memperkuat timnas basket Indonesia. Level liga yang ketat dinilai mendorong standar bermain ke arah internasional.

Nirmala Dewi melihat juara baru seperti Hornbills dan Dewa United bisa memicu daerah lain membangun klub profesional. Vibes IBL diharapkan merembes ke pembinaan anak muda di luar pusat-pusat tradisional.

“Yang sudah ada sekarang sudah baik, harapan ke depan tentu akan semakin baik, semakin banyak lagi daerah-daerah yang termotivasi untuk melihat tim basket IBL. Vibes IBL ini tentu akan berdampak pada pembinaan anak-anak muda,” ucap Nirmala.

Dengan lima juara berbeda dalam lima musim, peta kekuatan IBL terlihat lebih terbuka. Tantangan berikutnya adalah menjaga ritme kompetisi sambil memperluas basis klub daerah.

Leave a Comment